
Pagi yang cerah secerah hati max saat melihat wajah damai kekasihnya saat tertidur.
Tadi malam sebenarnya max susah sekali tidur karena ade nya bangun tak munkin dia menyerang Stefani saat keadaan Stefani tak baik baik saja dia ingin melakukannya dengan persetujuan Stefani dia tak ingin memaksa.
Siapa yang tidak tergoda jika tidur bersama wanita cantik dan sexy seperti stefani dan lagi stefani tidak memakai bh saat tidur jadi saat max memeluknya buah dada Stefani menempel pada dada bidangnya karena max tidur tanpa baju yang menampilkan perut kotak kotak yang begitu sexy.
Stefani menggeliatkan badannya dan mengerjap ngerjap kan matanya yang pertama dia lihat adalah senyum max yang begitu memabukan ingin rasanya Stefani menciumnya bertubi tubi..
"Pagi sayang," ucap max dengan senyum cerah secerah pagi ini
"Pagi juga max" ucap Stefani tersenyum sambil menelusuri wajah max dengan jari telunjuknya
"Kau mau menggoda ku hmm?" ucap max dengan suara basah nan menggoda yg membuat Stefani menggigit bibir bawah nya.
"Aku tidur dengan sesuatu yang terbangun kau tau," ucap max dengan mata yang memicing
"Apanya yang bangun" ucap Stefani polos
"Sesuatu yang bisa membuat max junior diperut ini," tangan max menyentuh perut Stefani
Stefani membulatkan matanya kenapa max pagi pagi sudah mesum, membuat pipi Stefani memerah.
"Kenapa pipimu merah stefa" kata max menggoda dengan senyum smirk nya
"Kyaaa kau mesum ini masih pagi sudahlah aku ingin mandi" belum sempat Stefani bangun max sudah menariknya sehingga duduk dipangkuan max
"Morning kiss baby," ucap max dengan memanyunkan bibir nya ingin dicium
Stefani sudah tak kuat lagi dia mencium bibir max melumatnya dan menggigit menggoda.
Awalnya max tak percaya jika Stefani menciumnya dia tak menyia-nyiakan kesempatan max menarik tengkuk Stefani dan memperdalam ciumannya sampai stefa akan kehabisan nafas barulah max melepasknnga.
Stefani terengah engah karena ciuman panas mereka "kau jadi semakin cantik jika sedang agresif stefa," kata max sambil menyentuh bibir Stefani dengan ibu jarinya.
"Aku suka saat kau tersipu karena ulahku," ucap max tersenyum
"Baiklah kalu begitu bos aku ingin mandi bisa kah kau lepaskan Pelukan mu dipinggangku," ucap Stefani tak kalah menggoda
"Dasar kau ini rasanya aku ingin memakanmu sekarang juga," ucap max tersenyum miring
"Sudahlah aku ingin mandi sudah sing nanti terlambat," ucap Stefani melepaskan pelukan max di pinggang nya
"Kau tak mau menawariku mandi bersama" ucap max ketika Stefani sudah sampai didepan pintu kamar mandi.
"Tidak akan," kata Stefani sambil menutup pintu dengan keras.
Max tidak bisa lagi menahan tawanya max tertawa terpingkal pingkal karena melihat wajah Stefani yang memerah pagi pagi begini.
Setelah selesai mandi Stefani bingung harus memakai baju apa dia lupa jika tadi tidak membawa baju dia tidak mau jika max menganggap Stefani seperti menggoda nya.
"Aduuh harus pakai apa yah masa keluar pake handuk segini nanti dikira ngegoda lagi," ucap Stefani sambil menggigit jari jari kukunya.
"Stefa ngapain sih lama amat," ucap max yang sudah mulai bosan menunggu stefani keluar dari kamar mandi
Tak lama kemudian pun Stefani keluar dengan handuk yang melilit tubuhnya dengan tidak sempurna hanya menutupi sebagian pahanya dadanya yang seperti ingin meloncat keluar rambut basah yang menambah kesan seksi max menelan ludah nya susah payah menahan hasrat yang ingin dipuaskan.
Stefani yang ditatap seperti itu pun merasa menyesal telah keluar hanya menggunakan handuk saja.
Max bangkit dan buru buru masuk kedalam kamar mandi dan menutupnya dengan agak keras stefani kaget mungkin max sedang menahan hasratnya dengan keras.
Max benar benar akan gila jika Stefani terus saja menggoda nya ya walaupun Stefani tidak berniat menggoda max salahkan saja tubuhnya yang indah ini.
TBC kira kira Stefani bakal ngasihnya sekarang atau nanti yah udah sah...
Menurut kalian kapan???