Mr.CEO Ku

Mr.CEO Ku
93



Setelah menengok sang baby sekarang max sudah kembali sibuk dengan pekerjaan nya dikantor, max awalnya enggan untuk meninggalkan stefani tapi mau bagaimana lagi pekerjaan nya sudah menumpuk dan tak munkin harus ditinggalkan.


Max tersenyum saat mengingat stefani yang akhir akhir ini lebih manja padanya, bahkan stefani tak segan segan meminta berhubungan suami istri dengannya, max merasa max merindukan stefani, ngomong ngomong kapan max tidak pernah merindukan istri sexy nya itu.


"5 menit lagi rapat tuan" ucap robert tapi tak dapat jawaban dari max, max malah senyam senyum sendiri dengan menatap layar ponsel nya, Robert menggelengkan kepalanya max pasti sedang melihat foto stefani wanita yang dicintainya, Robert pun mengerti dulu dia pun begitu.


"Sedang apa kau disitu robert?" tanya max saat melihat Robert yang berdiri di sebrang mejanya, padahal robert sudah berdiri disana sudah agak lama max saja yang terlalu fokus pada ponsel nya, "Aku sudah memanggilmu tapi kau tidak menyahut" ucap robert, max pun mengangguk kemudian berdiri merapihkan jasnya dan berjalan mendahului robert, "Apa setelah rapat ini aku bisa pulang?" tanya max pada robert, "kau bisa pulang nanti malam, sekarang kau masih banyak pertemuan dengan klien," ucap robert menjelaskan, max pun mendengus sebal mendengar itu sebelum masuk kedalam ruang rapat.


Setengah jam rapat, ponsel max bergetar yang berada didalam kantong celana nya, dilihatnya stefani yang mengirim pesan, "Apa bisa pulang cepat daddy?" max tersenyum saat membaca pesan itu, max pun mengetikkan balasan untuk stefani, "Aku sedang rapat baby, akan aku usahakan, ada apa, apa kau ingin sesuatu?" tanya max.


"Aku ingin shopping tapi ingin dengan daddy," max menggeram saat melihat foto yang dikirim oleh stefani, foto sexy yang hanya memakai lingeri pink yang sangat sexy dan tidak lupa pose yang membuat adik max bangun, oh tidak bisakah rapat ini cepat selesai dan kenapa rapat ini sangat lama.


Robert yang menyadari perubahan sikap max pun bertanya, "Apa kau tidak papa?" tanya robert, max pun menoleh, "Aku ingin pulang selesai kan rapat ini" setelah mengucapkan itu max bangun dan meninggalkan rapat, robert pun tau stefani pasti ingin sesuatu lagi, maka dari itu max meninggalkan rapat.


****


Tak butuh waktu lama stefani sudah selesai bersiap siap, max pun sebaliknya sekarang dia sudah memakai pakaian santai, max dan stefani pun menuruni tangga dilihatnya maria dan jayden sedang meminum teh bersama, "Kalian mau kemana?" tanya maria, "Kita akan jalan jalan ke mall mom" ucap max, "Baiklah hati hati, jaga stefani max jangan sampai terjadi apa apa dengan stefani" maria sangat khawatir karena terakhir kali stefani dan max pergi, stefani hampir saja celaka.


"Ya mom, kita pergi dulu" ucap max berpamitan begitupun stefani, "Pergi dulu mom" ucap stefani, "hati hati yah stefa" ucap maria tersenyum hangat.


Max dan stefani pun pergi menuju pusat perbelanjaan dikota New York, "Apa pekerjaanmu tidak papa terus ditinggal?" tanya stefani saat diperjalanan, "Tenang saja baby pekerjaanku sudah diurus oleh robert jadi kau tenang saja" ucap max mencium punggung tangan stefani, stefani pun menyenderkan kepalanya di bahu max, "Kapan kita akan cek kehamilan lagi?" tanya stefani, "Kapanpun baby" ucap max stefani lagi lagi tersenyum.


setelah itu hanya keheningan yang mengisi mobil mewah itu, stefani memilih memejamkan matanya karena merasa ngantuk, selama kehamilan stefani sering makan dan juga tidur, tidak banyak aktifitas yang dilakukan nya, stefani selalu merasa malas apalagi jika sudah mengalami muntah di pagi hari karena morning sick, stefani biasanya tiduran saja, bahkan sarapan pun max selalu mengambilkan nya.


Beruntungnya stefani mendapat suami perhatian dan ibu mertua yang juga perhatian padanya.


TBC jgn lupa like comen and vote..


Lama gak up karena sibuk banget sama kerjaan, sorry ya kalau udah gak sibuk aku usahain up tiap hari.