
Jet milik max sudah sampai Indonesia stefani tertidur dengan bergelung selimut max tak tega jika membangunkan stefani max pun menggendong stefani ala bride style dengan hati hati takut jika stefani terganggu tapi ternyata stefani tak terganggu sedikit pun.
Naik mobil menuju pentihouse milik max, stefani masih tidur dipangkuan max, max tersenyum melihat wajah damai milik stefani.
Max sempat merasa sangat takut waktu stefani dirawat dirumah sakit karena serangan dari ibu tiri dan saudara tirinya, max pikir dia sangat lalai tapi sekarang tidak lagi.
Sampai penthouse stefani masih tertidur max langsung menggendong stefani masuk para pelayan membungkuk hormat saat majikan mereka datang.
Membaringkan stefani diatas ranjang dan ikut membaringkan diri juga max pun merasa kelelahan "Good night baby" ucap max mencium puncak kepala stefani dan memeluk nya erat.
***
Pagi hari yang cerah dua insan ini masih bergelung dengan selimut masih betah berlama lama dengan mimpi mereka stefani memeluk erat max yang telanjang dada max memang selalu tidur tanpa baju.
Stefani perlahan membuka matanya tersenyum melihat wajah damai suaminya yang sedang terlelap "kenapa wajahnya tidak pernah jelek dalam keadaan apapun" gumam stefani yang menelusuri wajah max dengan jari telunjuk nya.
"Morning kiss" ucap max yang masih memejamkan matanya "tak mau lebih hm" goda stefani.
Max tersenyum walau tidak membuka matanya "Aku yang pegang kendali atau kamu" goda max lagi tak disangka stefani langsung menindih badan max memeluk dari atas "Aku ingin bermain dikamar mandi" ucap stefani dalam pelukan max.
Stefani suka dengan aroma tubuh max wangi dan khas yang membuat stefani betah berlama lama "Baiklah kita mulai mau ronde berapa" ucap max yang sudah bangun dan menggendong stefani ala bride style menuju kamar mandi "Sampai pingsan pun gak papa" ucap stefani mengerlingkan matanya menggoda max.
Max tersenyum melihat stefani yang cemberut karena ulah nya tadi dikamar mandi bagaimana tidak max menyerang stefani tanpa ampun dan mereka baru keluar dari kamar mandi setelah 3 jam mereka berolahraga.
"Jangan cemberut terus baby kau terlihat jelek jika cemberut" ucap max pada stefani yang duduk ditepi ranjang dengan bersedekap dada dan mengerucutkan bibirnya.
"Kau gila bagaimana jika aku pingsan tadi," ucap stefani kesal "kau yang memintanya baby jika kau lupa" kata max yang sedang memakai kaos.
"Kau itu maniak yah" stefani menatap tajam pada max "hanya denganmu baby," max mencium puncak kepala stefani dang menggendongnya menuju meja makan untuk sarapan.
"Awas jika kau maniak dengan perempuan lain aku bersumpah akan memotong aset mu dan menjadikannya makanan anjing diluaran sana" stefani masih menatap tajam pada max, max hanya terkekeh stefani menjadi lebih galak sekarang "tak akan baby bagaimana aku bersama perempuan lain jika denganmu saja aku puas" ucap max.
Max pun mendudukan stefani dimeja makan "sekarang kita sarapan oke" max mengambilkan roti selai kacang pada piring stefani.
Mereka pun sarapan dengan tenang tanpa pembicaraan apapun.
"Aku ingin ketoko buku setelah ini yah" ucap Stefani setelah mereka selesai makan "Untuk apa baby" ucap max "Beli novel sayang yah" wajah stefani dibuat selucu mungkin max pun tersenyum dan mengiyakan kapan max akan menolak keinginan istri nya ini.
TBC guys jgn lupa like comen and vote..
Menurut kalian stefani hamil nya sekarang atau nanti aja...