
Sesuai keinginan istri tercintanya ini max menemani stefani ketoko buku stefani sangat antusias memilih beberapa novel romance yang ada di rak.
Sudah banyak tumpukan buku yang dibawa stefani sampai max juga harus ikut membawa nya "Apa masih ada baby" ucap max setelah stefani memilih milih buku dan kekasir untuk membayar.
"Gak ada aku mau ke kedai es cream yah setelah ini" ucap stefani max pun tersenyum "Apapun untukmu baby" ucap max pelanggan yang melihat kemesraan mereka pun histeris tapi max hanya cuek saja.
Setelah selesai membeli buku novel dan memasukan nya kedalam mobil stefani dan max pergi menuju kedai es cream yang tak jauh dari toko buku.
"Mau rasa apa?" tanya max "caramel sama vanilla" ucap stefani max pun langsung ikut mengantri untuk mengambil es cream pesanan istrinya itu.
Stefani duduk didekat jendela yang memperlihatkan jalanan stefani membuka aplikasi chat milik nya untuk melihat apa saja yang masuk kedalam handphone nya itu karena sejak sampai di indonesia dia belum membuka ponsel nya.
"Stefani" ucap laki laki stefani menoleh dan terkejut melihat joohan berada disebelahnya dengan senyuman senang sepertinya!!
Stefani tak perduli "Ada apa?" tanya Stefani tho the poin karena merasa tak enak jika joohan terus mengganggu nya stefani sudah menikah dan joohan pun sama dia akan segera menikah dengan sahabatnya dulu.
"Ada yang harus ku bicarakan stefani" joohan memohon pada stefani tapi stefani enggan untuk mengasihani baginya hubungannya dan johan sudah berakhir.
"Kau ingin menjelaskan apalagi kita sudah selesai dulu" marah stefani "jangan berbohong pada perasaanmu sendiri stefa, kau masih mencintaiku bukan" johan terlihat sangat marah bahkan tangannya sudah mengepal sampai memutih wajahnya pun sama sudah memerah.
Stefani tertawa hambar "kau salah aku sudah tak mencintaimu aku mencintai max suamiku" stefani bicara dengan tajam "Jangan gila stefa dia bukan laki laki cocok untukmu aku yang pantas untukmu" johan sudah memegang tangan stefani dan menariknya dengan paksa.
"Lepas johan kau gila" stefani mencoba untuk melepaskan cekalannya tapu nihil tenaga johan terlalu kuat.
Johan tersungkur dengan sudut bibir yang mengeluarkan darah karena pukulan keras dari laki laki didepannya.
Max memeluk stefani dan stefani memeluk max dengan takut yah max yang memukul johan tadi max memang melihat johan menghampiri stefani tapi max masih memantau tapi melihat stefani ditarik paksa oleh johan membuat kemarahannya meluap luap.
"Jangan ganggu istriku lagi johan aku sudah mengingatkan mu dengan cara halus jangan membuatku melakukan hal yang akan merugikan mu" marah max dengan wajah yang dingin dan kejam.
Johan tertawa "stefani tidak mencintaimu dia mencintaiku ingat itu max" ucap johan tapi max tak menanggapi dia tak terhasut begitu saja.
Max tertawa miring "Oh yah tapi aku tak peduli aku tak akan melepaskan stefani walaupun stefani tak mencintaiku" setelah itu max meninggalkan johan dan membawa stefani bersamanya.
Johan menatap punggung max dan stefani dengan geram kenapa bisa max sekeras kepala itu "Aku akan merebut stefani" gumam johan mengepalkan tangan nya marah.
Max dan stefani sudah masuk kedalam mobil dengan stefani yang masih menangis stefani pasti syok "sudah sekarang ada aku okay", ucap max mengelus punggung stefani "Aku bukan nangis karena johan tapi karena es cream ku" ucap stefani dengan memanyunkan bibirnya.
Max terkekeh dan mengusap rambut stefani dengan gemas.
Author lagi kesusahan sinyal nih guys..
Jgn lupa like comen and vote...