Mr.CEO Ku

Mr.CEO Ku
33 Rencana liburan



"Gak bosen apa loe didepan layar komputer aja," ucap vano yang daritadi melihat max terus bekerja tanpa henti.


"Banyak omong deh kalian," ucap max


Mereka bertiga hanya terkekeh melihat max yang selalu bersikaf dingin.


"Eh ngomong ngomong ada yang lagi punya pacar nih," ucap alfin


Sedangkan vano dan alrey hanya tersenyum mengejek.


"Jadi gak gonta ganti lagi nih pacarnya," sindir alrey.


"Loe emang beneran serius sama tuh cewek," ucap vano pada max.


Max yang sudah selesai dengan pekerjaannya langsung menghampiri teman temannya setelah mengambil minuman bersoda dari lemari pendingin yanga da di ruangan nya.


"Kalian tau darimana gue deket ama cewe," kata max


"Yelah loe kan pembisnis terkenal didunia gosip tentang diri loe kan selalu jadi inceran," ucap vano setelah meneguk minuman sodanya.


Max hanya mengangguk ngangguk kepalanya sambil meminum sodanya.


"Gue laper nih ke restoran dekat kantor loe yuk," ucap alfin


Max mengiyakan karena memng sudah selesai pekerjaannya begitupun dengan alrey dan vano.


Empat laki laki tampan keluar dari ruangan max dan itu jadi pusat perhatian para karyawan empat pria tampan dengan tubuh atletisnya membuat karyawan perempuan menjerit histeris dan ada yang sampai terjatuh karena tidak memperhatikan jalannya.


Saat sampai restoran empat laki laki tampan ini mengalihkan pandangannya pada suara tawa empat wanita yang jadi pusat perhatian.


Max langsung menuju meja tempat empat wanita itu duduk.


"Jadi loe keluar dari kantor max," ucap elin


"Iya soalnya gue kesepian kalo gak ada stefa jadi ya gue keluar aja," ucap nana


"Kok loe keluar sih terus loe kerja apa," ucap stefani


"Gue ngurus restoran bokap gue," ucap nana


"Ekheemm" suara deheman mengalihkan mereka dan melihat kearah sumber suara disitu max dan tiga temannya sedang berdiri dengan tangan yang di masukan kedalam saku celananya, satu kata mereka berempat Keren.


"Hay baby," ucap max mencium kening Stefani dan stefani tersenyum manis.


Alrey mematung melihat nana ada didepannya dia kaget bertemu nana disini.


"Hay apa kabar," ucap alrey nana hanya tersenyum canggung.


"Jadi kalian udah saling kenal," ucap max.


Alfin dan vano hanya mengangguk, "jessica pacar gue," ucap vano.


"Dan elin pacar gue," ucap alfin.


"Kok gak bilang bilang sih kalau kalian pacaran," ucap stefani memicingkan matanya.


"Sorry kita belum sempet cerita ke elo, gue baru pacaran sekitar 3 bulanan sama vano dan elin udah hampir satu taun pacaran sama sama alfin." ucap jessica.


"Ohh terus loe kenal juga sama nana,"ucap max pada alrey.


Aleey menganggukan kepalanya "Dia pdkt an gue," ucap alrey.


"Ooohh" ucap mereka hampir berbarengan.


"Jadi kapan mau liburannya nih," ucap max setelah mereka berbicara kesana kemari dan sudah memesan makanan juga.


"Minggu depan aja gimana,kebetulan jadwal gue kosong minggu depan," ucap alrey mereka mengangguk setuju.


Nana hanya diam tak menanggapi stefani pun bingung kenapa nana diam tak menjawab.


"Na loe ikut liburan kan," ucap Stefani


Nana yang merasa terpanggil pun menoleh pada stefani begitupun yang lain melihat kearahnya memastikan apa nana ikut atau tidak.


"Emh gimana yah," ucap nana bingung sebenarnya nana merasa canggung alrey ada disisi nya.


"Jangan bilang gak jadi kita udah sepakat loeh tadi na," ucap jessica.


Nana yang merasa tak enak pun hanya menganggukan kepala mengiyakan.


"Nah gitu doong," ucap elin.


Hari ini menjadi hari dimana mereka menghabiskan waktu dengan orang yang mereka cintai sibuk berbicara apa saja yang akan dibawa.


TBC jangan lupa vote like and komen ya guys.