
"jadi loe lagi jatuh cinta sama cowok tajir yang melebihi sijohan itu doong," ucap jessica karena dia tau Maxime Stefano adalah cowok yang tajir melintir pewaris satu satunya dikeluarga Stefano.
Keluarga Stefano terkenal karena keluarga itu yang hartanya tidak akan habis oleh tujuh turunan atawa sampa sepuluh turunan karena perusahaan itu menduduki no.1 didunia bisa bayangin gak sih betapa kayak nya maxime Stefano itu.
"Ya beda jauh laah johan mah gak ada apa apanya sama pak max," ucap elin
"Johan siapa," tanya nana penasaran pasalnya stwfani tidak pernah menceritakan soal johan
"Itu loeh sibrengsek yang udah khianati Stefani demi siclara sahabat kita dulu," ucap elin dengan kesal yang menggebu gebu dia selalu kesal jika mengingat dimna Stefani dikhianati oleh johan dam clara dan betapa terpuruknya Stefani waktu itu
"Jadi laki laki yang khianati loe itu namanya johan," ucap nana marah
"Mau loe apain tuh cowok biar gue yang hajar gue itu jago bela diri biar gue remuk remukin tuh badan sijohan dan siclara itu," ucap nana menggebu gebu dengan muka yang amat kesal
Mereka bertiga dibuat melongo dengan ucapan nana barusan.
"Udahlah na gak usah dipikirin gue udah lupain dia kok," ucap Stefani menenangkan nana karena karena bukan tidak mungkin nana tidak akan melakukan apa yang dia ucapkan barusan dia sangat tau jika nana jago bela diri.
Karena awal pertemuan mereka nana menolong Stefani dari penjambret nana dengan mudahnya mengalahkan preman yang berbadan besar itu mengingatnya dia jadi terharu.
"Bagus kalo loe udah lupain sijohan itu," ucap elin
"Kata loe, loe dateng dateng ke acara tunangan nya mereka kok bisa loe diundang yah," ucap elin dan jessica
Stefani pun menceritakan semuanya dia tak sengaja datang karena dia menemani max dan dia pun menceritakan saat dia mabuk.
"Gimana dia di ranjang hot gak," ucap elin mengerlingkan matanya dan menaik turunkan alisnya.
Stefani pun jadi blusing jadinya " kita gak ngelakuin apapun kira cuma tidur berdua" ucap Stefani menjelaskan
"Cie cie blushing" ucap elin nana dan jessica sembari tertawa menertawakan Stefani yang semakin memerah pipinya
"Udah deh kalian gak usah goda gue terus," ucap Stefani melempar mereka dengan bantal yang ada disofa
"Tapi kalo seandainya gue serius sama max gue gak yakin sama keluarganya yang bakal nerima gue" ucap Stefani serius karena teringat saat dia masih bersama johan keluarga johan menentang keras hubungan nya dan johan mereka bilang Stefani tidak pantas dengan johan karena Stefani bukan siapa siap seperti clara.
"Gak usah berkecil hati deh mungkin aja keluarga nya max bakal suka sama loe gak usah berfikiran buruk dulu," ucap jessica menenangkan yang dijawab anggukan oleh nana dan elin
"Thanks ya kalian udah mau jadi sahabat gue," ucap Stefani berkaca kaca
"Padahal kalian tau kalo gue cuma anak yang dibuang sama ayah gue," ucap Stefani lagi dengan menunduk dan mata yang sudah menangis
Mereka bertiga pun memeluk stefani menenangkan "Gak usah ngomong kayak gitu lagi stefa kita sayang sama loe gak mandang loe siapa," ucap elin yang sudah menangis dia selalu sedih jika mengingat bagaimana dia diperlakukan tidak adil oleh ayahnya.
Nana dan elin pun ikut menangis malam ini penuh dengan tangis dan senyum setelah sekian lama Stefani tidak merasakan kehangatan peluk sahabatnya ini
TBC guys jangan lupa untuk vote yah