Mr.CEO Ku

Mr.CEO Ku
34 Liburan



Satu minggu kemudian mereka berkumpul untuk pergi ke pulau dewata bali menggunakan jet pribadi milik max.


Awalnya mereka ingin menggunakan penerbangan biasa tapi para lelaki kekeh tak mau alasannya banyak yang liat wajah mereka, sungguh mereka 4 lelaki posesife untung sayang.


"Sudah membawa semuanya," tanya max pada stefani saat stefani keluar dari kamar dan membawa kopernya.


Stefani mengangguk mengiyakan "jadi kapan mau berangkat nya," tanya stefani pada teman temannya.


"Bentar lagi kayak nya," ucap jessica.


Stefani manggut manggut dan tak lama suara khas dari jet terdengar dan mereka cepat masuk kedalamnya.


Didalam sudah seperti istana jet semua fasilitas lengkap banyak minuman alkohol berbagai merek berjajar rapi.


"Gaya loe max gak akan kuat ini tuh jet atau apa mewah banget tau gak," ucap alfin melihat lihat jet milik pribadi max.


"Gak usah so gak mampu deh,loe juga kuat kali buat bikin jet pribadi mewah kaya gini," alrey menimpali.


"Gue emang mampu bikin jet pribadi tapi mungkin gak akan semewah ini loe liat tuh minuman nya aja udah langka banget," ucap alfin menunjuk nunjuk minuman alkohol dijet milik max.


"Yaelah so kaya gak punya uang tau gak," vano melempar bantal sofa yang ada di dekat nya, max dan yang lain hanya terkekeh melihat alfin cemberut mengerucutkan bibirnya.


"Para cewe lagi ngapain ya asik bener," ucap vano yang mendengar suara cekikikan dari kamar yang ada disebelah sofa mewah yang mereka duduki.


"Lagi nonton paling," ucap max


"Apa kita ganggu aja ya," alrey menimpali


"Gak usah lah biarin ini kan liburan biarin mereka nikmatin waktu mereka," ucap max menyesap minumannya.


Alrey,alfin dan vano mengangguk ngangguk mengiyakan ucapan max.


Sedang kan dikamar para cewe cewe lagi asik nonton film Bollywood menceritakan tentang lelaki yang gagah dan pemberani dan seksi.


Mereka berempat memang suka film action menurut mereka lebih menantang dan selalu bikin greget.


Saking asiknya nonton film mereka ketiduran dan membiarkan televisi menyala.


"Gue bawa nana keluar duluan yah," alrey langsung menggendong nana ala bride style alrey menuruni tangga hati hati takut terjatuh.


Nana yang merasa seperti digendong seseorang pun langsung membuka matanya dan ternyata benar alrey menggendongnya.


Blush pipi nana memerah seketika, " Udah bangun ternyata," ucap alrey yang melihat nana sudah bangun dan pipi yang merona.


"Lepasin aja aku bisa jalan sendiri," ucap nan malu


"Tanggung tuh mobil jemputan kita udah dateng waktunya pergi ke hotel," alrey mengerlingkan matanya menggoda nana.


Hal sama dilakukan oleh alfin dan vano mereka menggendong kekasih mereka menuju mobil yang menjemput mereka.


Sedangkan stefani dia sudah bangun dan ingin digendong dengan alasan lelah max tentu saja senang melihat stefani yang bermanja manja padanya.


Stefani merentangkan tangan nya, " Gendong," max yang melihat nya pun langsung menggendong ala bride style.


"Jadi sekarang udah mulai manja yah," ucap max pada stefani dan mencuri ciuman di bibir stefani.


Stefani tersenyum, "Gak boleh emang, manja sama kekasih sendiri" Stefani berucap dibuat seperti merajuk.


Max terkekeh melihat Stefani, stefani memang sumber kebahagiaan setelah orang tuanya.


"Boleh kok baby aku malahan seneng kalo kamu manja bisa nempel nempel terus aku nya," max berucap dan Stefani memerah karena malu.


Disisni banyak bodyguard nya dan max berucap vulgar tanpa rasa malu.


Sebenarnya stefani mengerti dengan apa arti menempel nempel.


"Jangan mesum ih malu," stefani langsung menyembunyikan kepalanya di dada bidang max yang wangi maskulin Stefani suka.


"I love you max," ucap stefani


"Too baby," ucap max mencium kening stefani yang mendongak kearahnya.


TBC jangan lupa vote❤