
"Ada apa, kenapa wajah kalian sangat tegang" tanya maria penasaran, "kita hanya terkejut melihat mommy yang masuk tiba tiba," ucap max berucap santai, "Memangnya kalian sedang membicarakan apa sampai sampai harus terkejut dengan masuk nya mommy dan stefa" ucap maria lagi, "Nanti akan kujelaskan maria" ucap jayden sebelum maria bertanya dan malah marah marah nantinya, "iya, ini stefa mencarimu mungkin kalian akan pergi" maria Mengalihkan topik pembicaraan karena Maria merasa ini adalah hal yang serius.
"Aku akan berbicara dengan stefani dulu" ucap max lalu melangkah pergi dengan stefani dari ruang kerja milik ayahnya, saat berjalan menuju kamar stefani ingin bertanya tapi diurungkannya, saat sampai dikamar mereka barulah stefani bertanya, "Ada apa daddy" tanya stefani, "Ada sedikit masalah mungkin hari ini kita tidak jadi pergi apa tidak papa?" tanya max memastikan dan langsung mendapat anggukan oleh stefani, "Tidak papa lain kali saja" ucap stefani kemudian memeluk max yang berdiri di depan nya sedangkan stefani sedang duduk ditepi ranjang, max sudah tau apa jawaban stefani, "Tapi, bisakah temani aku tidur" ucap stefani max langsung mengiyakan ucapan stefani, "Yes baby" max pun merebahkan badannya disisi stefani dan mengelus punggung stefani dengan lembut.
Usapannya turun ke perut milik stefani, "Semoga semuanya baik baik saja", ucap max dalam hati.
***
Disisi lain maria menatap jayden dengan pandangan bertanya, "Apa terjadi sesuatu?" tanya maria penasaran, jayden menatap maria kemudian menarik pergelangan tangan maria dengan lembut, jayden duduk di kursi kebesarannya lalu memeluk maria yang berdiri di depan nya, "Kau tau dan harus ingat jika aku tidak akan melepaskan mu apapun yang terjadi" ucap jayden serius maria hanya memutar bola mata malas mendengar ucapan jayden jika memiliki masalah, "Bilang saja, kenapa kau berbelit belit" ucap maria kesal jayden tersenyum saat melihat kegalakan maria yang tidak pernah berubah sejak dulu, "Dia kembali" dua kata yang mampu membuat maria menatap jayden dengan serius sekaligus khawatir, "Aku selalu mengawasi dia sampai tadi anak buah ku menelpon jika dia sudah kembali," jayden menjelaskan pada maria, maria menangkup wajah jayden dan menatap matanya dengan tatapan teduh dan penuh cinta, "Aku tidak akan berpaling, aku hanya mencintaimu kau tau itu" ucap maria jayden tersenyum hangat dia tau jika maria akan mengucapkan itu dia memang wanita yang paling mengerti dirinya, "Aku tidak akan melepaskan mu walau kamu mau," jayden menimpali dengan seringaian yang menyebalkan menurut maria tapi disaat bersamaan maria juga menyukainya.
***
Suasana malam yang ditaburi bintang bintang terasa romantis saat kita sedang bersama orang yang kita sayang itulah yang dirasakan stefani saat menikmati suasana malam berdua dengan suami tercintanya, mereka menikmati beberapa cemilan yang direkomendasikan oleh bumil sendiri yah saat tadi bangun tidur stefani merengek ingin cemilan dan tanpa bisa dibantah max hanya bisa mengikuti keinginan istrinya, "Aku selalu senang dan bahagia saat menikmati malam seperti ini apalagi denganmu" ucap stefani, max tersenyum dan mencium puncak kepala stefani, "Aku juga baby" ucap max, "kita memang harus banyak bersantai sekarang karena nanti kita tidak akan bisa bersantai seperti ini" ucap max stefani pun terkikik geli, "Daddy benar karena nanti kita akan sibuk mengurusi sibayi kecil kita" ucap stefani mengambil tangan max untuk mengelus perutnya yang masih rata, max selalu menikmati itu kebersamaannya dengan stefani, semoga hubungan mereka selalu harmonis dan romantis walaupun banyak nya cobaan dan rintangan yang harus mereka hadapi dan lalui bersama.
TBC jgn lupa like comen and vote...