
Setelah mencoba menenangkan fikiran nya dan berusaha untuk memaafkan kesalahan ayahnya, tidak ada salahnya memang mencoba memaafkan kesalahan ayahnya walau sulit tapi stefani harus mencoba dia yakin ibu nya pun pasti akan senang jika stefani memaafkan kesalahan ayahnya, tadi setelah dia dan max pulang dari kebun, ayahnya kembali menelpon dan max menganggukan kepala nya tanda setuju untuk menjawab telepon dari ayahnya.
Awalnya pembicaraan itu canggung tapi terasa mengalir karena lama berbicara, ayahnya meminta maaf dengan bersungguh sungguh karena kesalahan nya sejak dulu hingga sekarang, stefani meneteskan air mata nya karena merasa terharu dengan permintaan maaf ayah nya semoga saja ayahnya bersungguh sungguh dengan ucapan maafnya, sungguh Stefani merasa tak tenang karena hubungannya dengan ayahnya tidak baik baik saja, tapi sekarang dia merasa lega karena dia sudah berdamai dengan ayahnya.
"Sudah menelpon nya?" tanya max yang tiba tiba muncul dibelakang nya dan memeluknya, sebenarnya sejak tadi max berada didepan pintu mendengarkan pembicaraan ayah dan anak yang sudah lama tidak menanyakan kabar mungkin bahkan tidak pernah, "sudah, sekarang aku ingin pergi jalan jalan" ucap stefani dengan senyum yang mengembang, max pun ikut tersenyum dan mengeratkan pelukannya di pinggang ramping stefani, "kau ingin jalan jalan kemana hm?" tanya max lagi, "Pantai mungkin" ucap stefani, max mengangguk "baiklah aku akan mengajakmu ke pantai" ucap max stefani pun langsung berhambur memeluk leher max dengan erat dan menciumi wajah max dengan tertawa senang.
"Sekarang bersiaplah" titah max yang diangguki stefani dengan riang, max tersenyum saat melihat stefani pergi menuju walk in closet untuk berganti pakaian, max turun kebawah untuk mengambil ponsel nya yang tertinggal di meja makan, saat diundakan tangga terakhir dibawah max melihat ayahnya bermuka tegang max menghampiri jayden yang sedang bermuka tegang, "ada apa dad?" tanya max khawatir, "Daddy akan menjelaskannya padamu, ikut daddy ke ruang kerja," titah jayden max mengangguk dan mengikuti jayden ke ruang kerja milik jayden.
Jayden memijit pelipisnya pusing, musuh masa lalu nya kembali lagi sudah pasti dia akan balas dendam, yah pria dari masa lalu seorang pria yang menyukai maria waktu dulu, "Ada apa dad apa yang terjadi?" tanya max penasaran saat mereka sudah memasuki ruang kerja jayden, "Sekarang kita harus berhati hati, seseorang dari mada lalu kembali daddy yakin dia akan balas dendam" ucap jayden max mengernyit bingung dengan ucapan sang daddy, "siapa dia dan mau apa dia?" tanya max penasaran, "Dia musuh daddy dia menginginkan mommy mu dulu" Jayden pun menceritakan sepenggal kisah tentang sosok laki laki yang menginginkan maria istrinya dan ibu nya max.
Maria pun mengangguk dan mempersilahkan pelayan itu pergi dan meneruskan pekerjaannya, "Ayo kita hampiri max" ajak maria, "Apa tidak papa mom" ucap stefani karena merasa tak enak jika harus masuk ke ruang kerja milik ayah mertuanya karena dia merasa canggung untuk itu, "Tidak papa stefa, kau ini seperti dengan siapa saja" ucap maria menarik pergelangan tangan stefani dengan pelan tapi memaksa, stefani pun menuruti keinginan mertuanya, saat sedang berjalan maria menanyakan kemana stefani fan max pergi, stefani pun bilang jika mereka hanya akan pergi mencari angin.
Saat sudah sampai didepan ruangan kerja milik jayden maria mengetuk pintu itu, "Ini aku maria" ucap maria sebelum masuk dan mengernyit bingung melihat raut wajah tegang anak nya dan suaminya.
TBC jgn lupa like comen and vote..