Mafia Girls

Mafia Girls
EPS 67



" Hay kita bertemu lagi sayang, apa kau tidak merindukan aku ? ". Ucap Seorang pria dengan tubuh berisi, wajah lumayan tampan tapi karisma nya masih terpancar di sana.


" A,,al,,lex ". Kaget Agatha, Tania dan juga Resa. Ya, pria itu adalah Alex pria yang Agatha dan kedua teman nya celakai.


" Hahahah, ada apa dengan wajah kalian ! Tenang, aku baik-baik saja dan lihatlah sekarang aku begitu sehatnya ". Seru Alex puas dengan reaksi dari mereka bertiga, apa lagi reaksi agatha yang membuat Alex ingin tertawa terbahak.


" Lady ". Sapa Alex menunduk kan kepala nya sopan. Semua orang bertanya ada hubungan apa Alex dengan Ruby dan kenapa Alex memanggil Ruby dengan sebutan Lady.


" Apa kau mengenal nya kaka ku tercinta ?". Tanya Ruby begitu puas, Ruby memainkan satu alis nya dengan senyum tipis yang terus terulas dari sudut bibir nya.


" Tidak, tidak sama sekali ". Bantah Agatha sedikit ketakutan.


" Tidak kenal ? Wah apa kau lupa dengan kesepakatan kita dulu sayang". Alex mendekati Agatha dengan wajah jail nya.


Agatha dan kedua teman nya seakan tidak percaya bahwa di depan nya benar-benar pria yang sebelumnya mereka celakai. Alex mencondongkan wajah nya ke depan " Apa sudah jelas penglihatan mu sayang !". Ujar nya kembali.


" DIAM, siapa kamu hah ? Aku sama sekali tidak mengenal mu !". Agatha terus membantahnya.


" Ckckck ular tetap lah ular, tidak bisa berubah sama sekali ! Wah kau hebat sekali ya, setelah kau berhasil meyingkir kan aku, kau dengan bebasnya bermain dengan pria manapun yang kau mau! Sshhhh aku benar-benar menyesal telah membantumu waktu itu dan untuk kalian berdua sama saja ". Ujar Alex menatap layar di depan sesekali memutar tubuh nya pada agatha dan menunjuk bergantian tepat di wajah Resa dan juga Tania.


" Jelaskan dengan benar ". Suara Luis tiba-tiba terdengar membentak.


" Percayalah dad, itu semua tidak benar ! mereka semua berbohong, mereka semua mencoba memfitnah ku". Sergah Agatha terus meyakinkan Luis bahwa dirinya tidak salah dengan sedikit air mata yang mulai menggenang di matanya.


" Apa kau kira daddy mu ini bodoh hah ? Sudah cukup kau membohongi aku dan mommy mu ! apa semua bukti ini menurutmu hanya akal-akalan saja hah". Geram Luis yang begitu jengah dengan agatha.


" Tidak dad hiks,,hiks aku tidak membohongi kalian berdua percayalah ". Agatha terus menangis, air mata kepura-puraan terlihat jelas oleh Ruby. Ruby memutar bola matanya jengah.


" Bohong, kau bilang bohong hah ?! ". Seru Alex.


" Anda tuan Luis dan juga kalian, jangan terlalu memanjakan putri kalian dan apa kau tahu hasil nya ? Ya, ini lah hasil yang harus kalian panen ! ". Ucap ceplos Alex begitu tidak bisa di saring, tapi Alex yang seperti ini sangat di sukai oleh teman satu organisasinya.


" Apa kau tahu tuan, hanya karena dirinya tidak ingin tersaingi oleh adik bungsunya, dia rela melakukan apa saja untuk melancarkan rencana nya sampai kesepakan di hari itu terjalin. Dia menyuruhku mengambil photo tidak senonoh dan mengedit wajah nya mirip seperti adik bungsunya dan aku pun menyetujui apapun asal dirinya manjadi milik ku, tapi apa yang dia lakukan setelah semuanya lancar ? Dia mencoba membunuhku dengan merusak mesin motor yang sering aku pakai untuk bekerja dan ya, waktu itu aku berfikir mungkin hari itu adalah hari terakhir ku berada di dunia fana ini, tapi ternyata dugaan ku salah, beruntung ada orang yang begitu baik nya merawat ku sampai sekarang aku bisa sehat seperti ini ! Apa pernyataan ku ini masih kurang ? apa perlu aku menyeret semua laki-laki yang telah berhubungan dengan anak kalian ini ?!". Jelas panjang lebar. Alex menceritakan semuanya di depan para tamu undangan yang enggan meninggalkan pesta perayaan itu, mungkin menurut mereka ini adalah tayangan yang begitu menegangkan. Alex melirik ke arah Ruby tanda berterima kasih kepadanya.


" Jangan kau kira aku tidak tau siapa saja laki-laki itu ! aku bisa saja menggunakan sesuatu yang dapat mereka patuhi." Sambung nya.


Pllaakk !!


Luis menampar keras pipi Agatha dengan tenaga yang lumayan besar sehingga tubuhnya sedikit terhuyung.


" Daddy sangat menyesal dulu mempercayai mu Agatha, apa yang kau lakukan hah ?". Marah Luis yang sudah tidak bisa di tahan lagi.


Pllaakk !!


Nameera pun mendaratkan tamparan di pipi sebelahnya.


" Tidak tahu malu kau ini, harus nya kau ini sadar diri ! Siapa kau hah ? mommy pun tidak percaya jika selama ini aku membesarkan gadis ular seperti mu ". Nameera begitu geram dengan Agatha, baru kali ini Nameera benar benar marah seumur hidup Revan atau pun Revin tidak pernah melihat mommy nya marah seperti ini.


" Kenapa aku begitu bodoh dengan wajah polos mu itu ". Ujar nya lagi mengepalkan tangan menahan amarahnya.


" Tidak mom aku mohon percayalah, mereka semua memfitnah ku percayalah hiks,,hiks ! Ruby pasti tidak terima jika kalian hanya menyayangiku ". Agatha terus meyakinkan Nameera tapi itu hanya sia-sia. Nameera memalingkan wajah nya menyembunyikan tangis.


Agatha benar-benar tersudutkan di sana, Agatha mengeluarkan amarahnya dan berbalik menuju Ruby sedikit berlari.


BRUGHHHH


Tiba-tiba agatha mendorong tubuh Ruby dengan kedua tangan nya, Ruby terjatuh karena menginjak gaun panjang nya.


" Ada hubungan apa kau dengan dia hah ? ". Tunjuk agatha kepada Alex. " Apa jangan-jangan kamu berhubungan dengan dia hanya untuk menjebak aku juga ". Agatha begitu penasaran dengan Ruby dan juga Alex. kenapa bisa mereka saling kenal ? Batin Agatha.


hahahahahha


" Jangan asal bicara, kau tidak perlu tahu aku kenal dari mana, tapi yang perlu kau ingat hanyalah aku bukan lah kau yang dengan beraninya bermain api hanya untuk mencapai sebuah tujuan". Sergah Ruby tidak terima.


" Silahkan rasakan, ini akibat dari mengusik hidupku dan tanamkan ini baik baik, aku akan membalas semua yang telah kamu lakukan kepada aku dan malam ini aku ingin nama baik ku kembali dan itu akan kamu lakukan sendiri !". Tekan Ruby. Agatha menegang dan sedikit menjauh hingga jarak antara dirinya dan juga Ruby lumayan jauh.


" Sayang ". Revan mendekati Ruby dan melingkarkan tangan kanan nya di pinggang ramping milik adiknya itu, begitupun Revin dan juga Ronald pun menghampiri Ruby dan sesekali mengusap lembut rambut milik Ruby.


" Kenapa kalian tidak ada yang memberi tahu daddy jika Ruby sudah kembali ?". Pertanyaan tidak tahu malu keluar dari mulut Luis yang sedari tadi memperhatikan kedekatan ketiga anak nya.


" ckckckc kenapa kami harus memberi tahu kalian, kami tidak ada hubungan apapun dengan kalian, ia kan !". Decak Revin. Terlihat Revan mengencangkan rangkulan nya kepada Ruby karena merasakan ada getaran kecil dari tubuh Ruby.


Luis bungkam dengan jawaban Revin yang terlalu pedas menurut nya.


" waw ramai sekali ".















Salam Hangat dari author


LIKE


KOMEN


SHARE


VOTE


😍🙏😘💕🥰