Mafia Girls

Mafia Girls
MG EP 55



"UNTUK SEMUA PEMBALAP HARAP SEGERA MEMASUKI ARENA BALAPAN"


Suara pengumuman itu membuat para pembalap langsung memasuki arena. Mika juga langsung menaiki montornya setelah memakai helm ful face.


"Semangat" Ucap Miki lagi, Mika hanya mengangguk sebagai balasan. ia langsung meng gas montornya menuju arena balap.


Total ada 10 pembalap yang hadir diacara balapan ini termasuk Mika. mereka memberhentikan montornya sesuai garis startnya.


"Lo pasti bisa" Batin Mika dibalik helm yang menutupi wajah cantiknya.


"Satu"


Mereka langsung menghidupkan mesin montornya dan bersiap saat aba-aba telah diucapkan.


"Dua"


"Tiga"


Bertepatan dengan itu bendera dikibarkan dan langsung saja para pembalap melesat jauh meninggalkan garis start.


Suara penonton riuh menyemangati jagoan balapnya masing-masing.


"Gimana? aman?" Tanya Gibran saat Haykal berjalan mendekat kearahnya.


"Aman" Balas Haykal, Gibran mengangguk dan menonton kembali acara balap yang ditampilkan dilayar besar.


"Itu yang nomer 7 jago jugak" Ucap Gibran memuji Mika. Haykal memusatkan perhatiannya kearah Mika dan mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Dia emang jago bang, punya skil. sering ikut balapan liar dan selalu menang. kalo nggak salah namanya Mika" Terang Haykal.


"Habis ini gue mau Mika masuk ketim balap kita" Haykal membulatkan matanya.


"Serius?" Tanya Haykal tak percaya.


"Serius, dan gue rasa queen bakal setuju dengan keputusan gue" Jawab Gibran.


"Ok, terserah lo" Ucap Haykal.


"Yang jaga siapa?"


"Marco"


"Bilang sama Marco buat nggak lengah, gimanapun acara ini pasti bakal ngundang perhatian mafia lain seperti tahun-tahun sebelumnya" Perintah Gibran membuat Haykal berdecak sebal.


"Iye iye, lagian udah gue bilangin dari kemaren. lo yang telat ngasih perintah" Kesal Haykal.


"Bagus kalo gitu"


Mika terus menyalip pembalap lain yang ada didepannya. dengan lincahnya ia menunjukkan skil yang ia punya membuat penonton bersorak penuh kagum.


Berbeda dengan pembalap nomor 3 yang merasa tidak suka dengan Mika. ia mencoba untuk memepet montor Mika tapi sebelum itu, tiba tiba terdengar suara ledakan yang sangat besar.


Penonton dan seluruh manusia yang ada disana kompak menundukkan badannya saat mendengar suara ledakan itu. Gibran langsung menoleh kesumber suara dan membulatkan matanya.


Ledakan itu berasal dari arena balap yang sedang dilintasi oleh Mika dan 3 pembalap lainnya. ledakan yang sangat besar itu membuat Mika dan 3 pembalap lainnya terjatuh dengan kondisi yang parah.


Puing-puing yang ada disekitaran mereka berhamburan kelangit. Gibran langsung berlari kencang kearah ledakan.


nging


Kuping Mika terasa sangat sakit. ia mencoba untuk menggerakkan badannya tapi nihil. sakit sekali badannya.


Mika meneteskan air matanya, ia tertimpa dua montor. satu montor miliknya dan satu lagi milik pembalap yang sudah tergeletak di dekatnya. Mika coba untuk melihat pembalap itu tapi sama sekali tak ada pergerakan.


Mika dapat melihat ada darah dimana-mana. sekali lagi ia mencoba untuk bangkit dan berhasil. Mika dengan keadaan sakit berjalan sempoyongan menuju kearah barat tapi...


Duar


Suara ledakan kembali terdengar dan ditempat yang sama seperti ledakan pertama tadi.


Kali ini ledakan sangat dahsyat terbaca oleh bunyi dan kerusakan yang ditimbulkan. Mika terpental jauh saat ledakan kedua terjadi. tubuhnya menabrak tempat persiapan yang digunakan oleh pembalap sebelum balapan dimulai.


Mika memuntahkan darah dari mulutnya. sungguh ia tak kuat lagi.


Anggota FOD dengan sigap mengevakuasi para penonton yang masih menunduk takut. Gibran sampai dan langsung memeriksa 2 pembalap yang ada disana.


Deg


Jantung Gibran terpompa lebih cepat saat tak mendapati deyut nadi 2 pembalap itu. ia memeriksanya lagi dan hasilnya tetap sama. Gibran melihat sekeliling dan menemukan Mika yang terbatuk-batuk sembari memegang perutnya.


Yang membuat ia terkejut adalah, adanya mobil yang terbakar tepat disamping Mika. menurutnya Mika tak sadar dengan mobil yang terbakar itu, karena Mika sama sekali tak menghindar atau menepi dari samping mobil itu.


Gibran berdiri dan langsung berlari menuju Mika. sedangkan Mika ia tengah berusaha untuk bangkit meski usahanya gagal.


(Dan perlu kalian tau kalau Mika itu adik kandung Stepanie, jadi Mika adalah adik sepupu Malvin. Mika dan Miki dekat bisa dibilang sahabattan karna mereka juga masih dalam satu keluarga)


"Kak Pani" Lirih Mika memanggil Stepanie dengan panggilan kesayangannya. rasanya seperti mimpi mengalami kejadian ini.


"Maafin Mika" Mika meneteskan air matanya dan memejamkan matanya. ia tertidur, tidur yang tak bisa lagi Mika untuk bangun.


Mika meninggal dilokasi arena dengan keadaan separuh organ dalamnya yang hancur.


"MIKA" Teriak Miki mencoba untuk mendekat kearah Mika. tapi seseorang yang tidak ia kenal mencegahnya sebab mobil yang ada tepat disebelah Mika akan meledak.


"Lepasin" Miki memberontak didekapan orang itu.


"Jangan bodoh" Ucap orang tersebut, Miki tak mengenalnya sebab prang itu memakai scaft hitam yang menutupi sebagian wajahnya. dan jika kalian bisa menebaknya, orang tersebut adalah Soobin. masih ingat kan? salah satu pengawal Alletta yang berhasil membuat Miki jatuh cinta pada pandangan pertama. eh, pandangan kedua.


"Gue mau nyelametin Mika" Ujar Miki dengan suara paraunya. Miki melihat Mika yang tak bergerak membuat hatinya perih.


Gibran menerobos barisan dan langsung menggendong tubuh Mika.


Duar


Gibran melindungi tubuh Mika saat mobil yang terbakar itu meledak. ia membawa tubuh Mika ke pos kesehatan yang memang telah dipersiapkan.


Miki mengekori Gibran diikuti oleh Soobin.


Para dokter yang ada disana langsung memeriksa Mika. 5 menit mereka memeriksa dan memberitau jika Mika sudah meninggal dunia.


"ENGGAK"


Bantah Miki, ia menangis histeris sembari memukul-mukul Soobin yang sedang menenangkannya. Gibran terduduk di tanah, ia gagal. ia gagal menjaga amanah dari Alletta untuk tidak ada yang celaka.


Hari itu menjadi hari terburuk bagi FOD dan keluarga Mika. Miki disalahkan atas meninggalnya Mika oleh keluarga besar Nelson dan itu alasan mengapa keluarga Nelson membenci Miki.


Dilaporkan ada 5 orang meninggal, 13 orang luka berat dan 6 orang luka ringan. Alletta selaku leader dari FOD memberikan kompensasi kepada para keluarga yang ditinggalkan. ia juga bertanggung jawab atas biaya perwatan korban ledakan itu.


Alletta menyelidiki siapa dalang dari ledakan ini. dan yang ia dapat adalah ada orang kepercayaannya yang berkhianat, ia yang merencanakan ini semua. alasan? alasannya Alletta tak tau sebab orang tersebut kabur dan menurut apa yang ia dapat. orang tersebut bergabung dengan mafia White Tiger.


Flashback off


Alletta memukul stang setir mobilnya, ingatan itu muncul kembali setelah Alletta menguburnya. orang yang menyebabkan dan dalang dari ledakan 1 tahun lalu belum juga diadili.


Alletta memiliki alasan mengapa ia tak mengabisi orang itu. ahh, bukan tak mengabisi tapi belum menghabisi. Alletta melakukan itu sebab jika ia membunuh orang tersebut maka seluruh keluarga Malvin akan beranggapan jika memang ia dan Miki adalah penyebab meninggalnya Mika.


Ya! Alletta tau apa yang selama ini keluarga Malvin perbuat pada Miki. tapi semua perlu waktu untuk terungkap, apalagi dalang itu bersembunyi di balik punggung seseorang yang sangat ingin membunuhnya, Malvin.


Orang tersebut menjadi bagian dari mafia yang Malvin bangun. Malvin bisa mengamuk jika tau hal tersebut.


"Semua bakal terungkap pada waktunya Marco"


.


.


.


Jangan lupa Like, Komen dan Vote.😘


Stay Healthy.


Happy Reading.