Khodam

Khodam
naga yang terbangun II



" apa kau serius dewi "


" hmm, darwa kau sudah berani berbicara formal pada ku? Hmm "


" eeemmafkan aku dewi hamba tidak sengaja ,"


" hmm apakah kau meragukan perkataan ku, bukanya kau sudah tau ucapan ku ini mutlak, tidak ada satu pun yang meragukan ucapanku kau mengerti ? "


" baik dewi maaf kan hamba , tapi untuk menjadi tuan ku"


Belum sempat naga biru menyelesaikan kata katanya , dewi rembulan memotong naga biru yang sedang berbicara


" sudah lah darwa, aku dan ke empat dewi kehidupan sudah memilih tuan mu dan dia lah tuan mu, bantu lah dia dan ingat raja iblis akan segera bangkit jadi kalian harus segera bersiap karena kami tidak bisa membantu kalian di pertarungan nanti "


Naga biru pun merasa kaget dengan ucapan dewi rembulan "


" kenapa dewi, bukannya tanpa para dewi aku dan si putih tidak akan bisa memusnahkan raja ibils ?"


" yaa maka dari itu kalian bersiaplah "


Dewi rembulan pun menghilang tanpa menjelaskan apa pertanyaan naga biru,


Di sisi lain wine yang sedang memperhatikan dewi rembulan dan naga biru memikirkan sesuatu tentang kekuatnya, dirinya tidak perlu khawatir lagi tentang masalah kekuatan karena naga itu sangat kuat " hmm jadi dia khodam ku, ta ku sangka ternyata diriku memiliki khodam tapi mengapa di saat pembangkitan khodam dia tidak bangkit ya, yang jelas apa dia mau membantuku, bakilah sekarang aku harus meyakinkanya bahwa diriku tidak lemah dan bukan penakut "gumam wine sembari menatap naga biru yang ada di depanya.


setelah dewi rembulan menghilang tiba tiba naga biru itu melirik wine dengan wajah mengintimidasi seakan akan dirinya lapar dan hendak ingin memakan wine ,


" hei bocah aku lapar , apa kau bersedia menjdi makanku "ujara naga itu dengan suara serak dan kasar,


serontak wine tersentak kaget akan tetapi wine tidak merasa tekut


" ha,ah apa kau lapar , makan rumput saja naga sialan, emangnya aku mangsamu sembarangan saja " wanda sambil melawan tatapan naga itu


" ha ,ah apa kau berani sekali pada ku manusia "


" kenapa tidak berani, hanya seekor biyawak kenapa harus takut "


Mereka saling menatap dan maju sealngakh demi selangkah , di antara mereka berdua tidak ada yang ingin mengalah , hingga puncaknya bibir mereka bersentuhan karan ta sadar bahwa kaki mereka melangkah dan mendekat "


" ijjb apa kau naga cabul kau , iii ini harus mandi kembang tujuh rupa owek bau bangt apa kau tidak pernah mandi naga bau "


" apa kau bilang manusia , berani sekali kau pada ku untuk apa aku mandi , asal kau tau aku adalah naga yang paling tampan di tanah suci dulu, dan banyak sekali yang jatuh hati padaku "


" hanya naga yang mau pada mu dan itunkan dulu sekarang tidak bleee "


" manusia kurang ajar "


di tengah tengah perdebatan mereka tiba tiba munculah suara dewi rembulan


" kalian berdua keluar dari dunia ku ":


dan tiba tiba wine pun sudah berada di hutan di atas batu tempat semula ia bertemu dengan dewi rembulan.


" eghh apakah aku bermipi ,dasar naga sialan"


tiba tiba terdengar suara serak dan menggelegar di bawah kaki waine, serontak wine kaget lantaran naga biru itu terinjak oleh wine, dengan tawa wine pun meloncat ke bawah batu tempat ia berdiri.


" kenapa kau tertawa , bocah tengik "


" hehe tidak apa apa , "


Akan tetapi tiba tiba tiga serangan dengan ujung tombak es melesat dengan cepat ke arah mereka berdua, serontak naga biru membetuk prisai biru sehingga ujung tombak itu tidak melukai mereka.


" berani sekali kau menyerangku, binatang rendahan "


Seketika suara raungan keras terdengar di hutan, pohon pohon yang tadinya tenang kini bergoyang dan tiba tiba munculah sekor buaya besar berwana putih di iringi dengan aura dingin yang membuat pohon dan tumbuhan di sekitar membeku ,


Wine yang sedang berdiri merasa kaget dengan hewan besar yang menuju ke arahnya itu, ini pertama kalinya wine melihat buaya yang sangat besar, hewan yang dulu di dunianya ia lindungi karena terancam akan punah,


Tapi ini terlalu besar bagi buaya normal di dunianya dulu.


" hei bocah , jika kau ingin aku menjadi khodam pelindung mu buktilanlah ke mampuanmu , lawan lah dia " ujar naga biru itu menangtang wine bertarung


" haah siapa takut, " ujar wine yang menyanggupi tantangan naga biru


Wine yang sudah terbiasa dengan buaya di dunianya dulu tentu mengetahu karkterritik buaya,


" hmm buaya tetap saja buaya haha , mari kita lihat buaya manis "


wine pun perlahan berjalan ke arah buaya yang sedang membuka mulut dan terlihat buaya itu mengeluarkan energi dan wosss sebuah es yang sangat tajam melesat ke arah wine , wine dengan sigap menghidarinya , jika saja terkena satu saja serangan buaya itu , maka nyawa taruhanya, sambil menatap buaya es wine memperhatikan kelemahan buaya , dia ingin mencoba menaiki buaya es dan menutup mulut dan mata buaya dengan sebuah tali dan kain, tapi di mana ia harus mendapatkan tali ,


Akan tetapi ada sesuata yang membuat wine penasaran pada buaya itu , wine menyadari dia atas kepala buaya tepatnya di tengah tengah kedua matanya terdapat sebuah cristal yang di sebut dengan mustika apakah itu kelemahan buaya es.


setelah menyadari kelemahan buaya es wine pun berlari dengan cepat bagaikan atlit internasyonal yng berlari kencang ke arah buaya es begitu juga dengan buaya es yang kini menyerang wine dngan es tajam dan mengeluarkan es yang lebih banyak dari sebelumnya, akan tetapi entah bagaimana mata wine memancarkan sinar biru pandangan pun terasa melambat, secara tenang wine bisa menghidari segala serangan dari buaya es, setelah wine dekat dengan buaya es , ia langsung melompat dan memutar badanyan dan melepaskan tendangan keras tepat di sebelah mustika di atas kepala buaya es, sehingga membuat mustika putih yang ada di kepala buaya itu hancur dan menewasakan buaya es,


Kejadian itu terlihat jelas oleh naga biru, dan membuat naga biru merasa kaget dan teringat kepada tuanya dahulu.


" ouh tuan ku, itu apa engaku, mirip sekali dngan tuanku " guman naga biru dalam hatinya


di sisi lain wine yang melihat ke anehan dengan matanya merasa kebingungan, dan ia merasa aneh dengan matanya.


" melambat, apa yang kulihat tadi "


akan tetapi tiba tiba terdengar suara pelan tenang dan lembut dewi rembulan


" , bagaikan air yang mengalir, angin yang berhembus, cahya rembulan yang bersinar, anak muda itu hadiah dari ku, gunakanlah.hem hem hem "


" siapa nama mu " gumam wine mencoba bertanya pada wanita yang di sebut dewi itu


" emm namaku alakstaria, bukan, orang biasa memanggil ku dewi rembulan, sampai ketemu nanti tampan "


Setelah memberikan kekuatan mata kepada wine ,semenjak saat itu dewi rembulan menghilang,


Di dunia ini ada lima dewi kehidupan salah satunya adalah dewi alakstaria biasa orang orang menyebutnya dewi rembulan.ia memegang kendali atas cahaya, kegelapan di dunia ini