Khodam

Khodam
Genderuwo : Unlock New Skill



Jilatan demi jilatan yang di terima wajah Arzan oleh Iblis Logam membuat Genderuwo tidak tahan melihatnya.


"Tolong hentika, aku mohon tolong."


Genderuwo terus memohon pada Iblis Logam supaya tidak melakukan hal yang tidak senonoh pada Arzan.


Terlihat wajah Genderuwo yang pasrah dan terlihat cemas, membuat Iblis Logam senang melihatnya.


Tiba-tiba Iblis Logam terpikirkan ide. Ia ingin lebih lama melihat wajah pasrah dan putus asa Genderuwo.


Iblis Logam tiba-tiba meraba tubuh Arzan dengan perlahan. Ia juga merlahan membuka kancing baju Arzan dari atas hingga bawah.


Genderuwo semakin tidak tega melihat Arzan yang sedang dipermainkan oleh Iblis Logam. Ia juga kembali memohon pada Iblis Logam untuk tidak melakukan hal yang diluar batas pada tubuh Arzan.


"Aku mohon, sebaiknya kau mencari wanita sebangsa denganmu. Aku mohon, aku tidak ingin Arzan trauma karena ulahmu."


"Memangnya aku peduli? Sudah aku katakan sejak awal, aku tidak tertarik dengan wanita. Aku hanya tertarik pada mahluk tampan seperti manusia ini. Aku akan menjadikannya sebagai pendamping hidupku dan melakukannya setiap hari. Huahahahahahah," jelas Iblis Logam kembali menjilat wajah Arzan.


Perasaan Genderuwo semakin tidak karuan, antara marah, kesal, sedih dan putus asa tercampur menjadi satu.


Ia juga terus memohon pada Iblis Logam untuk tidak melakukan hal aneh pada Arzan.


Namun, Iblis Logam kembali berulah. Setelah kancing baju Arzan benar-benar telah terlepas semua, ia membuka baju Arzan. Sehingga terlihat Arzan yang hanya memakai celana saja. Terlihat juga badan Arzan yang terlihat putih mulus.


"Bukan hanya wajahmu yang tampan, badanmu juga terlihat indah, aaaaaaaahhhh aku suka," ucap Iblis Logam mendesah.


Ia juga terus mengelus-elus perut Arzan sehingga membuat Genderuwo semakin kesal melihatnya.


Namun apa daya, kekuatan Genderuwo dan Iblis Logam terlihat begitu jauh sehingga ia hanya bisa diam melihat partnernya terlecehkan oleh Iblis Logam.


Iblis Logam kembali berulah. Tangannya kini sedang memegang resleting celana Arzan. Perlahan ia buka dan terlihat celan dalam milik Arzan.


Terlihat Iblis Logam semakin bergairah dan ingin melakukan hal tidak senonoh pada Arzan.


Genderuwo semakin geram. Ia sangat tidak terima keputusan Iblis Logam yang akan melecehkan tubuh Arzan. Amarah Genderuwo terlihat semakin memuncak. Dan tiba-tiba terlihat aura coklat yang perlahan keluar mengelilingi tubuhnya. Perasaannya juga tersambung ke perasaan Arzan. Sehingga mereka berdua saling mengutarakan perasaannya.


"Berani-beraninya kau memegang tubuh Arzan!" Ucapnya dengan nada yang berat dan tatapan tajam ke arah Iblis Logam.


Auranya semakin kuat, ia juga terbang mendekati Iblis Logam dengan sangat cepat. Karena Iblis Logam juga memiliki kecepatan yang tinggi, ia kemudian mengeluarkan kecepatannya untuk menghindari Genderuwo yang mendekatinya. Namun, kecepatannya mampu Genderuwo imbangi, sehingga dengan mudah ia bisa memukul wajah Iblis Logam dengan akurat.


'Buk' suara pukulan Genderuwo.


"Aaaaahhhh, kenapa bisa ia mengimbangi kecepatanku?" Iblis Logam bingung.


Arzan terlepas dari genggaman Iblis Logam dan terjatuh. Namun, anehnya gerakan Arzan sangat lambat saat ia terjatuh dari atas langit.


Kemudian Genderuwo dengan sigap menangkap tubuh Arzan dan membaringkannya di atas tanah logam.


"Kau tunggu di sini Arzan," ucap Genderuwo.


"Hati-hati Genderuwo, dan maafkan aku telah membuatmu khwatir."


Arzan memperingati Genderuwo untuk hati-hati dan jangan terlalu memaksakan diri.


Melihat pergerakan Arzan yang melambat saat terjatuh, membuat Iblis Logam curiga. Ia melirikan matanya keberbagai arah bermaksud untuk menemukan trik apa yang digunakan Genderuwo. Namun, usahanya sia-sia, Iblis Logam tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan dimanapun.


Genderuwo kemudian kembali terbang mendekat Iblis Logam dan tentunya Iblis Logam menghidar dan lari menjauhi Genderuwo.


Walaupun Iblis Logam sudah menggunakan kecepatan penuhnya, Genderuwo masih bisa mengejarnya dan mengimbangi kecepatannya.


"Kenapa, kenapa bisa kau mengejarku?" Tanya Iblis Logam sedikit panik.


Genderuwo hanya tersenyum sinis dan kembali melancarkan serangannya. Namun, Iblis Logam masih bisa menghindari serangan Genderuwo.


'PANAH LOGAM!'


Muncul sebuah panah logam yang kemudian mengejar Genderuwo. Namun, kecepatan panah logan tersebut sangat lambat sehingga membuat Genderuwo dengan mudah menangkap dan menghancurkannya.


"Apa ini? Kau sedang bermain-main denganku kah?" Tanya Genderuwo dengan tatapan sinis.


"Kenapa, kenapa panah logamku sangat lambat?"


Iblis Logam sangat bingung dengan kecepatan panah logam miliknya. Namun, tidak menyerah begitu saja, Iblis Logam kembali merafalkan mantera.


'SERIBU PANAH LOGAM'


Keluarlah panah logam yang begitu banyak. Panah logam tersebut terbang mengarah ke arah Genderuwo dengan kecepatan yang lambat pula.


Sehingga seribu panah logam bisa dengan mudah Genderuwo hancurkan.


"Kau masih mau bermain-main denganku?" Tanya Genderuwo memandang rendah Iblis Logam.


Lagi dan lagi Iblis Logam dibuat terkejut. Ia tidak tahu harus apa lagi. Semua kekuatan dan rencananya berantakan akibat pikirannya yang tidak karuan.


Memang sekarang kekuatan Iblis Logan dan Genderuwo bisa dibilang seimbang, bahkan bisa dibilang Genderuwo sedikit unggul.


Namun, perlahan Genderuwo merasakan tubuhnya yang semakin lelah. Ia berusaha dengan cepat menghabisi Iblis Logam sebelum dirinya benar-benar melemah.


Pukulan demi pukulan Genderuwo berikan pada Iblis Logam, sehingga terlihat Iblis Logam kewalahan dan terlihat bonyok di berbagai area tubuhnya.


Namun, saat akan kembali memukul, tiba-tiba Genderuwo merasakan sakit yang luar biasa hingga pukulan terakhir tidak terasa oleh Iblis Logam.


Genderuwo terdiam, dirinya terus merasakan kesakitan, namun ia terus menahannya. Karena ia harus segera menghabisi Iblis logam dan tidak ingin Iblis tersebut kembali mengambil tubuh Arzan.


Namun, Iblis Logam terkapar di bawah dan tidak bisa bergerak lagi akibat serangan bertubi-tubi Genderuwo.


Terus memikirkan apa yang akan terjadi jika ia tidak menghabisi Iblis Logam, Genderuwo mengeluarkan kekuatan penuhnya yaitu serangan batu besar yang siap menindih Iblis Logam.


Terlihat batu besar yang melayang di atas dan terlihat juga tubuh Iblis Logam yang terkapar di bawah batu yang sedang melayang tersebut, membuat Genderuwo segara melancarkan serangannya.


Karena kekuatan dan energinya sudah terkuras habis, ia tidak bisa menggerakan tubuhnya dan hanya pasrah menerima serangan tersebut.


Batu raksasa yang melayang pun terjatuh dengan sangat cepat mengenai tubuh Iblis Logam, sehingga perlahan tubuh Iblis Logam terurai dan menghilang.


Genderuwo yang mengeluarkan kekuatan penuhnya juga langsung merasakan kesakitan dan seketika sesuatu yang terlihat transparan seperti bola menyusut hingga masuk ke dalam tubuh Genderuwo.


Bola transparan tersebut adalah kekuatan baru Genderuwo, lebih tepatnya ruang yang diciptakan untuk memperlambat pergerakan apa saja yang berada di dalam ruangan tersebut.


Dan seketika Genderuwo juga menghilang lebih tepatnya masuk ke dalam tubuh Arzan.


.


To Be Continued.


.


.


.


JANGAN LUPA DUKUNG TERUS NOVEL "KHODAM" DENGAN CARA LIKE, SHARE VOTE DAN JADIKAN NOVEL FAVORIT. JANGAN LUPA JUGA TINGGALKAN JEJAK DENGAN CARA BERKOMENTAR DI KOLOM KOMENTAR.


.


DUKUNGAN KALIAN ADALAH SEMANGAT BAGI KAMI