
suara aungan serigala kembalin terdengar sangat keras, dengan di ikuti beberapa serangan petir yang menyambar dari langit langsung mengarah wine,
"tidak salah lagi ternyata serigala putih bintang satu," ujar darwa yang sedang menyalurkan kekuatanya kepada wine.
" hmm, ternyata binatng dengan bintang tinggi juga ada di dunia ini, " ujar wine dengan senyum sinis menatap serigala putih.
Ta lama wine pun memasang kuda kuda, dengan seketika melesat dengan cepat ke arah serigala putih yang menggeram ke arahnya,
Akan tetapi ternyata serigala itu tidak selemah yang wine kira,serigala itu berhasil menghindari serangan wine yang sangat cepat itu,
Serigala itu kembali menggeram, ta lama ia mengangkat mulutnya ke langit, seketik suara mengaung pun terdengar sangat kencang, di iringin beberaoa petir yang mengantam ke arah wine, akan tetapi, lagi lagi wine berhasil menghindarinya,
Seketika suasana di sana di penuhi dengan suara ledakan, kilatan cahaya ,yang menggema di seluruh hutan hingga membuat binatang yang ada di sekitarnya berlari ketakutan,
Di sisi lain wain yang menatap ke arah serigala itu, dengan tatapan tajam, ta lama ia pun menggunakan kekuatan mata yang di berikan oleh dewi rembulan, wine pun memeprhatikan serigala berbulu putih,itu sambil menghindari arus petir dengan tegangan tinggi yang di ciptakan oleh serigala itu, satu serangan saja bisa membuat dirinya hancur menjadi debu.
Setelah sekian lama wine, meloncat ke sana kemari,untuk menghindari serangan serigala putih itu, mebuat serigala itu tampak kesal, lantaran wine sangat lah lincah ta ada satu pun serangan serigala putih yang mampu mengenai wine,
" ketemu," ujar wine dengan senyum yakin terukir di wajahnya
tiba tiba wine pun terhenti, sambil memasang kuda kuda , menunggu serangan selanjutnya yang akan di lontarkan serigala putih itu.
" darwa keluar lah dulu jangan lah ikut campur, aku ingin mencoba sesuatu" ujar wine kepada darwa,
Mendengar perkataan itu membuat darwa terkejut, apakah bisa mengalahkan raja serigala putih bintang satu itu tampa tambahan kekuatan dari darinya ,akan tetapi darwa pun menuruti apa keinginan tuanya, ia ta berhak menolaknya.
" ta-pi, tuan, hmm, baik lah " ujar darwa
Darwa pun kembali keluar dan ta mengganggu pertarungan wine bersama serigala putih itu.
Srigala itu kembali mengeram ke arah wine lantaran,dirinya merasa kesal karna serangan yang ia lontarkan tidak dapat mengenainya, ia pun memtuskan untuk menyerang langung dengan cakar tajamnya.
serigala putih itu pun , berlari dengan cepat mengarah wine, sedangkan wine ia masih berdiri dengan kuda kuda yang ia pasang, dengan memegang pedang yang masih menempel di sarung pedangnya, kuda kuda yang ia pasang bagaikan seorang samurai yang bersiap menebas musuhnya.
Ta lama mereka pun bertabrakan , seketika terdengar suara gesekan pedang yang menebas benda keras, di iringi suara raungan serigala yang kesakitan,
wine pun memasukan kembali pedang yang ia keluarkan, dengan senyum puas ia melihat serigala yang merangung kesakitan.
wine mrasa puas dengan tehinik yang ia kelurakan, tehnik yang wine gunakan adalah tehnik samurai dari jepang pada saat di dunianya dulu ia ta sengaja belajar tehnik memegang dan menyerang musuh menggunakan pedang samurai jepang. pada saat ia berhadapan dengan serigala wine seketika terpintas untuk menggunakan tehnik itu, di karnakan tehnik itu sangat epesien,dalam berhadapan satu lawan satu wine memasang kuda kuda sambil membaca pergerakan dari serigala itu, setelah membaca kemana arah serigala itu akan menyerang dengan sekilas wine pun mengarahkan serangan itu ke titik buta lawan sehingga membuat lawan seketika ta berkutik dengan serang wine.
terdengar raungan serigala menggema di tengah hutan, serigala itu terlihat kesakitan dengan luka yang wine buat di bagian perut, ia merasa pasrah akan apa yang akan terjadi di sini, serigala itu terlihat pasrah melihat wine menghampirinya,
" hmm, kau sangat kuat sekali , sampai membuat ku kewalahnan " ujar wine di hadapan serigala besar putih, sambil membalikan badan akan tetapi setelah ia berbalik terdengar suara.
" kau juga sangat kuat, manusia "
" kau,bisa berbicara " ujar wine dengan rasa terkejut
" hagh, grrr, emngnya hanya manusia saja yang bisa berbicara " ujar serigala putih itu dengan kesal pada wine yang tampak bodoh karna ta tau ,bahwa ada binatang yang dapat berbicara seperti dirinya
" grrr, sebnarnya apa tujuan mu manusia, datang ke tengah hutan, " tanya serigala putih
" haha, hmm, sebnarnya aku sedang mencari sebuah tanaman, teratai mereah " ujar darwa sambil berpose memegang dagu dengan tanganya
" grr, teratai merah, "
" hei, apa kau tau, " ujar wine yang berteriak pada serigala itu,
" grrrrr, diam, tidak ada gunanya aku memberi tahumu, toh aku akan mati sebntar lagi, " serigala dengan pasrah akan nyawanya
" hmm, ramuan, yang di berikan tetua suku ini apa bisa menymbuhkan serigala ini ya " gumam wine
" hmm, aku bisa menyebuhkanmu jika kau bisa menujukan di mana teratai merah berada " ujar wine yang memebrikan penawaran kepada serigala putih itu
Padahal wine masih ragu apaksh ramuan itu bisa menyebuhkan serigala itu,
Seketika serigala putih pun melotot ke arah wine, dengan penuh harapan.
" apa benar menusia, jika kau bisa menyembuhkanku aku akan, mengabdi padamu, maka sembuhkan lah aku, " ujar serigala itu tampak penuh harap pada wine
" hmm, sangat berharap sekali " gumam wine
"; bagai mana kalau kau beri tahu aku dulu, dimana berada teratai merah itu hehe " ujar wine dengan senyum licik terukir di wajahnya
" tanaman itu ada di portal terlang cepat sembuhkan aku, aku akan mengantar mu ke sana " ujar serigala dengan bersemangat menatap wine
" aku juga tau itu ada di portal terlarang hgghh tapi tidak ada salahnya aku mencoba menggunakan ramuan itu " gumam wine
" hgh, baik lah, "
wine pun mengeluarakan sebuah ramuan di sakunya, yang di berikan oleh paman petinggi suku, ia sendiri tidak tau apakah, ramuan ini bisa semanjur itu, akan tetapi wine berpikir kembali bahwa dirinya berada di dunia lain jadi, apa pun bisa terjadi di sini.
ta lama ia pun membuka tutup ramuan itu yang terbuat dari kayu, lalu ia menuangkanya ke dalam mulut serigala yang di penuhi dengan taring tajam dan besar, seketika cahaya putih ke emasan mengelilingi serigala putih itu, bulu bulu halus terombang ambing dengan lembut bagaikan tertiup angin,
Seletika sayatan yang di sebabkan serangan wine secara perlahan menyatu dengan sempurna menyembuhkan serigala putih itu,
Ta lama serigala itu pun kembali berdiri dan mengaung, seketika suasana di sana kembali hangat, layaknya matahari yang baru teribit.
" terimakasih, kau telah menyelamatkan ku , seperti janjiku aku akan mengabdi padamu, tuan" ujar serigala putih itu.