
Setelah kejadian itu wine pun memutuskan untuk kembali pulang , lantaran sudah 10 hari ia berada di hutan,dan takut membuat ibunda tercintanya khawatir,
sedangkan naga biru, ia kembali muncul dan menghampiri buaya yang sudah mati, dan ia mengabil pecahan mustika putih itu dan kembali menghilang.
" tuan , mau ke mana kita "
mendengar ucapan itu dari naga biru wine nampak heran dan bertantnya,
" kenapa , tiba tiba kau memanggil ku seperti itu naga bau, "
" tiadk apa, aku hanya di pertintahkan oleh dewi untuk melayanimu, bocah ehh maksudku tuan " .
" haha, baik lah, siapa namau naga "
" nama hamba darwa , salah satu naga terkuat di alam nirwana tuan,"
" baiklah, darwa mohon bantuanya ya,kita saat ini akan pulang ke rumah ku, "
" baik lah tuan "
Setelah wine membuktikan kemapuanya darwa sang naga biru pun memutuskan mulai saat ini ia akan melayani wine sebagai tuannya yang baru dan membatunya dalam pertarungan nanti dengan raja iblis.
sampai lah wine menuju gerbang masuk kota, seperti biasa wine di cegat oleh sekumpulan anak yang sering membuli wine ,yaitu arlan dan teman temanya,
" anak sampah, habis berlatih ya, haha kalo sudah jadi sampah tetap saja sampah, haha , "
wine pun tidak menanggapi apa yang mereka katakan dan melanjutkan jalanya , akan tetapi aralan menghalangi wine dan arlan berkata tidak sopan tetang ibu dan keluarganya, bahkan arlan menyebut mendiang ayahnya sebagai sampah, perkataan itu membuat wine merasa kesal dan mengelurkan kekuatanya, yaitu kekuatan naga biru, akan tetapi ada yang aneh energi yang keluar kali ini.
Kekuatan naga biru yang wine keluarkan beserta rasa amarah membuat auranya menjadi tajam dan kuat ,hingga membuat aralan beserta teman temanya, bertekuk lutut karna ta tahan dengan aura mengintimidasi yang keluar, wine yang berdiri dengan tatapan membunuh membuat arlan beserta kawan kawan ketakutan,
" kau boleh menghina ku tapi jangan kau bawa keluarga ku, jika kau mengina keluarga ku lagi hanya ada satu untuk mu, " maati " ujar wine dengan tatapan kebencian selama ini ia taha .
Setelah mngatakan itu wine pun kembali melajutkan perjalanan meninggalkan arlan dan teman temanya ,
Arlan beserta kawan kawan terheran heran wine yang dulunya adalah sampah dan tidak bisa membangkikan khodam kenapa sekarang bisa sekuat ini ,
mereka pun menatap punggung wine yang kini sudah menjadi kuat, dan mereka tidak mampu untuk melwanya.
Sesampainya wine di rumah wine di kejutkan dengan sang ibu yang sedang menangis karna cacian dari ibu ibu sekitar, lantaran mengatakan bahwa suami dan anak ayu itu adalah sampah , dan pengecut
Dan ternyata anak dari arman sedang menunggu dirinya dengan kata kata kasar dan kotor menangtang wine untuk bertarung hidup dan mati.
reed yang tidak terima dengan perlakuan wine kepada ayahnya yang telah berani melawan sang ayah , dan itu merupakan sebuah penghinaan bagi dirinya.
Reed yang merupakan murid dari perguruan tapak wangi ,salah satu lima perguruan dan ia merupakan anak jenius yang menjadi kebanggaan bagi perguruananya itu mustahil untuk di kalahkan oleh wine , banyak dari waraga yang mendukung reed ,bahkan ada yang menginginkan wine beserta ibunya mati.
Wine pun berencana untuk menerima tangtanngan itu ,
" bagiklah kali ini aku tidak akan diam, hmm siapa yang akan mati, mari kita lihat, "gumam wine dengan tatapan tajam menyort dengan niat membunuh serta emosi yang sealama ini ia tahan.
" jangan anak ku, jangan hadapi mereka, biarlah mereka nak , ibu tdak mau kehilangan mu"ujar ayu yang melarang wine karan khawatir pada anak semata wayangnya itu,
" maaf ibunda, ibu tidak usah khawatir, aku tidak akan mati semudah itu, lagi pula aku sudah berlatih dan sudah cukup kuat untuk menghadapi para bajingan itu"
Setelah mendengar perkataan wine, ia merasa ta bisa menghntikan wine ,sang ibu tanpa berkata apa apa ia pergi ke kamar dan ia mengabil sebuah pedang dengan ukiran kepala naga bercorak emas, dan ia kembali menghampiri wine ,
" anaku , ini adalah sejanta yang biasa di bawa oleh mendiang ayahmu, ibu selalu menyimpanya dan ini setidanya bisa meringankan kerinduan ibu , bawa lah pedang ini untuk mewakili ayahmu dan untuk berjaga jaga." ujar lirih ayu dengan air mata yang menetes di wajahny, ayu sudah terlalu lama menderita wine memutuskan untuk mengakhiri penderitanya itu,
wine pun secara perlahan mengabil pedang dengan ukiran naga bercorak emas itu.
" baik lah ibu, ibu tenang saja aku pasti akan membunuh mereka " ujar wine dengan nada percaya diri.
sang ibu pun ta bisa berkata kata iya hanya bisa melihat sang anak tercintanya membalikan punggung dan pergi solah olah ini akan menjadi pertemuan terakhir,
" semoga kau di lindung oleh tuhan pemilik semua kekuatan nak, doa ibu tertuju padamu " gumam ayu dengan mengepalkan tanganya berdoa pada tuhan yang maha kuasa ,
Sesampainya di sana wine di sambut dengan cacian dan makian orang orang yang berada di sana , dan di panggung terdapat reed yang tersenyum sinis dan berteriak.
" hahah, anak pelacur sudah tiba menuju ajal, hahah wine, kau sudah telalu lama menjadi sampah kini akan ku akhiri sampai di sini, haha" tertawa keras dengan di iringi suara warga sekitar yang berteriak " MATI MATI " SECARA Berulang.
Wine yang berdiri sendiri di bawah pangung dengan mata yang sangat tajam dengan niat membunuh, replex mencabut pedang yang ada di tanganya dan melesat dengan kecepatan yang gila, dan langung mengarah ke titik buta yaitu leher dan menebas tpat di leher reed yang mubat kepala reed terjatuh dan menymburkan darah segar.
Seketika suasana di sana menjadi hening lantaran ta percaya anak sampah yang selalu diremehkn kini menjadi monster yang mencabut anak dari perguruan tekemuka di benua raina,
Di sisi lain arman yang tercengang melihat anaknya yang mati tanpa perlawanan, merasa ta percaya,seketika emosinya seakan akan meledak dan serotak menyerang wine dengan kekuatan dan tehnik penuh , secara membabi buta.
Seketika terjadilah pertarungan sengit di antara mereka, akan tetapi kini telah berbeda yang dulunya wine kewalahan dengan serangan yang di berikan arman tapi kini ia merasa serangan arman itu sangat mudah untuk di baca ,
" bagai mana anak sepertimu yang tidak bisa membangkitkan khodam bisa membunuh anak ku , kau seharusnya tetap menjadi sampahhhhaaah " teriak arman dengan emosi yang meledak
" apa , kau kira aku tidak memiliki kohdam tunggu " ujar pelan di hadapan arman yang sedang menyerang wine secara membabi buta.
Seketika wine berhenti dan memejamkan mata " sang naga buru keluar lah dan tunjukan dirimu "
" baiklah tuan ,nama ku darwa jangan lupakan itu tuan ku "
Wusss, Seketika wine di kelilingi cahaya biru yang di penuhi kekuatan yang besar, aura yang sangat kuat menekan semua orang yang berada di sana, hingga membuat semua orang di sana terpaksa berlutut termasuk arman, secara perlahan wujud dari darwa pun terbentuk, kemunucal khodam wine membuat semua orang yang berada di sana merasa terkejut, anak yang dulunya di anggap sampah karna ta bisa membangkitkan khodam kini memiliki khodam yang sangat kuat. Kohdam naga biru,