Khodam

Khodam
Iblis Logam



Genderuwo membawa tubuh Arzan pergi sejauh mungkin dari hadapan iblis tersebut.


Dirasa cukup jauh dan cukup aman dari kejaran iblis, Genderuwo menurunkan tubuh Arzan.


"Kau mau pergi kemana jin khodam?" Tanya Iblis santai yang tiba-tiba berdiri di belakang tubuh Genderuwo.


Hal itu membuat Genderuwo dan Arzan terkejut. Karena Genderuwo merasa telah meninggalkan iblis tersebut sejauh mungkin.


Dengan sigap Genderuwo kembali mengangkat tubuh Arzan dan kembali membawanya pergi sejauh mungkin dari iblis tersebut.


Namun, lagi dan lagi iblis tersebut menyapa dari belakang tubuh Genderuwo sesaat setelah Genderuwo berhenti berlari.


Sehingga hal itu kembali membuat Arzan dan Genderuwo terkejut.


Lagi dan lagi, Genderuwo mengangkat tubuh Arzan dan membawanya pergi menjauhi iblis tersebut. Namun, Lagi dan lagi iblis tersebut berdiri di belakang tubuh Genderuwo dan menyapa mereka.


Hal itu berulang beberapa kali, sehingga membuat Genderuwo sedikit putus asa dibuatnya.


"Sebenarnya, Apa yang kau inginkan?" Teriak Genderuwo kesal.


"Mudah saja, aku hanya ingin tubuh anak ini," ucap iblis yang tiba-tiba memeluk tubuh Arzan dari belakang sambil terbang.


Arzan sangat terkejut saat tubuhnya tiba-tiba dipeluk oleh iblis tersebut. Walaupun terlihat tenang, sebenarnya Arzan begitu banyak mengeluarkan keringat dingin dari tubuhnya.


Melihat Arzan yang tiba-tiba dipeluk iblis, membuat Genderuwo dengan sigap mendekati Arzan bermaksud untuk menolongnya.


Namun, iblis tersebut berkata jika Genderuwo mendekati mereka walaupun itu 1 centimeter, iblis tersebut akan memenggal kepala Arzan.


Tidak ingin partnernya kenapa-kenapa, membuat Genderuwo bingung apa yang harus dirinya lakukan.


"Aku iri dengan wajah tampanmu ini," ucap Iblis sambil mengelus-elus wajah Arzan.


"Sangat menggairahkan bukan, mengelus-elus wajah tampanmu ini," tambah iblis dengan suara yang sedikit mendesah.


"Aaaaaaaahhhhh," desah iblis tersebut sambil terbang ke atas langit.


Arzan pun terlepas dari perlukan iblis, seketika Genderuwo langsung mendekat dan melindungi tubuh Arzan.


"Aaaaaaahhh~," iblis tersebut kembali mendesah" sangat Sulit dipercaya, jin khodamu ternyata memiliki wajah yang jelek.


"Apa kau tidak memiliki cermin hei iblis!" Teriak Genderuwo yang tidak menerima ucapan iblis karena wajah iblis juga yang terlihat jelek dan buruk rupa.


"Aaaaaaahhhhh~." Iblis tersebut kembali mendesah.


"Maksudmu wajahku ini jelek?!" Tanya iblis tersebut santai.


"Huahahahahah. Aku sang iblis logam adalah titisan dewa ketampanan, dan aku adalah iblis tertampan yang pernah ada di dunia ini," ucapnya sambil merubah penampilannya menjadi seorang pria tampan tanpa sehelai kain di tubuhnya.


"Lihatlah, wajahku yang rupawan, tubuhku yang sixpack bak roti sobek dan tongkatku yang super gagah ini. Apa kau tergoda hei anak manuisa?" Tanya iblis logam sambil berpose bak binaraga.


Tetapi, Genderuwo dan Arzan malah terdiam cuek saat menatap ke arah iblis logam tersebut.


"Apakah dia iblis cabul?" Tanya Genderuwo dengan eksprei datarnya.


"Sepertinya begitu," jawab Arzan datar.


Melihat ekspresi Arzan yang biasa saja membuat iblis logam tersebut merasa sakit hati.


"Apa kau mencampakkanku?!". Tanya iblis logam menatap tajam ke arah Arzan.


"Apa yang kau inginkan sebenarnya hah?" Tanya Genderuwo sambil melindungi tubuh Arzan.


"Aku tidak peduli denganmu buruk rupa, sebaiknya kau cepat menghilang dan tinggalkan partnermu itu!" Perintah iblis logam pada Genderuwo dengan ekspresi yang kesal.


"Ahhhhh~ benar juga, aku tidak peduli lagi dengan bebas dari dunia ini. Sekarang aku memiliki rencana baru ahhhhh~," ucapnya sambil mendesah.


"Aku akan membunuh jin khodam itu dan kau akan menjadi pasangan hidupku di dunia ini. Pada akhirnya kita berdua akan hidup bahagia. Hanya ada kita berdua di dimensi ini, sangat menggairahkan bukan," ucap iblis logam tersebut sambil mendesah kegirangan.


"Dan kau sangat beruntung manusia, seandainya wajahmu tidak setampan ini, aku pasti sudah membunuhmu sejak awal," tambah iblis logam tersebut.


Mendengar kata demi kata iblis logam, membuat Genderuwo marah dan berjanji akan selalu melindungi Arzan.


"Sebaiknya kau mati saja buruk rupa!" Ucapnya kesal.


Melihat iblis logam yang terbang mendekati mereka berdua, membuat Genderuwo langsung sigap membawa Arzan pergi manjauhi Iblis logam tersebut.


Namun, iblis logam tersebut kembali mengejar Genderuwo walaupun gerakannya sedikit melambat dari sebelum ia berubah wujud seperti manusia.


"Sepertinya kita sudah agak jauh darinya," ucap Arzan yang badannya diangkat oleh Genderuwo.


"Apa kau yakin, yang aku takutkan iblis logan tersebut sedang menunggu kita di tempat tujuan kita pergi," jelas Genderuwo.


Namun, Arzan menjelaskan bahwa pergerakan iblis logam tersebut terlihat sedikit melambat dari sebelum ia berubah wujud.


Arzan juga menyimpulkan dua kemungkinan dari perubahan wujud iblis logam tersebut.


Yang pertama perubahan wujudnya yang menjadi manusia itu, membuat energinya terkuras banyak. Dan yang kedua, dalam wujud manusia tersebut kemampuannya menjadi lemah tidak sekuat wujud aslinya.


"Kalian mau lari kemana hah?" Ucap iblis logam sambil terbang mengejar Genderuwo dan Arzan.


Melihat iblis logam yang semakin mendekat, membuat Genderuwo kembali pergi membawa Arzan.


"Sialan, menggunakan wujud ini memang sangat merepotkan. Apalagi kekuatan yang aku keluarkan sangat tidak maksimal."


Saat dalam perjalanan mengejar Genderuwo yang membawa Arzan, terlihat dari arah depan mangsa yang ia incar sedang berdiri terdiam tanpa adanya Genderuwo di sampingnya.


Hal itu menbuat Iblis Logam senang bukan main dan mempercepat speed terbangnya.


Namun, saat terbang menghampiri Arzan, tiba-tiba tembok yang terbuat dari tanah muncul dari arah bawah yang kemudian tembok tersebut mengenai perut sixpack iblis logam. Hal itu membuat Iblis Logam merasakan kesakitan.


"Sialaaaaan!" Teriak Iblis Logam.


Dirinya juga langsung merubah wujudnya kembali ke wujud semula.


"Kau tidak akan bisa lari dariku jin khodam buruk rupa!"


Iblis Logam marah bukan main, dirinya kemudian mendekati Arzan dan menangkapnya yang kemudian membawanya terbang ke atas langit


"Genderuwo!" Teriak Arzan yang terkejut saat tubuhnya dibawa terbang oleh Iblis Logam.


"Huahahahahaha, Keluar kau Jin buruk rupa!" Perintah Iblis Logam yang melirik matanya keberbagai arah.


"Sial, aku kecolongan!" Gumam Genderuwo panik.


Dirinya juga menyesal sudah meninggalkan Arzan menjauh darinya.


Tidak tahu harus bagaimana lagi, Genderuwo memunculkan dirinya dengan wajah yang pasrah.


"Bagus, keluar juga kau."


"Lepaskan Arzan. Aku berjanji akan menyerahkan diri jika kau melepaskannya," ucap Genderuwo pasrah.


"Hah?, Aku tidak membutuhkanmu jin buruk rupa. Yang aku butuhkan adalah tubuh mulus dan wajah rupawan anak ini," ucap Iblis Logam sambil memegang wajah dan menjilat wajah Arzan.


"Tolong hentikan aku mohon," pinta Genderuwo untuk menghentikan perbuatan tidak senonoh Iblis Logam.


.


To Be Continued


.


.


JANGAN LUPA DUKUNG TERUS NOVEL "KHODAM" DENGAN CARA LIKE, SHARE VOTE DAN JADIKAN NOVEL FAVORIT. JANGAN LUPA JUGA TINGGALKAN JEJAK DENGAN CARA BERKOMENTAR DI KOLOM KOMENTAR.


.


DUKUNGAN KALIAN ADALAH SEMANGAT BAGI KAMI