Khodam

Khodam
penawar racun untuk pemipin suku api



Wine pun tersenyum dan membantu raden wahna untuk berdiri dan memapahnya, orang orang yang berada di sana bermaksud untuk membantu mereka akan tetapi wine berteriak " berhenti " dengan rasa amarah yang telah mereka lakukan pada keluarga wine,ia tidak membiarkan para orang orang itu membatu mereka.


hingga orang orang pun mngurungakn niatnya dengan rasa bersalah orang orang yang sudah membenci wine dan keluarganya mengikuti wine dan arman dengan rasa penyesalan karna apa yang mereka perbuat,


Wine dan raden wahna pun kembali pulang menuju rumah , ayu ibunda wine,


Di sisi lain ayu yang sedang berdiri dengan rasa cemas terhadap wine dan dengan doa doa yang telah ia lakukan, agar anak semata wayangnya itu selamat,


Karna rasa khwatir dengan anak semata wayangnya wine, ibunda ayu Ia sampai meminta tolong raden wahna untuk melindungi wine, itu lah alasan kenapa raden wahna berada di sana, ia bermaksud mengawasi pertarungan itu jika wine dalam ke adaan bahaya raden wahna bisa menolong wine secara diam diam, karna jika pertarungan hidrantara pertarungan hidup dan mati, di ganggu maka orang itu akan di hukum dengan di maskukan ke dalam portal terlarang.


Akan tetapi kejadian tidak terduga terjadi hingga terjadilah pertarungan yang di luar prediksi raden wahna


rasa kawatir yang sangat besar mengebu gebu di pikiran ayu , akan tetapi rasa cemas dan khawatir itu telah berakhir dengan kemunculan wine yang sedang memapah raden wahna, dengan berjalan terpincang pincang, melihat kedatangan mereka serontak ayu berlari dan memeluk wine .


" apa kau tidak apa anak ku " ujar ayu dengan rasa khawatir yang sangat besar ,memeluk wine dan memjamkan matanya dengan air mata te terbndung keluar di bola matanya,


ayu pun membuka matanya, ia menyadari orang orang yang selama ini membenci dan mengaggap keluarga mereka sebagai aib, semuanya berkumpul di kediamanya, ayu pun menoleh pada raden wahna dan wine, seolah bertanya , pada wine dan raden wahna, mereka pun mengerti maksud ayu , akan tetapi belum sempat wine dan raden wahna menjelaskan salah satu dari mereka , maju dan menjelaskan bahwa , mereka sangat menyesal atas perbuatan yang telah mereka lakuna .


setelah mereka mngetahui kebenaran dari raden wahna mereka merasa sangat bersalah maka dari itu mereka bersedia melakukan apa pun bahkan untuk mati sekalipun akan di lakukan jika itu bisa membuat mereka di maafkan


sambil membungkuk meminta maaf kepda ayu.


Akan tetapi ayu tersenyum dan brkata dengan lembut


" angakatlah kepala kalian semua, aku sudah memafkannya , walaupun sulit tapi, aku sudah mengetahui,bahwa kalian hanya di manfaatkan. Yang lalu biarlah berlalu," ujar wije dengan rasa bercampur adauk ta tertentu


Mendengar ucapan ayu para warga nampak sedih dan menangis ,


sedangkan wine dan raden wahna hanya bisa saling menatap dan tersenyum,


" ibunda ,aku lapar " ujar wine dngan senyum yang manis dan bertingkah seperti anak kecil memanggil ibunya,


Setelah kerumunan itu bubar ayu dan wine pun membawa raden wahna untuk masuk kedalam kediamanya.


" hmm, akhirnya suku api sudah kembali tenang, " seruan hati radren wahna


kerajaan sari wangi terdapat kota yang di namakan kota lima elemen , karna kota ini memiliki lima suku yang memilki nama elemen masing masing, suku yang ada di kota ini di bagi menjadi lima suku yaitu, suku api, suku air, suku tanah, suku angin, dan suku petir,


Akan tetapi hubungan satu kota ini tidak lah rukun, suku suku di kota ini memiliki konflik yang tidak dapat di selesaikan ,hingga membuat wali kota kebingungan, dengan hubungan suku suku di kota ini.


kota lima elemen di bagi menjadi lima wilayah, dan di pimpin oleh petinggi petinggi suku seperti arman , yang menjadi pemimpin suku sementara suku api ,akan tetapi semenjak kedatangan raden wahna suku api kini di pimpin oleh raden wahna.


Konflik yang ada di kota lima elemen ini sudah lama, dan berasal dari leluhur mereka,


Acara ini di adakan satu tahun sekali, di sisi lain raden wahna di buat kebingungan dengan acara ini, ia kawatir di acara ini suku lain mengetahui bahwa ayahnya sang pemipin suku api sedang terbaring lemas, bila sampai di ketahui oleh suku lain takutnya bisa menjadi ancaman bagi suku api, raden wahna sudah memanggil berbagai dukun untuk mengobati sang ayah akan tetapi hasilnya nihil sang ayah belum juga siuman,


Di sisi lain wine yang sedang membantu ibunya ayu untuk memperbaiki pagar rumahnya, akbat pertarunganya bersama arman tiba tiba di kepalanya mengema suara lembut dari perempuan yang berkata.


" teratai merah berada di portal terlarang datanglah dan temui aku sendiri "


Serontak itu membuat ia kaget dan terhenti sejenak,


" ada apa nak, " ujar ayu yang sedang membawakan minum untuk mereka minum di halaman depan rumah mereka.


" tidak apa bu " urar wine sambil merapikan kayu yang ta terpakai


" baiklah nak minum dulu nih nak, ibu bawa singkong rebus " ajak ayu


" asik enak tuh, " wine pun melepas palu yang ada di tanganya dan menghampiri ibunda yang duduk di depan rumah.


Ta berselang lama raden wahna pun datang dengan burung elang hitam yang terbang di langit


" pantas saja tercium aroma teh yang sangat harum di atas sana ternyata di sini toh asal aroma ini haha " ujar gurau dengan nada meledek raden wahna


" haha betul sekali paman , teh buatan ibuku memeng sangatlah harum dan enak " ujar wine yang menimpali perkataan raden wahna


" betul sekali, "


" kang mas , ada apa ? Kelihatanya kang mas kelelahan sekali, muka kang mas sangat pucat apakah ada masalah " tanya ayu dengan kahwatir


" tidak nyai, aku hanya sedang merasa pusing saja, dan penat " jawab raden wahana dengan raut waja yang pucat dan penat


" emangnya ada masalah apa kang, ayu buatin kopi ya " ujar ayu menawarkan segelas kopi pada raden wahna


" terimaksih nyai, tadi ada dukun untuk mengobati ayah ku , akan tetapi dukun itu berkata, umur ayahku tidak lah lama lagi, karna racun yang ada pada tubuh ayahku sudah menyebar ke seluruh tubuhnya, dan tinggal menunggu waktu saja "


" hmm, yang sabar ya kang , yang hanya bisa kita lakukan hanya lah berdoa untuk kesembuhan tuan armada."


" apakah tidak ada dukun atau obat yang bisa menangal racun itu kang," tanya ayu dengan rasa penasaran


" sebnarnya ada, sutatu tanaman yang mungkin dapat menyembuhakn segala penyakit dan racun, akan tapi itu sungguh mustahil untuk menemukanya, aku sudah mencari ke seluruh hutan yang ada di benua raina , akan tetapi tidak ada, yang mendengar dan melihatnya.aku sendiri sudah mencari kemana mana akan tetap saja hasilnya nihil."


" emang obat apa itu paman hingga obat itu sangat langka?" tanya wine sambil memakan sepotong singkong


, " haha kamu ini, ini bukanlah sebuah obat, tapi tanaman, yang dinsebut teratai merah, "