I'm Not Barren

I'm Not Barren
Kekejaman Adam.



"Hei,katakan siapa kau?"


Adam menatap pria yang sedang berada didepan nya dengan tajam dan memain-mainkan pisau yang ada ditangan nya.


Pria itu adalah orang yang ditangkap oleh anak buahnya saat Kevin dan orang tua nya datang untuk melamar adik nya.


Dia kira ada apa saat anak buahnya melapor dengan tergesa-gesa.


Saat pria itu keluar dia mendapati seorang pria asing sedang ditahan oleh anak buah nya.


Menurut mereka pria itu mencurigakan karena mondar mandir diarea rumah nya.


Dengan cepat Adam memerintah kan anak buahnya untuk membawa pria itu dan menyekap nya.


Jika saja hari itu bukan hari penting untuk adik nya pasti saat itu juga dia akan langsung mengintrogasi pria asing itu.


Setelah memerintah kan anak buah nya untuk menyekap pria itu,dia harus kembali membicarakan hari dan tanggal pernikahan adik nya.


Entah siapa yang berani mengirim kan mata-mata untuk mengintai kediaman nya.


"Katakan dengan jelas,siapa yang membayar mu untuk memata-matai ku?"


Tanya nya kembali.


"Tuan,saya bukan mata-mata.saya hanya diminta mencari orang."


Kata Pria yang sudah babak belur dihajar oleh anak buah nya.


"Tidak mau mengaku?"


Adam menancap kan pisau yang dipegang nya diatas meja.


"Benar tuan,saya hanya di bayar untuk mencari seorang wanita?"


Kata pria itu dengan ketakutan.


Selama hidup nya bekerja mencari orang belum pernah dia menghadapi hal seperti itu.


"Siapa?"


Adam menatap pria itu dengan tatapan membunuh.


Pria itu hanya diam,itu adalah rahasia dalam pekerjaan nya.


Tidak boleh menyebut kan siapa yang dicari dan siapa yang meminta nya untuk mencari target incaran nya.


"Tidak mau menjawab?"


Adam menarik pisau yang dia tancap kan diatas meja dan segera bangkit berdiri untuk menghampiri pria itu.


"Pegang dia dan keluarkan lidah nya!"


Perintah nya


Tiga anak buah nya langsung mendekati pria itu,dua orang memegang tangan nya sedangkan yang satu orang lagi memegang wajah pria itu.


Salah seorang anak buah yang lain menghampiri Adam dan memberikan sebuah tang pada nya.


Pria itu tidak berdaya dan ketakutan,dia tidak menyangka akan mengalami itu.


Saat anak buah Adam yang memegang wajah nya mulai membuka mulut nya,pria itu semakin bergetar ketakutan.


Adam membungkuk didepan pria itu dan memasuk kan tang kedalam mulut nya untuk menjepit lidah pria itu dan menarik nya keluar.


Mata pria itu melotot saat tang yang dipegang Adam masuk kedalam mulut nya dan menjepit lidah nya,wajah nya pucat saat lidah nya ditarik keluar dengan paksa menggunakan tang itu.


"Kesempatan terakhir.siapa yang kau cari dan siapa yang membayar mu?"


Tanya Adam lagi


Walaupun perusahaan melarang membocorkan identitas target nya tapi dia tidak mau mati dengan cara mengerikan seperti itu.


"Bagus."


Adam melepaskan lidah orang itu dan membuang tang yang berada ditangan nya,tapi dia masih memainkan pisau yang sedari tadi dibawa nya.


"Siapa yang kau cari?"tanya nya


Setelah tangan nya dilepaskan pria itu mengambil sesuatu dikantung bajunya,dia langsung menyodorkan benda itu pada Adam.


"Aku hanya diminta untuk mencari perempuan ini."kata nya


Adam meraih benda itu yang adalah selembar foto,pria itu melihat foto itu dan menyeringgai dengan dingin.


"He.....ternyata?"kata nya pelan.


Melihat foto itu dia sudah tahu siapa yang membayar pria itu.


"Mantan adik ipar yang cari gara-gara."katanya dalam hati.


"Kenapa dia meminta mu mencari adik ku?"tanya nya


Pria itu menggeleng.


"Aku tidak tahu,aku hanya menerima perintah untuk mencari perempuan difoto itu."kata nya dengan ketakutan.


Adam berpikir sejenak.


Untuk apa Briant mencari adik nya lagi?


Bukan kah mereka sudah lama bercerai?


Bisa saja dia menghabisi pria itu tapi Adam tidak mau karena sudah berjanji pada adik nya untuk tidak menyakiti pria itu.


"Claudia sebenar lagi mau menikah,apa yang harus aku lakukan supaya pria itu menyerah sepenuh nya dan tidak mencari Claudia lagi?"pikrlirnya


Tidak berapa lama pria itu tersenyum setelah mendapat ide di otak nya,tidak perlu dengan kekerasan membuat pria itu untuk mundur dan melupakan adik nya.


"Hei kau."panggil nya


"Mulai sekarang kau bekerja untuk ku."


Pria bayaran itu mengangguk.


"Katakan pada nya kau belum menemukan nya,tapi sebagai ganti nya nanti aku ingin kau mengantar kan sesuatu untuk nya."


"Baik tuan,saya akan ikuti perintah mu."jawab pria bayaran itu.


Tidak kehilangan lidahnya saja sudah membuat nya sangat bersyukur.


Adam tersenyum,kali ini Briant pasti tidak akan mencari adiknya lagi.


Lagi pula apa yang pria itu ingin kan lagi dari adik nya.


Bukan kah dia yang mencampakkan Claudia?


Apa maksud nya mencari adik nya lagi?


"Pria yang egois,apa kau menyesal sekarang setelah dihianati wanita sampah itu?"


"Apa kau baru sadar bahwa adik ku lah yang terbaik?"


"Lihat saja,kau akan merasakan sakit hati seperti yang dirasakan oleh adik ku."


"Tunggu saja!"