
Beberapa hari kemudian,saat itu setelah menyelesaikan rapat,Briant mendapatkan sebuah telephone penting diponsel nya.
"Siapa?"tanya nya saat menjawab panggilan itu
"Pak,ini aku."kata seorang pria disebrang sana
Mendengar suara orang itu Briant langsung mengenal nya,pria itu adalah orang yang dia bayar untuk mengikuti Adelia.dia hampir lupa dengan wanita itu karena beberapa hari ini mencari keberadaan mantan istri nya.
Terakhir dia melihat Claudia saat ulang tahun nya,setelah itu dia tidak melihat nya lagi.
Sudah berkali-kali Briant pergi kerumah Claudia tapi wanita itu benar-benar tidak ada.dia juga sudah pergi kekantor nya dan bertanya kepada teman-teman nya tentang keberadaan wanita itu tapi tidak ada satu pun yang tahu kemana wanita itu pergi.
Claudia benar-benar hilang begitu saja,dalam hati nya menerka-nerka.apa Claudia pergi berlibur dengan pacar nya?
Membayangkan itu saja sudah membuat nya naik pitam,dia tidak akan rela Claudia disentuh oleh orang lain.
"Pak!"panggil orang yang menghubungi nya.
"Ya."jawab Briant dengan cepat
"Saya sudah mengirimkan beberapa foto istri anda,apa sudah anda terima?"tanya orang itu
Saat yang bersamaan sekretaris nya masuk kedalam dan menyodorkan sebuah amplop padanya.
"Sebentar"kata Briant
Pria itu segera mengambil amplop yang diberikan oleh sekretaris nya dan mulai membuka nya
Mata nya terbelalak kaget saat melihat beberapa lembar foto yang berada dalam amplop itu.
Tangan Briant bergetar dan mata nya melotot,dilihat nya foto itu satu persatu.wajah nya langsung menegang dan nafasnya mulai memburu.
Foto-foto itu menunjukan Adelia sedang bersenang-senang dengan teman-teman nya di club malam,ada yang memperlihatkan Adelia sedang menggunakan obat-obat terlarang.
Ada juga memperlihatkan Adelia sedang mengkonsumsi alkohol dengan teman-teman nya.
Dan yang paling membuat Briant terkejut adalah foto-foto Adelia sedang berhubungan intim dengan pria.
Tidak hanya dengan seorang pria,tapi Adelia melakukan nya dengan beberapa pria.
Briant langsung naik pitam dan dibakar emosi."wanita jalang."teriaknya
"Sekarang target sedang berada disebuah apartemen.apa bapak mau datang?"tanya pria yang berada diseberang sana.
Briant mencengkram foto-foto itu dengan kencang.
"Dimana?"tanya nya dengan emosi tertahan.
Pria itu menyebut kan sebuah nama apartemen dan nomor kamar dimana Adelia berada.
Setelah mematikan panggilan itu Briant dengan cepat berjalan keluar dari ruangan nya.
Tapi sebelum itu dia menghubungi ibu nya,dia ingin ibu nya melihat wanita seperti apa yang telah ibu nya berikan pada nya.Briant juga membawa foto-foto itu untuk dia tunjukkan pada ibu nya.
Selama diperjalanan,Briant memberikan amplop yang berisi foto-foto Adelia kepada ibu nya.
Mata ibu nya terbelalak kaget,dia tidak percaya bahwa wanita yang dia jodohkan untuk anaknya adalah wanita murahan.
"Ti...tidak mungkin."kata ibu nya tidak percaya
"Ibu masih tidak percaya?"tanya Briant
"Bagaimana kamu bisa mendapatkan foto ini Briant?"tanya ibu nya
Briant menarik nafas nya dengan berat,dia juga tidak menyangka orang yang dia bayar akan mendapatkan hasil seperti itu.
"Bu,sudah aku bilang aku curiga dengan sikap Adelia."
"Aku membayar seseorang untuk mengikuti Adelia saat dia pergi dari rumah beberapa hari yang lalu."
Mendengar itu ibunya masih tidak percaya,bagaimana orang yang dibayar Briant bisa mendapatkan foto itu dengan jelas?
"Apa orang yang kamu bayar itu tidak menipu mu,mungkin orang itu mengedit foto ini agar kamu percaya padanya?"tanya ibunya
Dia tidak akan percaya begitu saja karena dia takut Briant ditipu oleh orang yang dibayar nya.bisa saja orang yang dibayar Briant mengedit foto itu sedemikian rupa untuk memfitnah Adelia.
"Bu,sudah sangat jelas tapi ibu masih tidak percaya.apa sih yang ibu pikir kan?"tanya nya dengan kesal.
"Bukan begitu Briant,pasal nya ibu Adelia mengatakan pada ibu bahwa Adelia adalah anak yang baik."
"Selama diluar negri Adelia seorang pekerja keras dan tidak pernah melakukan hal-hal buruk.walaupun Adelia telah beberapa kali melukai ibu tapi ibu tidak percaya dengan foto-foto ini."kata wanita itu lagi.
Briant menarik nafas nya dengan frustasi,kenapa ibu nya begitu buta dan gampang tertipu?
Padahal ibunya sudah tahu sifat Adelia,apa ibunya terhasut oleh perkataan ibu Adelia tanpa sepengetahuan nya?
Dia sudah sangat senang ibu nya mengijinkan nya untuk kembali dengan Claudia,tapi melihat ibu nya seperti ini membuat Briant benar-benar tidak mengerti dengan wanita itu.
"Padahal aku sengaja mengajak ibu untuk melihat wanita seperti apa yang telah ibu berikan pada ku."
"Tapi reaksi ibu benar-benar diluar dugaan ku saat melihat foto itu."
"Aku mengira ibu akan marah pada Adelia,tapi ibu malah tidak percaya pada ku."kata Briant panjang lebar
Dia benar-benar kecewa dengan sikap ibu nya.
"Bukan begitu,aku hanya tidak percaya saja.bisa saja foto ini diedit oleh seseorang untuk memfitnah Adelia."kata ibu nya
Briant memijit pelipis nya sejenak,siapa yang mau memfitnah Adelia?ibunya benar-benar buta.
Saat itu ponsel Briant berbunyi menandakan sebuah pesan masuk keponsel nya.dengan cepat pria itu segera membuka ponsel nya dan melihat pesan itu.
"Ibu tidak percaya dengan foto ini,maka bersiap lah melihat hal yang sebenarnya didepan mata ibu."kata nya