I'm Not Barren

I'm Not Barren
Akhir dari Adelia 2



Tidak butuh waktu lama untuk sampai ketempat itu,Saat mereka sudah tiba,Briant segera keluar dari dalam mobilnya dengan cepat di ikuti oleh ibu nya.


Mereka berjalan dengan cepat untuk naik kelantai dimana Adelia berada.berkat info dari orang yang dibayar nya Briant tidak perlu lagi bersusah payah menemukan kamar apartemen itu.


Setelah berada didepan pintu kamar itu,Briant menarik nafasnya dalam-dalam dan mempersiapkan dirinya untuk melihat apa yang dilakukan Adelia didalam.


Tapi sebelum itu dia melirik ke arah ibu nya sejenak,Briant sedikit takut jika ibu nya melihat apa yang terjadi maka akan mengganggu kesehatan ibu nya.


"Sebaik nya ibu tunggu disini."kata nya


"Tidak,ibu ingin melihat nya."


"Ibu,percayalah pada ku.ibu pasti tidak akan sanggup melihat nya."


"Kenapa?"tanya ibu nya dengan heran


Briant mengeluarkan ponsel nya dan dan memperlihatkan pada ibu nya pesan yang dikirimkan oleh orang bayaran nya.


Foto itu menunjukkan jika Adelia sedang melakukan hubungan badan dengan dua orang pria.


Mata ibu nya terbelalak kaget,tanpa menunggu Briant segera memutar handle pintu apartemen itu dan mendorongnya dengan kencang sehingga menimbulkan bunyi dentuman didalam ruangan itu.


Pria itu dengan cepat melangkah masuk,didalam ruangan itu tampak botol-botol alkohol berserakan diatas lantai.


Banyak pula jenis obat-obatan terlarang bertebaran dia atas meja.


Briant menelan ludah nya,apa yang sebenarnya dilakukan Adelia?


Ibu nya tidak tahan menunggu,wanita paruh baya itu juga ikut masuk kedalam.mata nya terbelalak kaget saat melihat ruangan itu,bau alkohol menyengat memenuhi ruangan itu.


Briant segera melangkah kearah sebuah pintu yang menurut nya disana lah Adelia sedang berada.


Dengan cepat pria itu menendang pintu itu sehingga terbuka.


Adelia langsung berteriak saat melihat Briant dan ibu nya masuk kedalam ruangan itu.


Dia berusaha melepaskan diri dari dua orang pria yang sedang menggerayangi tubuh nya.


Mata Ibu Briant melotot saat melihat Adelia yang tanpa sehelai benang pun,tadi nya dia tidak percaya dengan Briant tapi kali ini dia percaya setelah melihat dengan mata kepalanya sendiri.


"A...Adel..."kata nya terputus-putus.


Ibu Briant memegangi dada nya,,dia benar-benar tidak percaya telah menjodohkan anak nya dengan wanita murahan seperti Adelia.


Melihat itu Briant langsung menopang tubuh ibu nya yang mulai terhuyung-huyung,ke kawatiran terjadi.seharusnya ibu nya tidak mengikuti nya kedalam.


"Ibu,tunggu diluar!dan panggil polisi."bisik nya dengan pelan.


Ibu nya mengangguk,dia tidak tahan melihat Adelia yang seperti pelacur itu.penyesalan yang teramat besar muncul dari dalam hati nya.


Setelah ibu nya keluar,Briant kembali menatap Adelia yang sedang sibuk menutupi tubuhnya.


Kedua pria yang bercumbu dengan Adelia juga sedang sibuk menggenakan pakaian mereka.


"Briant,ke..kenapa kau ada disini?"tanya Adelia.wanita itu telah menutupi tubuhnya dengan selimut.


"Jalang!"teriak Briant.


Pria itu dengan cepat menghampiri Adelia dan menampar wajah wanita itu dengan kencang.


Adelia meringis kesakitan,dia benar-benar kesal Briant memukulnya.


"Hei...sabar.jangan pakai kekerasan."kata seorang pria yang tadi berhubungan intim dengan Adelia.


"Diam kau,ini tidak ada hubungan nya dengan mu"teriak Briant lagi


"Del,pria ini siapa sih.mengganggu kesenangan kita saja."kata pria satu nya lagi


Adelia mengigit bibir nya,andai saja Briant tidak memblokir kartu nya maka dia tidak akan melakukan semua itu untuk membeli obat yang sangat dia butuh kan.


"Abaikan pria itu,lebih baik kita lanjutkan."kata Adelia.


"Adelia..!kau benar-benar jalang."maki Briant dengan kasar


Adelia mendengus kesal dan berkata:


"Siapa ya yang tergoda oleh jalang ini?"


"Aku memang jalang,tapi ingat sijalang ini istri mu."kata nya


Wajah Briant merah padam,jika dia tahu Adelia begitu jalang maka dia tidak akan sudi digoda oleh wanita itu.


"Wah,jadi ini pria kaya yang kau nikahi itu."kata seorang pria tadi lagi.


"Humm...benar.pria bodoh yang aku manfaat kan."jawab Adelia


Mendengar itu membuat Briant tambah marah."Jadi selama ini kau menipuku?"tanya nya dengan amarah tertahan


"Sadar lah Briant,jika bukan karena uang mu.aku tidak akan sudi menikah dengan mu"


"Kau itu seperti sebuah bank bagi ku,jika aku tidak menikahi mu bagaimana aku bisa memenuhi kebutuhan ku.aku sudah lelah menjual diri ku demi obat-obatan."


"Ibu mu gampang terhasut dan kau pria yang paling gampang dirayu.bukan kah kau juga menikmati tubuh sijalang ini?"kata nya blak-blakan.


"Kau.....!"kata Briant tertahan.ingin rasanya dia menendang Adelia sampai mati


Adelia tertawa terbahak-bahak,kedua pria yang tadi bercumbu dengan nya kembali mendekati nya dan kembali menyentuh tubuhnya.


Adelia sudah tidak perduli,bahkan dia menikmati sentuhan tangan kedua orang itu.


"Benar kan perkataan ku,kau tergoda oleh tubuh sijalang ini dan rela menghancur kan rumah tangga mu."


"Jika kau ingin marah,marahlah pada ibu mu yang bodoh itu."


"Wanita tua itu sangat gampang dihasut oleh ibu ku,dan sekarang enyah kau dari sini jangan ganggu kesenangan kami."kata Adelia lagi.


Briant mengepalkan tangan nya,dia benar-benar muak melihat kelakuan Adelia.bahkan wanita itu kembali bermesraan dengan kedua pria itu didepan nya.


"Aku akan mencerai kan mu saat ini juga."kata nya marah


"Tidak masalah,jangan lupa bagian ku selama jadi istri mu."


"Jangan harap,aku tidak akan memberikan sepeser pun pada mu.sebentar lagi kalian akan mendekam didalam penjara untuk seumur hidup kalian."kata Briant


Mendengar itu Adelia dan kedua pria itu langsung pucat pasi,apa maksud perkataan Briant?


Adelia segera melepaskan diri dari kedua pria itu dan menyambar pakaian nya.tapi pada saat itu Ibu Briant sudah masuk kedalam bersama para polisi.


Adelia dan kedua teman kencan nya langsung ketakutan,mereka tidak menyangka jika Briant meminta ibu nya memanggil polisi.


Dengan cepat para polisi mengaman kan mereka bertiga.dengan semua barang bukti yang ada mereka tidak akan bisa berkelit lagi.


"Briant,kau tidak boleh melakukan ini pada ku."teriaknya saat para polisi ingin membawa nya.


"Kenapa tidak?kau sudah berani menipuku.lagi pula ini perbuatan mu dan kau harus menanggung akibatnya "kata pria itu


Adelia menggigit bibir bawah nya,dia tidak menyangka Briant bisa tahu perbuatan nya dan menangkap basah dirinya.


"Kau bisa menjeblos kan aku kepenjara.tapi sesali lah perbuatan bodoh mu untuk seumur hidup mu,ingat gelas yang pecah sudah tidak bisa diperbaiki kecuali kau beli baru."kata Adelia


Wanita itu tertawa terbahak-bahak saat dibawa oleh polisi,tidak hanya dirinya yang hancur,dia sangat yakin Briant juga hancur dan akan menyesali kebodohan nya untuk seumur hidupnya.


Briant mengerti dengan ucapan Adelia,karena kebodohan dirinya lah sehingga dia menghancurkan hidupnya sendiri.


Sekarang sangat sulit baginya untuk memperbaiki gelas yang pecah itu.