I'm Not Barren

I'm Not Barren
keributan diacara pernikahan.



"Aku keberatan!"Adam datang diwaktu yang tepat.


Hampir saja dia melewatkan acara pernikahan itu,dia melihat Luna yang memandang kearahnya dengan tidak percaya.


Wanita itu terlihat sangat cantik dengan gaun pernikahan yang dipakainya.


Sontak saja suasana disana langsung ricuh,para tamu undangan mulai berbisik-bisik membicarakan apa yang terjadi disana.


Adam melangkah masuk kedalam ruangan itu untuk menghampiri Luna,dia juga melihat calon suami Luna yang berdiri disebelah wanita itu.


"Luna,apa kau yakin akan menikah dengan nya?"


"Siapa kau?"tanya Young Woon Han.


"Aku,hanya orang yang ada dihati calon istri mu"jawabnya santai.


Young Woon langsung menatap Luna,apa sebenarnya yang terjadi?


"Adam,kenapa kau ada disini?"tanya Luna


Dia sangat kaget dengan kedatangan Adam,padahal dia tidak pernah mengatakan hari pernikahannya dengan pria itu.


Apa Adam sengaja datang untuk menyaksikan acara pernikahan nya?


"Untuk menghentikan pernikahan mu!"


Luna tidak percaya mendengarnya.buat apa?


"Terima kasih atas niatnya,tapi bisa kau pergi,aku ingin melanjutkan pernikahan ini."


"Apa kau yakin?"tanya Adam kemudian.


Luna berbalik membelakanginya.


"Pak pendeta,silahkan baca kembali perjanjian nya."pinta nya


"Luna,apa kau yakin akan menikah dengan pria ini?"tanya Adam lagi


"Aku sangat yakin!jadi bisakah kau pergi?"


Adam hanya memandangi nya,apa Luna sudah berubah pikiran?


"Bukankah kau tidak mencintainya?"


Luna membalikkan badannya dan melotot pada Adam.


"Terima kasih atas simpati tuan Adam.aku sedang menjalani proses untuk mencintainya."jawabnya


Young Woon hanya melihat kedua orang itu dengan heran.apakah pria itu yang dicintai Luna?


"Sekarang bisakah segera selesaikan pernikahan ini?"tanya Luna pada pendeta itu.


Pendeta itu mulai mengangguk dan kembali melanjutkan perkataannya


"Baiklah,Luna Kim apakah kau....?"


"Apa kau mau menikah dengan pria lain saat sedang mengandung anak ku?"tanya Adam yang menghentikan perkataan pendeta itu.


Suasana disana kembali ricuh,kedua orang tua Luna langsung pucat begitu juga keluarga Young Woon Han.


Young Woon juga shock mendengarnya,Luna Hamil?


"Apa maksud mu berkata demikian?"tanya Luna kesal.


"Aku masih ingat saat malam itu,apa kau mau mengingkarinya dan membawa darah daging ku dan menikah dengannya?"


Young Woon yang berdiri disampingnya langsung menarik tangan Luna.


"Luna,apa itu benar?"tanya nya tidak percaya.


"Young Woon,dia hanya berbohong.aku tidak hamil."


"Tapi apa maksud perkataannya 'malam itu'?"


"Apa kau telah melakukan hal itu dengan nya?"


Luna mengangguk.


Young Woon langsung melepaskan pegangan tangannya,pria itu melangkah mundur dengan pelan menjauhi Luna.


"Kau menjijikkan,pernikahan ini batal!"katanya


Young Woon langsung pergi meninggalkan tempat itu dengan perasaan yang hancur.


Acara pernikahan yang seharusnya khusyuk langsung menjadi kacau balau,para tamu mulai bergosip membicarakan mempelai wanitanya.


Adam begitu senang melihatnya,menghancurkan pernikahan Luna itulah keinginannya.


Luna melihat kepergian calon suaminya dengan tidak percaya,mana cinta yang selalu pria itu katakan?ternyata hanya begitu saja?


Ayahnya yang sedari tadi mendengar pembicaraan mereka langsung menghampirinya


"Dasar anak bodoh!"


Lee Jong kim mengangkat tangannya hendak memukul putri nya tapi langsung dia hentikan saat melihat Luna melindungi wajahnya dengan buket bunga yang dipegangnya.


Lee Jong Kim menarik nafasnya untuk meredakan emosinya.dia sangat malu,tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa.


Karena keinginanan nya menikahkan putrinya dengan Young Woon Han membuat putri nya pergi dan melakukan kesalahan.semua itu bukan saja salah putrinya,tapi juga kesalahan nya dengan istrinya.


"Pernikahan ini batal,mohon maaf untuk semua tamu undangan."


Pria itu membungkuk dalam-dalam memohon maaf kepada semua orang yang ada disana.


Para tamu undangan pun keluar dari tempat itu secara teratur,hari ini kejadian itu pasti akan menjadi gosip hangat bagi semua yang melihatnya.


Keluarga Young Woon pun sudah pergi entah kemana,mereka pasti marah dan kesal karena kejadian ini.


"Luna,selesaikan permasalah mu!"kata ayahnya


Lee Jong Kim keluar dari tempat itu bersama dengan istrinya meninggalkan Luna dan Adam hanya berdua disana.


Luna melihat kearah Adam dan melemparkan buket bunga yang dipegangnya diatas lantai.


"Terima kasih sudah menghancurkan pernikahan ku dan membuat orang tua ku malu!"katanya kesal.


Luna segera melangkah pergi untuk meninggalkan Adam tapi pria itu menangkap tangannya dan memeluknya dari belakang.


"Kenapa?bukankah kau bilang ingin menikah dengan ku?"


"Tidak lagi!padahal aku sudah berusaha menerima semua ini,tapi kenapa kau datang dan menghancurkan hari pernikahan ku?"


"Apa kau marah?apa kau kesal?"tanya Adam


"Ya,aku marah pada mu.seenaknya datang dan menghancurkan hari pernikahan ku!"jawab Luna


"Begitu juga perasaan ku.kau datang tiba-tiba dan mengajak ku menikah,setiap hari menggangu hidupku dan menghancurkan hari ku."


"Lalu setelah itu kau pergi seenaknya dan kembali menghancurkan hari ku."katanya lagi


Luna tidak percaya mendengarnya.apa maksud Adam?bukankah seharusnya pria itu senang dia telah pergi dari kehidupannya?


"Aku tidak bermaksud begitu."


"Aku juga tidak."balas Adam.


"Aku hanya keberatan saja dengan pernikahan mu tanpa bermaksud menghancurkan nya."


"Tidak bermaksud menghancurkan?"tanya Luna tidak percaya.


"Terima kasih telah membuat ku malu dengan mengatakan aku hamil anak mu!"katanya lagi dengan kesal.


Luna melepaskan diri dari pelukan Adam,dia mulai berjalan hendak keluar dari tempat itu.


Dia memang berharap ada super hero yang datang untuk menghentikan acara pernikahan ini,tapi dia tidak menyangka jika pria itu yang akan datang.


Padahal dia sudah berusaha melupakan Adam,bagaimana pun pria itu tidak akan pernah menjadi miliknya.


"Luna menikahlah dengan ku!"kata Adam tiba-tiba.


Luna menghentikan langkahnya,tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.