
Sesuai dengan perintah Pak Arga, Jasson pun langsung memantau pergerakan yang mencurigakan.
Bahkan Jasson pun sangat waspada dengan apa yang di lakukannya dia sama sekali tak percaya dengan siapapun yang ada di kantor ini.
termasuk Hendra sekalipun yang menjaga ruangan CCTV. Karena Jasson sendiri pun tak ingin pergerakan nya di ketahui oleh orang.
Hingga dia menyuruh beberapa orang untuk melakukan pengintaian juga. Jasson memang sangatlah royal, karena dia juga sudah mengikuti Arga sedari lama.
Saat perusahaan masih awal di bentuk oleh pak Arga, jadi dia tau apa dan bagaimana sifat Pak Arga.
***
"Aku akan ikut dengan mu Leonard," ungkap Pricil.
"Kau bercanda? Mana bisa kamu hidup sederhana begini? Kau nanti juga akan kehilangan ketenaran mu, dunia modelling mu juga nanti tak akan bisa merekrut mu kembali." jelas Leonard.
"Aku yakin kau bisa bertanggung jawab, aku ingin Putri hidup normal dan tak ingin Putri hidup di bawah tekanan Leonard, semua kulakukan demi anak kita dan demi keluarga kecil kita," jelas Pricil di sebuah taman tempat mereka ketemuan.
"Kamu tak membawa apapun?" tanya Leonard kembali.
Pricil pun hanya mengelengkan kepalanya saja. beberapa hari lalu aku memang telfon dengan Arga.
"Ucapan Arha membuat ku sadar bahwa keluarga memang lah lebih penting dari apapun. Jadi aku menyadarinya dan langsung ambil keputusan ini," jelas Pricil kembali.
"Kau juga pasti tak akan melarangku kan untuk menjenguk orang tua ku?" tanya si Pricil kembali .
"Tentu saja aku tak melarangmu Pricil, mereka orang tua mu dan mereka juga orang tua ku, aku akan tetap selalu menghargai orang tua jamu juga pricil." Jelas Leonard.
"Terimakasih kamu sudah memilih hidup sederhana kepadaku pricil. Kamu masih mau kembali kepada ku bersama anak kita," ucap Leonard sambil mencium kening Pricil.
"Aku sangat senang kalian bisa kembali kepada ku, aku sangat merindukan kalian," ucap Leonard dan memeluk pricil beserta sang anak juga.
"Aku akan berjuanh untuk kalian mulai saat ini, kalian penyemangat ku untuk aku bisa hidup." ucap Leonard kembali.
"sudahlah, nanti anak mu bangun." ucap Pricil.
Mereka bertiga pun kembali bersama kembali menjadi satu keluarga kembali.
Walaupun hidup dengan serba sederhana tapi itu membuat Pricil nyaman. Baru kali ini Pricil bisa sadar dan merasakannya akibat dia melihat tindakan sang adik yang begitu berani untuk hidup bersama yang dia pilih dan dia cintai.
***
Sementara itu di kantor.
"Kau yakin Arga? Gak ada hal aneh terjadi?" tanya Celine kembali untuk memastikan.
"Tenanglah Celine, gak ada yang terjadi. Kalau pun ada juga pasti aku kan memberitahu mu, gak mungkin kan aku gak memberitahumu terlebih dahulu." Jelas Arga.
"Baiklah kalau begitu," ungkap Celine.
Celine pun langsung membereskan makanan Arga setelah dia selesai makan tadi.
"Aku berharap aku bisa membantu mu itu saja," ungkap Celine.
Arga pun sontak melihat sang istri yang terntunduk lesu. Dia tau kalau kelakuan istrinya yang seperti itu pasti dia merasa kalau dia tak berguna.
Jadi Arga pun langsung berinisiatif untuk mendekati Celine dan memeluk nya saat itu juga tepat dia berdiri.
"Arga!" bentak Celine yang tanpa sengaja karena saking syok nya Arga memeluk dirinya.
"Sudahlah tak ada yang masuk di ruangan ini Celine." ungkap Arga.
Tak lama kemudian pintu ruangan Arga pun berbunyi.
Mereka pun langsung panik dan-
Tak sengaja pegawai Arga pun masuk.
Bersambung.