
Setelah dari Rumah Sakit Arga pun langsung menuju lokasi tepat di mana Dewa memberikan Lokasi terkini nya.
Tanpa pikir panjang lagi dia pun langsung menancapkan pedal gas nya saat itu juga melaju sangat kencang, tanpa peduli lagi berapa kecepatan yang dia tempuh, yang ada dalam benak nya kini hanya ingin cepat sampai ketempat Celine.
"Tunggu aku Celine!!" ucap Arga.
"Aku akan membuat mu bahagia, maaf kan aku!! Maafkan aku yang selama ini membuat mu menderita Celine," ungkap Arga.
Arga pun langsung menuju lokasi yang di kirimkan oleh Dewa.
Sementara itu Celine hanya duduk dan melihat seisi pantai di pinggiran pantai tersebut, dan duduk di pasir putih itu.
Celine pun hanya duduk terdiam melihat deburan pantai tersebut.
Tak lama kemudian Arga pun datang ke lokasi yang di maksud kan Dewa dengan menggunakan GPS yang di kirim Dewa.
Dewa yang sadar akan kehadiran Arga, ia pun langsung pergi perlahan menjahui Celine dan di gantikan dengan Arga.
Celine pun bangkit dari duduk nya di atas pasir putih yang ada di pantai tersebut. Namun, Celine tak menyadari kepergian Dewa yang tadi ada di sisinya.
Arga pun kemudian di belakang Celine. Tak lama setelah itu Arga langsung memeluk Celine dari belakang ia peluk mesra dan erat Celine saat itu juga.
Celine pun meronta, ia tak tau kalau yang memeluk nya adalah Arga.
"Lepaskan Aku Dewa!! Apa-apan kamu ini!!" teriak Celine kemudian. Namun, Arga pun hanya diam dan malah semakin erat memeluk Celine.
Celine pun kemudian membalik kan tubuh nya dan ingin menpar Dewa yang memeluk dirinya. Namun, Arga pun menahan tangan Celine yang ingin menamparnya.
Celine pun terkejut ketika Arga sudah berada di belakang nya dan memeluk nya. Dia fikir yang memeluk nya beneran Dewa. Akan tetapi, Celine sudah salah sangka.
"Arga," ucap Celine yang terlontar begitu saja dari mulutnya.
Arga pun kemudian menghapus air mata Celine yang sudah terjatuh membasahi mukanya.
"Aku akan membuat mu bahagia Celine dan Anak kita. Aku akan menebus dosa ku selama ini kepada mu Celine, tolong maafkan aku, maafkan kesalahan ku Celine," ucap Arga sembari bersimpuh di kaki Celine.
"Berdiri Arga, aku sungguh tak nyaman dengan ini."
"Aku hanya ingin memohon kepada mu Celine untuk menerima ku kembali. Kita menikah, aku mau kita menikah Celine!! Terimalah aku kembali Celine!! Terimalah aku!! Aku mohon kepadamu, betapa kau tak tau nya aku. Aku juga sangat menderita Celine berpisah dengan mu, aku di Amerika selalu memikirkan mu Celine." Jelas Arga.
"Aku mohon terimalah aku kembali Celine." ucap Arga kembali.
"Aku akan melakukan apapun untuk membahagiakan mu Celine beserta anak kita. Aku akan lakukan itu, aku ingin kita bersama seperti dulu Celine. Aku mohon padamu." ucap Arga lagi.
"Sudahlah Celine jangan kau banyak Fikir terima Arga kembali. Dia selalu merengek kepadaku ketika dia berada di Amerika Celine. Dia tak bisa lepas tanpa mu. Kau tau dia belajar ke Amerika untuk memulai bisnis yang sekarang ini demi untuk hidup bersama mu Celine. Dia benar - benar tulus ingin kembali kepadamu." jelas Dewa.
"Jadi perusahaan itu demi hidup,-"
"iya itu untuk kehidupan kita Celine supaya aku bisa membahagiakan mu, supaya aku bisa hidup dengan mu Celine aku tak ingin lagi mengantungkan hidup ku kepada kedua orang tuaku, aku tau hal ini pasti terjadi ketika Ailee berulah jadi dia tak bisa mempermainkan perusahaan ku. Aku mohon Celine kembali lah kepada ku lagi seperti dulu." Jelas Arga.
"Berilah ruang untuk Celine dulu Arga. Celine butuh waktu. Aku yakin Celine akan menerima mu kembali." ucap Dewa menenangkan. Namun, lagi - lagi Celine masih bersedih dan tak mendengarkan ucapan mereka berdua. Ia pun duduk kembali ke pasir putih yang ada di pantai sembari masih menangis.
Arga, pun duduk di sampingnya untuk menemani Celine yang masih belum memberikan jawaban untuk Arga. Walaupun Arga sudah menjelaskan semuanya ke Celine.
...****************...
Sementara itu di kantor Arga sendiri orang tua Arga pun keluar dan kembali ke mobil, menuju ke rumah Ailee.
tak butuh waktu lama sang sopir pun langsung ke kediaman Ailee.
"Kenapa orang tua Arga bisa kesini Ailee?? Apa ada urusan penting ??" tanya orang tua Ailee.
"Saya ingin membicarakan soal keputusan untuk Arga menikah dengan Ailee." ucap sang Mama orang tua Arga.
"Tapi di mana Arga??" Tanya si Ailee.
"Pasti Arga gak mau menikah dengan ku ya tante?" tanya Ailee kembali.
"Pa, liat sendiri kan Arga menolak Ailee Pa," rengek Ailee kepada Papanya.
"Kalau Arga masi menolak Ailee saya gak akan segan - segan untuk menutup perusahaan Arga saat itu juga. Saya beri waktu selama tiga hari dari hari ini." ucap orang tua Ailee, Ailee dan sang Papa pun kemudian masuk kedalam rumah nya yang sangat mewah dan besar.
"Ya Tuhan Arga!!" teriak sang Mama.
"Sudahlah Ma, kita pulang saja sekarang, gak baik juga marah - marah disini. Nanti kita bicarakan lagi dengan Arga." ucap sang Ayah untuk membujuk sang Istri pulang ke rumah.
"Arga membuat ku kefikiran Ayah, bagaimana ini, nasip keluarga kita." ucap sang Mama penuh risau.
"sudah ma, kita tenang dulu kita diskusikan dirumah," ucap sang Ayah kembali yang masih menenangkan sang istri sembari berjalan ke Mobil untuk pulang ke rumah menuruti kata sang suami.
Orang tua Arga pun kemudian pulang dan menuju ke rumah nya.
Sesampai nya di rumah benar saja, sang Mama pun membahas dengan sang Ayah yang berada di ruang tamu.
"kita harus segera membujuk Arga," ucap sang Mama.
"Memang Arga kenapa Ma,?? Ada apa dengan nya??" tanya si Pricil yang langsung menyela pembicaraan Mama dan Ayahnya.
"Kalian mengapa diam saja?? Aku ini juga anak kalian, aku juga berhak tau apa yang sedang terjadi. Sampai kapan kalian tak menganggapku sebagai anak kalian." ucap Pricil.
"Setelah kamu bercerai dengan Suami miskin mu itu!!" ungkap sang Mama.
Pricil pun terhenyak dengan ucapan orang tua nya dia kaget sekaligus sakit hati mendengat perkataan orang tua nya tadi.
Pricil pun kemudian masuk ke kamarnya Putri anak nya. Tanpa berbicara sepatah kata pun dengan orang tua nya yang berada di hadapannya.
Bersambung