
Sesampai nya dirumah Arga pun menaruhkan mobil nya benar saja sang ayah dan sang mama menunggu nya di ruang tamu.
"ada apa ini ?? Ayah mama belom tidur?" tanya si Arga sembari terheran melihat orang tuanya yang menunggu sampai selarut ini.
"duduk kamu!!" bentak sang ayah.
"ayah, jangan marah begini nanti kamu kamboh sakitnya." ungkap sang istri.
"langsung saja intinya apa?? Pasti karena Ailee??" ucap Arga langsung pada inti pembahasan.
"siapa wanita itu!! Ayah ingin mengetahui nya!! " teriak sang ayam lagi.
"aku sudah tekan kan ke kalian kalau aku dan Ailee hanya sebatad tunangan!! Sampai kapan pun Arga gak pernah bisa menikahhi Ailee!!" bentak Arga kembali sembari bangkit dari ducuknya.
"Duduk !! Kamu Arga !! Ayah mu belom selesai bicara!!"
"mau sampai kapan ayah selesai menbahas ini ha!! Besok pagi!! Hasil nya akan sama aja Arga tidak akan menikahi Ailee!!" bentak Arga kembali .
"Duduk!! Kamu Arga!!" teriak sang mama.
"mama juga mau maksa Arga? Arga gak bisa dan gak akan menikahhi Ailee!! Paham!!" Bentak Arga, Arga pun langsung akan menuju kedalam kamarnya sendiri. Namun, sebelum itu,
"jika kamu tak mau menikahhi Ailee dia akan menghancurkan Bisnis kita!! ARGA!!" Seru sang ayah.
Arga pun kemudian berbalik badan dan berjalan ke mereka.
"Perusaahaan itu Arga sendiri yang membangun !! dan selama ini Arga tak pernah meminta bantuan Mama atau Ayah atau siapapun itu!!! Terserah Ailee mau berbuat apa yang jelas itu tak berpengaruh ke Arga!!!" bentak Arga lagi.
"dari awal Arga membangun bisnis itu karena keinginan Arga sendiri dan Arga bangkit sendiri!! Ingat itu !!! Gak akan ada yang bisa mengancam Arga sekalipun Ailee !!" bentak Arga kembali. Kali ini Arga benar - benar akan masuk ke dalam kamarnya sendiri.
"sudah ku duga padti soal Ailee sial itu!!" umpat Arga.
"untung saja aku membangun perusahaan itu dengan cara ku sendiri tanpa meminta bantuan yang lain nya. Karena aku tau pasti bakalan seperti ini akhirrannya," gumam Arga sembari berjalan ke kamarnya.
Arga pun sesekali menengok kamar putri dan dia buak pintu tersebut dengan Celah kecil. Terlihat nyata di sana bahwa ada sang kakak yang tidur bersama Putri di kamar Putri.
"untunglah Putri sudah tidur bareng kakak," gumam Arga.
Arga pun kemudian menutup kembali pintu Putri.
"seneng juga kakak bisa balik lebih awal dan bisa menjaga nya andai saja kakak hidup dengan suami nya dia tak akan merasa tertekan seperti ini dengan aturan yang ada di rumah ini." gumam Arga kembali.
"apa-apaan sih aku ini, masalah ku aja belom selesai udah ngurus masalah orang lain. Besok aku harus bagaimana jika mama dan ayah dateng ke kantor, bisa-bisa mama dan ayah tau kalau di sana ada Celine mana mereka tak menyukao Celine lagi." gumam Arga yang masih berdiri di depan pintu kamar putri.
Arga pun kemudian berjalan ke kamarnya dan mandi membersihkan badannya sebelum dia tertidur nantinya.
"mengapa aku tak meminta nomernya sih!!" gumam Arga yang masih mandi dengan menggunakan Shower.
"aku harus meminta tolong Dewa, ya aku haruz minta tolong ke dia, siapa tau dia bisa membantuku" gumam Arga lagi, Arga pun lamgsung cepat - cepat membereskan mandinya dan segara tidur karena aktifitas yang membuat nya lelah seharian ini.
"dasar Ailee selalu saja jika dia datang pasti ada aja masalah yang timbul." gumam Arga setelah selesai dari mandi nya.
Arga pun kemudian membersihkan badan dan mengeringkan badannya dengan menggunakan handuk. Setelah itu menggunakan baju tidur nya untuk bersiap - siap tidur sampai keesokan paginya.
Keesokan paginya.
Di kediaman Celine.
"mommy kemaren pulang Dirga kok gak tau??" ungkap Dirga.
"mommy kemaren sudah tidur waktu mommy ke kamar Dirga. Jadi mommy gak tega untuk membangunkan Dirga. Karena Dirga kelihatan pule sekali sayang tidurnya." ungkap Celine sembari membelai lembut kepala sang jagoan kecilnya.
"iya kemaren Dirga langsung tidur Mommy karena Dirga kelelahan."
"tuh kan, makanya Mommy gak tega bangunkan Dirga. Gak apa - apa kan sayang??" ucap Moomy Dirga sembari membelai lembut rambut Dirga.
"maafin Dirga ya mommy kemarin sudah tidur jadi Dirga gak tau kalau Mommy udah pulang." ungkap Dirga sembari menatap Mommynya.
"gak masalah sayang, mommy juga minta maaf karena pulang nya malem banget." ucap sang Momy.
"sudah sekarang seperti biasa, kita sarapan bersama untuk mengawali hari benarkan??" ungkap sang Omma.
"baik Omma," ucap Dirga
"oke ibu ku tercinta," ucap Celine.
Seperti biasa setelah selesai sarapan Celine pun berpamitan dengan sang ibu dan anak nya untuk berangkat ke kantor seperti kegiatan sehari - harinya.
"bye Mommy sampai ketemu nanti sore lagi!!!" teriak Dirga
Celine pun melambai kan tangan nya dan pergi berangkat kerja.
Bersambung