
Mereka pun selesai makan malam saat itu.
"Ibu, kalau mau ajak Dirga jalan - jalan bisa lohh soalnya saya dan Celine akan ngemilih buat baju kita," ungkap Arga, "oh iya ini uang nya, saya tadi habis tarik tunai," ungkap Arga kembali sambil memberikan uang tunai tersebut.
"Karin dan Jasson kamu ikut sama orang tua ku, saya minta tolong untuk jaga mereka semua," perintah Arga.
"Baik Pak Arga," ungkap Jasson.
"Oke makasih,"
"Ini beneran Ibu dan Dirga pergi gak ikut kalian?" tanya sang Ibu.
"Udah gak masalah, saya cuman takut kalau Dirga nanti bosan menunggu kan Dirga juga pengen main - main, jadi nanti kalau saya sudah selesai akan hubungi kalian Jasson dan Karin, makanya saya menyuruh mereka untuk ikut dengan Ibuk dan Dirga," jelas Arga.
"Ya sudah kalau begitu lagian memang Dirga juga dari tadi pengen main terus," ungkap sang Ibu.
"Yaudah saya dan Celine akan memilih baju nikahan," ungkap Arga.
Jasson dan Karin pun syok mendengar ungkapan sang Boss nya.
Syok dengan ungkapan Bossnya bisa mengatakan minta tolong kepadanya, kemudian mengatakan bahwa ia akan menikah.
Padahal di kantor pun gak pernag ada yang tau kalau boss nya akan menikah dengan Celine sang Assiten pribadi yang ternyata sudah kenal dengan lama dengan Bossnya.
Bahkan mereka pun sangat rapi menyimpan hal pribadi seperti itu.
'Aku akan menanyakan ke Celine secara langsung. Maaf ya Celine, aku teramat ingin tau, aku kayak seperti berhak untuk tau, walaupun, emang sih Celine baik pada ku, tapi apa pantas aku menanyakan hal ini ya?' batin Karin.
"Heh! Ngapain diem aja?," ungkap Jasson.
"Gak, gue cuman kepikiran kenapa Celine gak kasih tau gue yak, padahal kan gue juga pengen tau," keluh Karin.
"Yaudah, ini kan privasi biarin Celine yang cerita sendiri elo juga gak boleh dunk maksa Celine." ungkap Jasson.
"lah iya gue lupa yaudah deh, tapi gue bakalan mo tanya ke Celine." ungkap Karin.
"Dasar Suka maksa." pungkas Jasson.
"Biarin aja kan Celine baik juga ama gue." ungkap Karin kembali.
"Maff ya kalian jadi repot karena saya dan Dirga," ungkap sang Ibu, "padahal kan kalian ingin menjenguk Celine tapi malah seperti ini" ungkap sang Ibu karena merasa bersalah.
"Tante tenang saja, kita malah seneng kok karena bisa bantu Pak Arga juga boss kita, toh juga Celine orang yang baik juga ama saya tante." jelas Karin.
"Iya tante, tenang aja gak masalah kok kita, lagian bisa ngelihat Celine sepertini dan bahagia juga ikut seneng kita," ungkap Jasson.
"Bener itu tante, kita seneng kok. karena gimana pun Celine temen kita, bahkan temen sering makan bareng di kantor," ungkap Karin sambil tertawa.
"Senang nya masih ada yang baik dengan Celine." ungkap sang Ibu.
"Tante gak usah Khawatir bagaimana pun Celine akan jadi temen baik Kita, dan akan slalu kita jaga baik dan membantu sebisa kita juga. Jika Celine merasa sedih kesepian," Jelas Karin kembali.
"kita akan mencoba untuk selalu ada buat Celine." ungkap Jasson kembali.
Sang Ibu pun hanya menahan tangis dan berusaha menghapus air mata nya. Air mata bahagia karena anaknya bisa mendapatkan teman yang baik dan peduli.
Bersambung