FORGET IT

FORGET IT
Dasar Tukang Las



Wahana lain yang ada di pasar malam adalah tong setan. Padahal sebenarnya nama awal wahana tong setan adalah tong stan. Meskipun kedengeran nya seram, menakutkan karena ada embel-embel setan. Tapi, wahana yang satu ini aman dari keberadaan hantu dan semacamnya. Jadi tak perlu takut.


Tong setan merupakan permainan yang menampilkan sejumlah pengendara motor trail yang mampu mengendarai motor nya berputar-putar 360 derajat dalam tong raksasa tanpa terjatuh. Pasti keren kan. Dan biasanya ada beberapa penonton yang sengaja memberikan uang pada saat rider lewat di hadapan nya. Jika tertarik menonton tong setan siap-siap di buat pusing, bising sekaligus terkagum-kagum dengan aksi nya.


Berbeda lagi dengan wahana ombak banyu. Dalam bahasa jawa air di sebut banyu. Sesuai dengan nama nya wahana yang satu ini akan membawa kita merasakan sensasi seperti naik kapal dan terombang-ambing tersapu ombak. Menarik nya wahana ini bisa di naiki beramai-ramai. Tinggal duduk manis saja dan jangan lupa tetap berpegangan erat agar tidak terjatuh nanti. Kemudian petugas akan mulai menghidupkan mesin untuk membawa naik turun berulang kali.


Walau terlihat menyenangkan tetapi wahana ombak banyu ini telah sukses membuat banyak orang pusing dan mual. Jadi mending pikir dulu dua kali kalau ingin mencoba nya.


Dan wahana yang satu ini paling di gemari anak-anak kecil yaitu wahana komedi putar atau carousel. Penyebab nya tak lain karena bentuk nya yang unik. Wahana ini merupakan permainan yang akan membawa kita berputar-putar. Sementara kita hanya duduk manis di atas kursi yang berbentuk aneka hewan seperti kuda, gajah atau kelinci. Menarik nya lagi bagi anak-anak akan di putar musik selama wahana ini berjalan.


Tak perlu takut kepala pusing pening setelah naik komedi putar. Karena wahana ini di putar pelan-pelan. Meskipun sudah dewasa enggak ada salah nya kalau ingin naik komedi putar juga.


Di saat melewati wahana komedi putar atau carousel. Denis sengaja menjahili si Aliyah.


"Ayang.. Tak mau naik kuda kah?." goda Denis seraya mengedipkan mata.


"Kuda apa, bee?." tanya Aliyah bingung.


"Kuda ntuu lah." tunjuk Denis dengan isyarat mana ke arah komedi putar.


"Tak mau!." jawab Aliyah singkat.


"Kenapa tak mau? Enak kali." balas Denis.


"Pusing, bee!." sela Aliyah.


"Mana ada pusing?." tanya Denis lagi.


"Pusing bee. Kan kuda na cuma berputar-putar aja di tempat." Sahut Aliyah.


"Emang ayang mau naik kuda apa, biar tak pusing?." tanya Denis sambil menopang dagu nya.


"Kuda yang bisa bergerak." jawab Aliyah.


"Kuda yang bisa bergerak gimana maksud na, ayang?." tanya Denis lebih spesifik.


"Kuda yang bisa lari ntuu bee. Kuda yang bisa lompat-lompat. Yang tidak diam di tempat." ujar Aliyah sambil menggembungkan pipi nya.


"Kuda yang bisa goyang-goyang gitu kah?." Denis bertanya lebih jelas lagi.


"Tau ah, bee! pokok na kuda yang bisa berjalan keliling komplek." jawab Aliyah dengan sewot yang semakin menggembungkan pipi chubby nya.


"Ayang, jangan gitu lah pipi na. Bee jadi semakin gemas kan pingin cubit." tangan Denis yang sudah mendarat dengan sempurna di pipi chubby Aliyah.


"Aduh.. Bee. Entar pipi ay na jadi tambah lebarkan! Di cubitin bee na terus." protes Aliyah sambil cemberut.


"Habis nya ayang lucu dan semakin gemesin." jawab Denis yang akan mendarat kan kembali tangan nya ke pipi Aliyah. Tapi dengan sigap Aliyah menghindar dari Denis.


"Wleekk.. Tak dapat pun, bee na." ledek Aliyah sambil berlari kecil meninggalkan Denis di belakang nya.


"Dasar bajaj.. Selalu aja bisa ngeles." kata Denis sembari mengikuti Aliyah dari belakang.


***


Ada juga wahana yang aman dan jauh dari bau-bau mistis atau menguji andrenalin. Bisa menjajal aneka wahana ketangkasan yang ada di pasar malam. Ada lempar gelang, lempar bola, memancing ikan-ikanan atau mengelindingkan bola kecil ke atas papan berlaku.


Macam-macam permainan ketangkasan ini, tak hanya mengandalkan kecepatan tangan tapi juga keberuntungan dan rezeki masing-masing.


Banyak hadiah menarik yang bisa langsung di dapat bila berhasil memenangkan permainan ini. Mulai dari mie instan, minyak goreng, minuman dan makanan ringan, boneka dari yang kecil hingga yang besar, payung sampai Handphone. Biasanya, jenis wahana ini yang bikin pengunjung ketagihan kalau enggak dapat hadiah yang di mau. Pasti ingin mencoba lagi dan lagi. Apalagi kalau bisa dapat hadiah berturut-turut, rasanya main sekali mana cukup.


***


Jam menunjukkan pukul 21.15 WIB.


Tak lupa Aliyah juga membelikan Haikal oleh-oleh mainan anak-anak kapal otok-otok yang sangat menarik jika di nyalakan mesin nya. Dan di taruh di dalam wadah berisikan air di dalam nya. Kapal akan berputar dan berbunyi otok-otok. Dari suaranya itu lho yang bikin kangen untuk di mainkan berulang-ulang.


"Sini, biar bee yang bawa boneka besar itu. Ayang susah jalan nya kan." Denis mengambil boneka besar dari tangan Aliyah.


"Tak usah bee, biar ay aja yang bawa." tolak Aliyah yang terus memeluk boneka besar itu.


"Lihat ntuu, ayang jadi susah jalan nya. Biar bee yang bawa." pintar Denis sekali lagi.


"Tak mau, bee! Biar ay aja yang bawa sendiri." tolak kekeh Aliyah yang semakin erat memeluk boneka besar itu sambil mencium nya.


"Enak dung, yang jadi boneka nya. Menang banyak rupanya emon malam ini." protes Denis.


"Biarin" sahut Aliyah sambil menjulurkan lidah nya ke arah Denis.


"Hmm.. Apa ayang begitu bahagia malam ini?." tanya Denis mulai merapatkan tubuh nya ke arah Aliyah.


"Pasti lah bee. Bahagia sekali. Karena malam ini, ay bisa menikmati wahana pasar malam bersama bee. Dan ay sangat senang karena bee mau menuruti semua kemauan ay." ucap Aliyah seraya tersenyum manis.


"Iya kah? Hmm.. Kalau begitu, sekarang bee yang minta sesuatu ke ayang, sebagai ucapan terimakasih kepada bee na." ucap Denis seraya tersenyum licik sembari mengedipkan mata nya genit ke arah Aliyah.


"Minta apa?."


"Ada deh, rahasia!."


"Kok pakai rahasia? Bilang aja bee!."


"Nanti aja kalau sudah sampai parkiran, di dalam mobil, bee bisikin."


"Kenapa juga harus nunggu sampai parkiran. Kan di sini juga sama aja." ucap Aliyah polos.


"Beda lah, di ramai banyak orang."


"Di kuburan aja bee, sepi! Emang apa sih yang di minta bee?."


"Pokoknya rahasia!."


"Kalau pokok na, bee tak mau bilang juga. Ay di kasih tau untung na aja lah bee."


"Apaan, di kira jualan minta untung nya. Tunggu aja sampai parkiran! Okay!." ucap Denis sambil berlari meninggalkan Aliyah menuju parkiran mobil.


"Bee... Tungguin ay! Dasar tukang las.. suka na alasan muluh!." teriak Aliyah.


🍃🍃🍃🍃


Bersambung...


...DUKUNG SELALU AUTHOR BENGEK INI DENGAN CARA...


...LIKE...


...KOMEN...


...FAVORIT...


...RATE BINTANG LIMA...


...GIFT/VOTE...


...TERIMAKASIH BANYAK READER TERSAYANG 🙏🙏...


...❣️❣️❣️...