ELLAINE'S SECRET

ELLAINE'S SECRET
Ellaine's Secret



Hola,, readerss tercayang😍


Ellaine's Secret upload lagi nih malam ini, buat menemani para readers jomblo yang gk bisa malam mingguan bareng ayang. Cie yang gk punya ayang😂😂


Canda bestiee,,😘


Selamat malam minggu buat semuanya dan happy reading!!! Semoga suka sama cerita yang absurt ini😘


...----------------...


"PAGI DUNIA INDAH NAMUN PENUH DENGAN TIPU-TIPU" Teriak Ella berlari menghampiri Indy yang sedang memasak sarapan untuk mereka berdua


"Aihh, El berapa kali gue bilang jangan teriak-teriak" omel Indy memukul Ella pelan dengan centok nasinya


"Telinga gue bisa budek lama-lama" keluhnya


"Maaf bestie" cengir Ella memeluk Indy dari belakang dengan erat. Sedangkan Indy hanya pasrah saat tubuhnya semakin sesak karna pelukan Ella.


"Lepas, gue gak bisa napas inem"


"Lo mau bikin gue koid ya" cerca Indy melepaskan pelukan mereka


"Yaelah gue dimarahin mulu dari tadi" kata Ella cemberut berjalan ke arah meja makan


"Gue bilangin ayang gue, mampus lo" katanya menakut-nakuti Indy


"Sok bilang aja"


"Mentang-mentang gue nggak punya ayang" ketus Indy meletakkan seporsi omelet di hadapan Ella dengan kasar


"Awas aja kalau gue udah punya ayang. Gue pamerin 24 jam ke semua orang" ketusnya memakan omelet dengan bar-bar


"Sabar ya, Ndy. Tenang aja gue dukung lo sepenuhnya buat punya ayang dengan segera" kata Ella seakan menyemangati Indy


"Ck" decak Indy malas


"Oh ya, gue mau pergi hari ini" kata Ella menatap indy


"Tumben? Biasanya kalau libur ndekem aja dirumah" tanya Indy


"Ayang gue lagi libur, jadi gue mau jalan-jalan bareng"


"Lo nggak lihat nih. Penampilan gue udah kece badai kayak gini" songgong Ella menunjukkan dress yang dipakainya.


"Dih"


"Yaudah ati-ati"


"Kalau pulang jangan lupa oleh-oleh buat gue" kata Indy tersenyum manis


"Sip itu mah" kata Ella mengacungkan jempolnya dengan semangat


"Kalau urusan morotin uangnya Raka gue mah iya aja" katanya cengengesan. Untungnya Indy sudah terbiasa dengan Ella yang mata duitan ini.


...----------------...


Seperti janji Raka kemarin, Ia mengajak Ella untuk jalan-jalan ke tempat yang paling disukai oleh Tunangannya.


"Suka?" tanya Raka sembari membenarkan poni Ella yang berantakan karna tertiup angin pantai.


Yah, pantai. Tempat paling favorit yang sangat disukai oleh Ella.


"Suka, suka banget"


"Makasih" kata Ella tersenyum tulus, Raka ikut tersenyum bahagia melihat perempuan kesayangannya bahagia.


"Udah lama banget ya kita nggak lihat pantai" katanya tersenyum sendu menatap pantai didepannya.


"Iya, kita terlalu sibuk sama kerjaan" kata Raka mengenggam tangan Ella, mengajaknya untuk mendekat ke arah air laut.


Sejenak mereka berdua sama-sama terdiam menikmati momen ini yang mungkin tidak akan terulang kembali.


"Kenapa kamu suka laut?" tanya Raka tiba-tiba tanpa menoleh ke arah Ella


"Laut mengajarkan bagaimana harus ikhlas, meskipun harus menerima air dari berbagai macam sungai. Laut tidak pernah mengeluh dan tetap menerima"


"Laut juga luas tapi tidak pernah sombong pada daratan"


"Kelihatannya sepele, namun laut berperan penting pada daur hidup air. Tanpanya hujan tidak akan turun" tambah Ella


"Begitu juga dengan hidup, kelihatannya memang sulit dan banyak masalah yang selalu berdatangan silih berganti. Tapi yang bisa kita lalukan hanya ikhlas. Selalu rendah hati dan bermanfaat untuk banyak orang meskipun yang kita lakukan hanyalah hal-hal sepele" kata Ella menatap laut dengan penuh kekaguman


"Aku memang tidak bisa sehebat laut" kata Ella tertawa kecil


"Namun aku hanya ingin bahagia dan orang disekitarku juga merasakan hal yang sama" katanya tersenyum tulus menatap Raka yang sedari tadi menatapnya dengan penuh cinta.


"Zoya" kata Raka menyentuh pipi Ella yang mulai memerah karna panas matahari


"Bagiku kamu itu lautan yang hebat" katanya singkat namun sangat berarti besar untuk Ella.


Yah, Raka tidak bohong. Baginya Ella itu perempuan yang hebat, lautan yang hebat. Sedari kecil, hidup Ella jauh dari kata bahagia, Raka tau itu. Tapi Ella tidak pernah menunjukkan ketidak bahagiaannya pada orang lain. Dirinya tidak ingin orang lain khawatir, menyimpan semuanya sendiri. Meskipun Ella tau itu sakit, tapi dia tetap diam.


Raka benar-benar salut dan sangat mencintai perempuan dihadapannya ini.


"Ah benar juga" kata Raka saat mengingat sesuatu


"Apakah kamu ingin kita mengadakan resepsi pernikahan di tepi pantai?" tanyanya


"Boleh?" tanya balik Ella dengan antusias


"Tentu saja, ini pernikahan kita. Dan aku akan berusaha mewujudkan semua keinginan kamu, semua impian kamu" kata Raka lembut


"Boleh" kata Ella senang namun kemudian menyadari sesuatu


"Tapi kurasa lebih baik kita mengadakan resepsi sesuai rencana awal. Mommy dan mama sudah menyiapkan semuanya, mereka pasti kecewa saat kita merubah rencana awal" kata Ella sedih


"Mereka pasti paham, kalau kita bicara" kata Raka berusaha meyakinkan Ella.


"Tetap saja itu tidak baik. Baiklah, kita akan melakukannya sesuai rencana awal" putus Ella tegas. Melihat tunangannya tidak bisa dibujuk, Raka hanya menghela nafas pasrah.


"Oke-oke" pasrah Raka


"Jika tidak ingin merubah rencana awal resepsi"


"Tapi, kita bisa merubah rencana bulan madu kita kan?" tanya Raka dengan nada menggoda


"Ha?" kata Ella tidak paham


"Kita bisa honey moon di salah satu resort dekat pantai milikku, atau kapal pesiar, atau bisa juga outdoor ditepi pantai ditemani bintang-bintang malam"


"Bagaimana menurut kamu? Aku sih nggak masalah yang penting bersama kamu" goda Raka mengedipkan matanya genit


Ella hanya diam mencerna perkataan Raka.


Honey moon? resort? kapal pesiar? outdoor?


'Astaga, Raka mesum' umpat Ella dalam hati menutupi pipinya yang memerah karna malu dan panas matahari


"Eh eh, muka kamu merah yang. Panas banget ya disini?" tanya Raka menggoda Ella dengan mengelus pelan pipi Ella


Tidak tau saja Raka, bahwa tindakannya membuat pipi Ella bertambah merah.


"Loh kok tambah merah" ejek Raka


"Lucu banget sih kamu" katanya mencium pipi gembul Ella


"Diem" kata Ella kesal meninggalkan Raka yang menahan tawa melihat tunangannya itu malu.


...----------------...


**Next nggak nihh???


Jangan lupa vote dan komen yahh☺☺**