
Tak
"Aw"
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Raka kesal mengusap dahinya yang dijitak Ella dengan keras.
"Seharusnya aku yang bilang gitu" kata Ella cemberut
"Sudah 8 tahun, dan mulutmu masih sama seperti dulu. Beracun"
"Bagaimana jika dia sakit hati dengan perkataanmu" dengus Ella kesal padahal niatnya ingin menjauh dari Diana dan tidak ingin mencari musuh. Tapi sayangnya, tunangan tersayangnya ini mengeluarkan kata-kata beracun andalannya.
"Ck, dia pantas mendapatkannya" kata Raka cuek
"Lagian kamu nggak ngerasa dia tertarik dengan tunanganmu yang tampan ini" katanya dengan percaya diri
"Percaya diri sekali anda" kata Ella datar
"Yah jelas, tunanganmu ini tampan, seorang dokter sekaligus CEO, kaya raya sudah pasti, mapan apalagi, dan yang paling utama tunanganmu ini baik hati dan tidak sombong" kata Raka menghitung satu persatu kelebihannya.
Ella hanya menatap sinis Raka.
"Ck" dengus Ella namun tidak bisa membantah perkataan Raka. Bagaimanapun yang diucapkan Raka adalah kebenaran yang failed kecuali bagian baik hati dan tidak sombong.
"Cerewet" ejek Ella pada Raka
"Tak masalah, aku hanya cerewet saat bersama dengan kamu" kata Raka mengedipkan sebelah matanya menggoda Ella.
Ella melihat tingkah manis tunangannya hanya tersenyum lembut dan mengelus pipi tunangannya.
Dirinya sangat amat bersyukur bisa bertemu dengan Raka.
Orang yang selalu ada untuknya, tidak pernah meninggalkannya, orang yang tidak pernah menjudge pemikiran dan tingkah lakunya tanpa bertanya terlebih dahulu.
"Jadi dia perempuan itu?" tanya Raka menyentuh tangan Ella yang berada dipipinya
"Hm" gumam Ella tersenyum sendu lalu menurunkan tangannya
"Kamu menyesal?" tanya Raka lembut
"Untuk apa?" tanya balik Ella
"Semuanya" Jawab Raka memandang mata indah Ella dengan penuh cinta. Sejenak Ella terbuai dalam tatapan Raka, tatapan yang selalu mengingatkannya bahwa dirinya juga berharga dan pantas dicintai.
"Tidak pernah" jawab Ella tegas
"Masih marah dan kecewa?" tanya Raka lagi
Mendengar pertanyaan Raka, Ella hanya tersenyum dan melanjutkan langkah kakinya diikuti Raka yang berjalan disampingnya.
"Sebelum aku datang ke Jakarta, Iya. Aku masih kecewa dan marah dengan semua orang. Tapi beberapa hari disini, aku sadar nggak ada gunanya juga aku marah dan kecewa sama mereka. Hidupku terlalu berharga untuk itu" kata Ella menoleh kearah Raka
"So, sekarang aku udah biasa aja sama mereka"
"Mau mereka bahagia, nangis, sedih, atau apapun itu. Itu bukan urusanku" Katanya yang disambut senyuman langkah dari Raka
"Bagus"
"Jangan menyia-yiakan waktu dan hidup kamu hanya untuk hal-hal yang tidak berguna" kata Raka merangkul bahu Ella
"Baiklah, lupakan mereka. Jadi kamu setuju untuk ikut ke reuni sekolah besok malam?" tanya Ella pada Raka
"Kamu ikut?" tanya Raka
"Tentu, aku harus membagikan undangan pernikahan kita. Itu acara yang pas untuk membagikan kabar gembira" kata Ella antusias
"Kalau kamu itu aku juga ikut" Kata Raka pada Ella
"Oke, aku akan minta Indy untuk menyiapkan baju kita" kata Ella
"Lakukan semaumu, sayang" kata Raka lembut
...----------------...
Keesokan harinya,
Di salah satu butik milik Indy.
Mungkin karena Raka adalah CEO, secara tidak langsung dirinya memiliki aura yang mendominasi. Tapi tak bisa dipungkiri profesinya sebagai dokter juga membuatnya memiliki aura tenang dan lembut. Bisa dibilang aura Raka seperti perpaduan dari iblis dan malaikat.
Indy bahkan sampai tidak berkedip melihat sosok ciptaan tuhan yang menggagumkan ini. Indy sudah terbiasa melihat Ella yang anggun dan sangat cantik. Tapi dirinya masih belum terbiasa melihat Raka yang seWOW ini.
"Tunangan lo emang bener-bener ganteng banget" bisik Indy pada Ella pelan
"El, Gue peringatkan sama Lo. Malam ini Lo harus iket Raka jangan sampai dia lepas"
"Gue yakin pasti banyak betina-betina disana yang ngiler lihat lakik lo" bisik Indy pelan yang hanya dibalas kekehan kecil dari Ella
"Sip" kata Ella memberikan jempolnya
"Berangkat" kata Raka mengulurkan tangannya pada Ella
"Ayo" kata Ella menyambut uluran tangan Raka
"Kita berangkat dulu"
"Bye, Ndy" kata Ella melambaikan tangannya kepada Indy.
...----------------...
Sesampainya di ballroom hotel, terlihat sudah banyak teman-teman Ella dan Raka yang sudah datang. Banyak wajah-wajah yang Ella kenali. Seperti, Rena Anya, Elvan, Ersya, Haru, Malven, Lana.
Berjalan dengan perlahan Ella dan Raka menghampiri Elvan dan teman-temannya yang asik mengobrol sembari tertawa cekikikan.
"WAH.. WAH.. WAH.. LIHAT SIAPA YANG DATANG" teriak Ersya heboh saat menyadari kedatangan Ella dan Raka
"ELLA" Teriak Lana heboh berhamburan memeluk Ella dengan erat. Sedangkan Raka berjalan menghampiri Elvan, Ersya, dan Malven.
"Miss you" kata Lana terharu melihat Ella. Teman seperjuangannya dulu saat kemah sekarang sudah ada dihadapannya.
"Me too" kata Ella membalas pelukan Lana tak kalah erat
"Kalian berangkat bareng?" tanya Malven yang curiga. Raka mengangguk mengiyakan pertanyaan Malven.
"Kalian ada hubungan apa nih?" tanya Malven lagi
"Tunangan" kata Raka santai. Sedangkan yang lain terkejut mendengar perkataan Raka yang tiba-tiba.
"Kalian.." syok Lana yang masih memeluk Ella
Ella hanya tersenyum manis melihat teman-temannya yang terkejut. Lalu mengeluarkan sebuah undangan dari tasnya.
"Kalian semua wajib dateng. Acaranya minggu depan" kata Ella menyerahkan undangan tersebut
"WAW" teriak Lana antusias melihat undangan itu
"CONGRATULATION" teriak Ersya memeluk Raka mengucapkan selamat untuknya
"Selamat, bro" kata Elvan juga
"Akhirnya penantian Lo terbayarkan" katanya ikut bahagia
Elvan memang salah satu orang yang mengetahui bahwa Raka mempunyai perasaan lebih untuk Ella. Namun saat itu Ella masih berstatus pacar Kavin. Jadinya ia sedikit bersimpati dengan Raka. Untungnya takdir akhirnya menyatukan mereka.
"Selamat" ucap Malven
"Thank you guyss" kata Ella bersyukur dengan teman-temannya yang mendukung hubungannya dengan Raka.
Namun, ditengah kebahagian mereka. Mereka tidak menyadari ada orang yang menatap tidak suka dengan kebahagiaan tersebut.
Dan siapa lagi kalau bukan Kavin, yang cemburu dan marah mendengar kabar pernikahan Ella dengan Raka.
'Kenapa kamu ninggalin aku?' batin Kavin marah dengan pemandangan didepannya.
...----------------...
HAPPY NEW YEAR GUYSSS.. 🎉🎉
Semoga semua harapan dan keinginan kita bisa tercapai di tahun ini.
...----------------...