
Banyak teman-teman Ella yang menjenguknya di rumah sakit. Tak hanya Kavin dkk, tapi ada juga anak-anak PMR, Elvan dkk, teman-teman sekelasnya, bahkan perwakilan setiap ekskul di sekolah juga ikut menjenguk Ella. Dan yang lebih spektakuler lagi, pentolan SMA Garuda juga kesana. Mereka selalu datang bergantian menjenguk Ella.
Ella bahkan sampai bosen dengan kedatangan mereka.
"Oi, lain kali kalau jenguk gue nggak usah bawa makanan. Kalau bisa bawa uang, lumayan uangnya bisa gue pakek buat bayar rumah sakit" ceplos Ella.
Ella Emang nggak ada akhlak, udah untung di jenguk eh malah minta uang buat bayar rumah sakit. Minta di tabok emang teman kayak gini.
"Bisa-bisa gue buka toko kue sama toko buah disini. Kalau kalian bawa makanan trus kesini" protes Ella melihat tumpukan makanan. Padahal mah hatinya happy banget, liat banyak makanan. Cewek mah emang gitu, di hati bilang apa di mulut bilang apa.
'thor inget Lo juga cewek' cibir Ella
'Sorry gue cewek limited edition. Anti ruwet-ruwet' cuek author
'Cih' dengus Ella
Back to topic
"Banyak banget yang jenguk kamu?" Tanya Iva (adik bungsu papi Ella) melihat teman Ella yang terus-terusan berdatangan dari tadi
"Tante kan tau, kalau keponakan Tante ini salah satu orang penting disekolah" kata Ella angkuh
"Nyesel gue nanya" katanya malas
"Kapan pulang?" Tanyanya
"Besok pagi Tan" jawab Ella
"Mau pulang kemana? Rumahmu sendiri? Rumah Oma? Atau rumah nenek?" Tanya Iva mengingat kakak iparnya yang sibuk bekerja
"Rumah sendiri. Lagian Ella besok mau sekolah" kata Ella
"Besok? Ngaco kamu. Baru sembuh kok mau sekolah" kata Iva
"Boring ih, seminggu ngerem mulu disini. Ella mau mau sekolah aja" kekeh Ella
"Udah biarin" kata Tanisha yang langsung mendapatkan tatapan tidak setuju dari Iva
"Besok di sekolah ada tanding basket, otomatis sekolah free jadi nggak papa buat Ella masuk" jelas Tanisha
"So?" Tanya Ella penuh harap
"Ah.. Kalau mbak udah kasih ijin, yah mau gimana lagi" lesu Iva
"Udah kamu tidur, katanya mau sekolah besok" suruh Iva pada Ella
"Sip. Night mami, night Tante" kata Ella sebelum tidur
"Night too princess" kata mereka tersenyum melihat Ella yang sudah tertidur
...----------------...
Disekolah
Ella datang agak siangan karna harus menunggu dokter Wisnu datang dan mengecek kondisinya. Ella benar-benar berangkat ke sekolah dari rumah sakit tanpa pulang kerumah dulu.
Untungnya tadi pagi Ella meminta tolong pada supir Omanya untuk mengirimkan keperluan sekolahnya.
"Udah sembuh Lo?" tanya Ryan, salah satu pentolan SMA Garuda. Yah, bisa dibilang ketua Genk motor disekolah. Dan jangan lupakan ia juga salah satu yang ngericuh ruang rawat inap Ella kemarin.
"Udah dong" kata Ella menghampiri Ryan dkk yang lagi nyantai di salah satu koridor sekolah
"Kemarin gue nggak masuk seminggu. Udah tawuran sama siapa aja brother" tanya Ella pada Ryan
"Gue cuti tawuran sister" jawab Ryan dengan wajah memelas nya
"Kenapa? Ilmu kebal Lo tiba-tiba ilang" Tanya Ella bingung
"Ngaco. Mana ada gue gitu" sengit Ryan saat dituduh
"UKS nggak ada Lo. Ntar yang ngobatin gue siapa kalau luka-luka" lanjutnya sedih
"Sok iye Lo" ejek Ella
"Udah ah gue mau ke ayang beb dulu" kata Ella meninggalkan mereka
"Oi El tunggu" panggil Ryan menghentikan Ella. Ella yang merasa dipanggil membalikkan badannya
"Ikut gue balapan lagi yok ntar malam" ajak Ryan
"Lo mau gue dipasung sama nyokap gue" ketus Ella.
Jangan heran Ella memang sering ikut Ryan balapan, bahkan Ella sebenarnya bisa balapan. Lebih jago dari Ryan malahan. Namun, ia selalu menolak untuk ikut balapan. Baginya itu terlalu merepotkan. Kalau bisa nyetir santai ngapain ruwet-ruwet nyetir kayak kesetanan.
Karna moto hidup Ella adalah selagi bisa hidup santai ngapain hidup ribet-ribet.
"Gue yang ijinin" usul Ryan
"Gue sehat aja emak gue susah ngasih ijinnya. Lah ini gue baru pulang dari RS. Belum ijin elo udah di usir sama emak gue" jelas Ella.
"Ah iya juga ya" kata Ryan paham
"Yaudah besok-besok kalau udah sembuh. Kita ke sirkuit lagi" kata Ryan semangat
'ini teman Lo baru keluar dari RS loh, nggak ditanyain kondisinya malah di ajak ikut balapan. Beneran Stres nih anak' batin Ella melihat semangat Ryan
"Sak karep mu wae lah" kata Ella lalu benar-benar meninggalkan mereka.
"Mana yah tuh bocah" gumam Ella mencari teman-temannya
"Kamu beneran sekolah?"
Plak
"Astaghfirullah" kaget Ella yang reflek menabok muka playboy Kavin
"Sakit bego" umpat Kavin
"Mulutnya jahat banget sama gue" kata Ella menyentil mulut Kavin dengan keras.
'mampus nggak loh, udah muka gue pukul, mulut gue sentil' batin Ella puas melihat penderitaan Kavin
"Baru masuk udah KDRT Lo" sungut Kavin yang masih kesal
"Salah sendiri Lo ngagetin" bela Ella
"Udah ah, jangan lebay. Ke anak-anak yang lain yok" ajak Ella mengandeng Kavin. Namun baru beberapa langkah, Ella segera berhenti dan melihat kearah Kavin
"Kenapa berhenti?" Tanya Kavin
"Lo tiba-tiba jadi bego gara-gara gue pukul" kesal Ella
"Gue baru dateng, mana gue tau anak-anak yang lain dimana" lanjutnya
"Oh iya yah. Yaudah yuk ikut gue" kata Kavin gantian mengandeng tangan Ella
Setelah perjalan yang cukup jauh, melintasi gunung dan menyebrangi samudra. Alay. Akhirnya Ella dan Kavin sampai di rooftop sekolah
"HAY GUYS!!!. ELLA YANG MANIS, YANG SANGKING MANISNYA BISA BIKIN DIABETES COMEBACK!!!!" teriak Ella mengangetkan mereka semua
"Aahhh!!!! IBU NEGARA UDAH MASUK" pekik Radhit begitu melihat Ella datang
"SAHABAT TERSAYANG GUE" pekik Rena dan Anya yang segera berlari menghampiri Ella dan memeluknya erat
"Oi sesek nih gue. Kalian semua mau bikin gue bobok di RS lagi" pekik Ella kehabisan napas karna di pelukan mereka
"Hehehehe" mereka cengengesan, lalu melepas pelukannya
"Yah nggak dong. Kitakan nggak sejahat itu" bela Anya
"Kok udah masuk? Padahal kita mau jenguk Lo di RS habis ini" kata Addi
"Gue tau Lo semua kangen sama gue. Mangkanya gue masuk" PD Ella
"Terserah. ngalah gue sama Lo hari ini" pasrah Addi Melihat ke PD an ella
"Sini duduk" kata Kavin menarik Ella untuk duduk di sofa yang mereka simpan di rooftop
"Kalian nggak ikut tanding basket?" Tanya Ella heran. Kan secara Kavin itu ketua ekskul basket disekolah, tapi kenapa saat ini Kavin dan teman-temannya malah nyantai di rooftop
"Nggak" jawab Kavin singkat sambil merangkul bahu Ella erat
"Nggak minat. Lagi nggak mood main bola" jelas Rei
"Kamu kan ketua. Kalau emang males tanding, setidaknya kamu harus stay di lapangan dong saat ini." kata Ella pada Kavin
"Kamu tenang aja. Urusan aku udah selesai, lagian acara ini di handle sama anak OSIS" jelas Kavin
"Oh" kata Ella paham
"Kak Ella, dari RS langsung kesini?" Tanya Evan
"Iya, kok tau" kata Ella penasaran
"Tuh" tunjuk Evan pada punggung tangan Ella yang masih terdapat plaster
"Gue baru lepas infus langsung cus kesini" jelas Ella
"Tangan Lo bengkak" kata Rena yang ikut-ikutan melihat tangan Ella
"Hm. Gue baru ngeh" kata Ella melihat tangannya yang membengkak
"Wajar habis di infus jadi bengkak. Ntar juga balik sendiri kok" jelas Ella melihat tatapan penuh tanya dari Kavin
Cup
"Jangan sakit lagi" kata Kavin dengan tatapan memohon setelah mencium punggung tangan Ella yang bengkak
"Nggak janji" lirih Ella sendu
"Ada yang punya camilan?" Tanya Ella mengalihkan pembicaraan
"Nih gue punya" kata Anya menyodorkan nugget ayam yang dia bawa di Tupperware.
"Enak" kata Ella mencomot nugget Anya
"Makasih" sindir Anya melihat Ella yang sibuk makan nuggetnya tanpa permisi
"Hehehe"
"Sorry, habisnya enak sih"
"Makasih Anya imut" kata Ella pada Anya
"Abaikan. Udah makan aja" kata Anya menyuruh Ella trus makan
"Kalau ada jus melon. Pasti lebih enak deh" kode Ella sambil melihat Kavin dengan tatapan memelas nya
"Udah gue pesenin. 1 menit lagi, bakalan ada yang kesini ngirim pesanan Lo" kata Kavin
"Makasih" kata Ella tersenyum senang
"Apapun untuk Lo" kata Kavin membalas senyuman Ella
...---------------...
...Ig :@quella.ved...
..."Your Life is Your Choice"...