
"El.. bangun" kata Raka mencoba membangunkan Ella dari tidurnya
"emm" gumam Ella enggan membuka matanya malah semakin merapatkan selimutnya
"bangun" kata Raka sekali lagi
"hmm"
"bangun,, Ayo ikut gue" kata Raka menepuk pelan lengan Ella
"hmm..hmm.,,"
"Ayo,, bangun Ella" kata Raka pantang menyerah untuk membangunkan Ella
"Bangun Ellaine Zoya Deolinda" kata Raka mulai gregetan mencoba menarik-narik tangan Ella untuk bangun
"isstt.. apaan sih Lo,, gue masih ngantuk" keluh Ella merasa terganggu tidurnya
"jangan tidur mulu. Ayo ikut gue" kata Raka
"nggak mau gue mager, Rak" kata Ella kembali menarik selimutnya
"Padahal gue besok udah harus balik ke Jakarta. Tapi Lonya nggak mau gue ajak jalan" kata Raka memelas
'balik?' tanya Ella dalam hati
"Lo mau pulang?" tanya Ella menyibak selimutnya untuk duduk
"iya, gue nggak bisa lama-lama disini" jawab Raka
"Yahh kok cepet banget,, gue jadi sendirian lagi dong disini" keluh Ella sedih
"nggak usah sedih. Gue pasti sering-sering jenguk Lo kesini" kata Raka mengelus rambut Ella lembut
"Tapikan-"
"udah jangan banyak tapi, mau ikut nggak?"
"Gue mau ajak Lo jalan-jalan"
"gimana?" tawar Raka mengulurkan tangannya
"Mau.. mau.. mau" kata Ella menganggukkan kepalanya antusias
"yaudah gue tunggu diluar"
"Lo siap-siap dulu" kata Raka mengacak rambut Ella gemas lalu keluar dari kamar Ella
.
.
Dimobil,
"Kita mau kemana?" tanya Ella kesekian kalinya
"Rahasia" jawab Raka jail
"istt" gumam Ella memanyunkan bibirnya kesal
"jangan gitu bibirnya, Lo jadi mirip ikan ******" ejek Raka
Plakk
"AW"
"sakit Maemunah" keluh Raka mengelus lengannya yang ditabok Ella dengan keras
"Lagian Lo bikin gue kesel" kata Ella cemberut
"udah sih, jangan marah-marah" kata Raka mengelus rambut Ella
"kalau gue kasih tau sekarang nggak surprise dong" katanya
"iya,, iya,, Zoya nurut apa kata Zabiru" kata Ella tersenyum manis
"gitu dong, kan tambah cantik kalau senyum" kata Raka ikut tersenyum
Hening...
Ella fokus bermain hpnya sambil bersenandung kecil mengikuti lagu yang diputar didalam mobil sedangkan Raka fokus menyetir dengan sesekali melirik kearah Ella. Hingga...
"OH MY GOD" teriak Ella tiba-tiba
Citttt
"Aww" pekik Ella saat Raka mengerem mendadak
"Sorry,, sorry,, gue kaget denger teriakan Lo" kata Raka membuka seatbeltnya
"Lo nggak papa? sini gue cek" katanya mendekat kearah Ella untuk mengecek kondisi Ella
"gue nggak papa, Raka" kata Ella lembut memegang tangan Raka
"Yakin?, Nih minum dulu" kata Raka memberikan sebotol air minum kearah Ella
"Gimana?" tanya Raka lagi setelah Ella meminum airnya
"Raka gue nggak papa"
"Lagian ini salah gue, maaf udah bikin Lo kaget" kata Ella menundukkan kepalanya menyesal
"huftt"
"nggak papa bukan salah Lo sepenuhnya, gue juga yang nggak hati-hati" kata Raka lembut
"jangan dong"
"gue kan mau jalan-jalan" kata Ella cemberut
"yaudah, tapi kalau Lo ngerasa ada yang nggak enak. Langsung bilang gue ya" kata Raka cemas
"iya iya bawel banget sih Lo" ejek Ella
"Ayo jalan" kata Ella lalu Raka mulai menjalankan mobilnya
"Rak, sekali lagi gue minta maaf ya buat yang tadi" kata Ella tak enak hati
"gue kan udah bilang, ini bukan salah Lo" kata Raka santai
"emang tadi kenapa sampai teriak gitu?" tanyanya
"Ohh,, gue lupa kalau hari ini jadwal gue ketemu sama Miss Lili" kata Ella cemberut
"Miss lili pasti marahin gue lagi, karna bolos" katanya
"tenang aja, gue udah bilang ke Dokter Caca buat minta ijin ke Miss Lili" kata Raka menenangkan Ella
"beneran?" tanya Ella antusias
"iya bener" jawab Raka jujur
Selama di Singapura, Ella harus homeschooling. Dan Miss lili ini temen baiknya dokter Caca, yang kebetulan adalah dosen disalah satu universitas di Singapura.
.
.
Setelah hampir 1 jam berkendara, Ella dan Raka akhirnya sampai di tempat tujuan
"Udah sampai?" tanya Ella antusias
"iya" kata Raka mengacak rambut Ella gemas lalu keluar dari mobilnya dan membantu Ella untuk turun
"Ayo turun" kata Raka mengulurkan tangannya
Hap
"makasih Zabiru" kata Ella setelah turun dari mobil
" The Southern Ridges" gumam Ella membaca nama lokasi wisata
"kenapa nggak suka?" tanya Raka yang sudah berada disamping Ella
"Suka,, suka banget malahan" kata Ella antusias
"Yaudah, ayo masuk" kata Raka mengandeng tangan Ella erat
Sekilas info,
The Southern Ridges adalah bentangan ruang hijau terbuka sejauh 10 kilometer yang melintasi bukit-bukit dari sejumlah taman dan kebun terkenal di Singapura dan dihubungkan oleh bubungan dan jalur setapak yang cantik.
Southern Ridges Trail tersusun dari Mount Faber Park, Telok Blangah Hill Park, Hortpark, Kent Ridge Park, Dan Labrador Nature Reserve.
Di sepanjang jalur ini juga, penggemar burung dapat mengamati hewan favoritnya di habitat alami mereka, sementara fotografer tak akan pernah kehabisan momen untuk mengabadikan flora dan fauna cantik yang hidup di sini.
"Suka nggak?" tanya Raka pada Ella yang tak henti-hentinya tersenyum bahagia semenjak masuk ke The Southern Ridges
"banget, makasih Raka" kata Ella tersenyum tulus
"sama-sama, gue juga suka liat Lo tersenyum lagi" kata Raka menatap dalam Ella
"Sebenarnya, gue mau ajak Lo ke Universal studios Singapore. Tapi gue takut Lo malah kecapekan disana. Jadi, gue bisanya bawa Lo kesini" kata Raka jujur
"Itung-itung baik bagi kesehatan Lo. Biar Lo nggak stress di apartemen sama rumah sakit mulu. Sekali-kali ngeliat yang hijau-hijau" katanya sambil melihat-lihat sekeliling. Tanpa menyadari, Ella sedang menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa dijelaskan.
'kenapa sih Lo baik banget sama gue Raka?
Tuhan terimakasih,, telah memberiku seseorang sebaik Raka' kata Ella dalam hati
"Woyy,, ngapain?" tanya Raka membuyarkan lamunan Ella
"Ah,, nggak papa kok. gue cuma heran aja, kenapa Lo bisa baik banget sama gue?" tanya Ella
"Kan Gue udah janji bakalan jagain Lo. Gue akan jagain Lo, supaya senyuman Lo nggak bakal hilang dari bibir Lo" kata Raka tulus
"Jadi jangan sedih lagi, Gue sedih liat Lo kayak kemarin. Lo senyum tapi senyum palsu"
"kalau Lo emang butuh bahu buat bersandar, selalu ingat Lo punya gue" kata Raka menyentuh hati Ella
"Terimakasih Raka" kata Ella tanpa sadar meneteskan air matanya
"udah jangan nangis" kata Raka menghapus air matanya
"mau gue beliin es krim nggak? tapi ada syaratnya" tawar Raka
"mau" kata Ella antusias meskipun dengan mata basahnya karna habis menangis
"Senyum dulu coba" kata Raka menatap Ella
"😊😊"
"Nah gitu dong" kata raka mengacak rambut Ella
"Ayo kita beli es krim kesukaan Lo" katanya mengandeng tangan Ella
____➖➖➖___