
"Ella kita harus kembali ke Rumah Sakit sekarang" kata dokter wisnu pada Ella yang sedang asik bercanda dengan sahabat-sahabatnya
"Sekarang?" tanya Ella melihat jam tangan di tangan kanannya
"Iya" jawab Dokter Wisnu lembut
"Harus banget ya? Kita masih kangen sama Ella" cemberut Anya
"Nggak bisa diundur gitu, nanti aja kembalinya" tambah Rena sedih
"Tidak bisa, Ella harus minum obat tepat waktu. Tidak baik untuk kesehatan Ella, kalau dia telat minum obatnya" jelas dokter Wisnu perlahan
"Kalian tidak mau kan kesehatan Ella semakin menurun?" tanyanya
"Tapi kita masih kangen" ucap kecewa mereka
"Kitakan masih bisa ketemu. Masih ada waktu 1 hari lagi. Kalian bisa jenguk gue di Rumah Sakit" kata Ella memberikan saran
"Beneran kita bisa jenguk?" tanya Anya penuh harap
"Tentu, gue pasti nungguin kalian" jawab Ella tersenyum manis
"Oke kita pasti akan datang" kata Lana penuh semangat diangguki setuju dari yang lainnya
"Yaudah, gue pergi dulu" pamit Ella
"Kita anter sampek gerbang sekolah" kata Kavin mewakili yang lain
"Ayo" ajak Kavin sambil mendorong kursi roda Ella
...----------------...
"Aku pulang dulu" kata Ella saat sampai di gerbang sekolah
"Aku akan datang nanti" kata Kavin berjongkok di depan Ella
"Aku tunggu" kata Ella menggenggam tangan kavin
Cup
"Love you" kata Kavin mengecup kening Ella singkat
"Me too" kata Ella tersenyum manis
"Ayo little Fairy" kata dokter Wisnu membukakan pintu mobil
"Iya dok" kata Ella bangkit dari kursi rodanya dibantu oleh Dokter Caca.
"Pelan-pelan" kata Dokter Caca membantu Ella masuk ke dalam mobil
"Aku pulang dulu" pamit Ella dari dalam mobil
"iya, hati-hati dijalan. Salam buat Tante Nisha" kata Rena mewakili teman-temannya
"Iya, see you guys" kata Ella melambaikan tangannya saat mobil mulai berjalan
"See you too" balas mereka semua
"Bye-bye Ella" kata mereka melambaikan tangannya kearah Ella saat Mobil Dokter Wisnu berjalan perlahan meninggalkan area sekolah.
"Mereka teman yang baik" komentar dokter Caca membantu memperbaiki posisi duduk Ella
"Kamu beruntung memiliki mereka" tambahnya melirik banyaknya bunga matahari di bangku belakang
"Yah, aku memang beruntung dikelilingi banyak orang yang sangat menyayangi ku" lirih Ella menyandarkan kepalanya ke belakang
"Tidurlah, nanti aku akan membangunkan mu saat sampai di Rumah Sakit" kata dokter Wisnu melirik Ella dari spion
"Terimakasih dokter sudah menemaniku hari ini" kata Ella menutup matanya
"Sama-sama, kami juga senang bisa mengenal mereka" kata dokter Caca menyelimuti tubuh rentan Ella
"Ini hari yang cukup menguras banyak energi, kamu juga tidur" suruh dokter Wisnu pada tunangannya
"Hm" gumam dokter Caca ikut menutup matanya.
10 menit perjalanan, Ella tiba-tiba merasakan sakit kepala yang sangat menyakitkan. Kepalanya rasanya ingin pecah sangking sakitnya.
"Istt" rintih Ella memegangi kepalanya
"Sakit" lirihnya
"Kepalaku sakit"
"Little Fairy, kamu kenapa?" tanya Dokter Caca yang tadi menutup mata panik saat melihat Ella kesakitan
"Little Fairy mana yang sakit?" tanya Dokter Caca khawatir
"Wisnu, kondisi Little Fairy menurun" panik dokter Caca saat mengecek kondisi Ella
"Isstt.. Sakit" rintih Ella sampai menitihkan air matanya
"Bertahanlah, Aku akan ngebut" kata Dokter Wisnu mempercepat mobilnya
"Sakit
Sakit
Sakit... Hikss.. Sakit" rintih Ella terus menerus
"Sabar ya sayang sabar" kata dokter Caca berusaha meringankan sakit kepalanya
"Sakit.. hikss.. sakit"
"Sakit.. Dokter sakit.. Hiks.." rintihnya
"Sabar ya sayang sabar" kata dokter Caca berusaha tenang mengusap darah yang trus keluar dari hidung Ella
"Wisnu cepet!!" kata dokter Caca panik
"Ella kamu harus tetep sadar, jangan tidur" kata dokter Caca mengusap tangan Ella sambil trus mengusap darah dari hidup Ella
"Sabar ya sayang sebentar lagi kita sampai" kata Dokter Wisnu yang fokus menyetir
"Sakit sakit sakit"
"Wisnu cepet! Ella mulai kehilangan kesadarannya" panik Dokter Caca melihat Ella yang mulai menutup matanya
"Sayang dengarkan dokter Caca. Kamu harus bertahan" kata Dokter Caca menepuk pipi Ella pelan
"Sakit sakit sa-"
Buk
Ella pingsan di pelukan Dokter Caca karena tidak kuat menahan sakit kepalanya.
"Ella!! Ella bangun!! Ella kamu harus kuat sayang!! Ella!!" panik Dokter Caca saat Ella pingsan
"Wisnu percepat!!" panik Dokter Caca
"Bertahan" kata Dokter Wisnu semakin mempercepat laju mobilnya
...----------------...
"Suster, segera bawa ke UGD" perintah Dokter Wisnu menidurkan Ella di brankar Rumah Sakit dengan kondisi darah yang trus keluar dari hidungnya
"Sabar ya sayang" kata Dokter Caca menggenggam erat tangan Ella
"Kamu tunggu disini, hubungi Tante Nisha" kata Dokter Wisnu setelah sampai di depan ruang UGD
"Iya" kata Dokter Caca setuju
...----------------...
Tak tak tak
"Dokter Caca, bagaimana keadaan Ella?" tanya Tanisha yang baru tiba dirumah sakit
"Ella masih didalam. Dokter Wisnu sedang memeriksanya" jawab Dokter Caca jujur
"Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa Ella tiba-tiba drop lagi?" tanya tanisha cemas
"Saya belum bisa memastikannya, kita harus menunggu dokter Wisnu yang sedang memeriksanya" kata dokter Caca
"Tante tenang aja, semua akan baik-baik saja. Ella mempunyai banyak doa dan dukungan dari orang-orang yang menyayanginya" katanya mengelus bahu tanisha untuk menenangkannya
"Yah,, Ella pasti baik-baik saja" kata tanisha berharap
15 menit menunggu
Pintu UGD terbuka.
"Bagaimana?" tanya dokter Caca cemas
"Putriku baik-baik saja kan?" tanya tanisha yang juga was-was dengan kondisi putrinya
"Ella koma" jawab dokter Wisnu lirih
"Kondisi Ella semakin mengkhawatirkan, saat ini Ella tidak sadarkan diri" tambahnya sedih
Deg
"Nggak-nggak mungkin, Ella nggak mungkin koma" kata tanisha syok
"Hikss nggak mungkin hikss" tangisnya pecah
"Tante, Tante tenang dulu ya. Ella pasti baik-baik aja. Kita akan mencari cara untuk kesembuhan Ella" kata dokter Caca berusaha menenangkan Tanisha
"Dokter Caca benar, kita masih punya banyak cara untuk menyembuhkan Ella" kata dokter Wisnu sedikit meringankan beban Tanisha
"Bagaimana caranya dok?" tanya Tanisha penuh harap
Baginya, selama masih ada harapan. Putrinya akan selalu baik-baik saja.
"Kami akan mempercepat keberangkatan ke Singapura" kata dokter Wisnu
"Ella membutuhkan teknologi pengobatan yang lebih canggih" tambahnya
"Kapan tepatnya?" tanya tanisha
"Besok pagi, kami akan berangkat besok pagi. Hari ini kami akan mengurus semua berkas-berkas Ella selama disana" kata dokter Wisnu
"Saran saya, Tante bisa menghubungi teman-teman Ella. meskipun Ella sedang tidak sadarkan diri. Tapi, Ella masih bisa mendengar. Siapa tau dengan kedatangan sahabat-sahabatnya kondisi Ella semakin membaik dan memberikannya semangat untuk berobat di Singapura" tambahnya mengingat kuatnya persahabatan diantara Ella dan sahabat-sahabatnya
"Mereka berhak tau tentang keberangkatan Ella " tambah dokter Caca melihat keraguan dimata Tanisha
"Mereka pasti akan kecewa saat tau Ella pergi tanpa pamit" tambahnya
"Baiklah, saya akan menghubungi Kavin untuk datang kesini" putus Tanisha menyetujui saran dokter Wisnu
...next?...
...----------------...
...follow Instagram: @quella.ved...