ELLAINE'S SECRET

ELLAINE'S SECRET
Ellaine's Secret Satu Hari Bersama Kavin



"Aku pamit" kata Raka menggenggam tangan Ella


"Jangan pergi" lirih Ella menatap mata Raka sedih


"ntar gue kesepian nggak ada Lo" gumamnya memohon


"Maaf ya" kata Raka mengelus rambut Ella


"Little Fairy, biarin rakanya pergi ya. Diakan juga harus sekolah" kata dokter Caca ikut membujuk Ella


"Zabiru nggak boleh pergi, dok" kata Ella kekeh menggenggam tangan Raka erat. Dokter Caca yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepalanya pasrah.


"Zoya,, dengerin Zabiru. Zabiru janji bakal sering-sering kesini lagi. Tapi sekarang Zabiru harus pulang dulu" janji Raka


"Bener?" tanya Ella memastikan


"iya bener" jawab Raka menganggukkan kepalanya antusias


"janji?" tanya Ella menyodorkan jari kelingkingnya


"janji" jawab Raka menautkan jari kelingking mereka


"makasih" kata Ella memeluk erat Raka


"sama-sama,, apa sih yang enggak buat Zoya" kata Raka membalas pelukan Ella


.


.


.


"kita pisah disini ya, makasih udah nganterin aku sampai bandara" kata Raka menatap Ella lembut


"hmm" gumam Ella dengan mata berkaca-kaca


"udah dong, jangan nangis. Kan tadi aku udah janji bakalan sering kesini jenguk kamu" kata Raka mengelus pipi Ella


"ya tapikan tetep aja sedih" gumam Ella kesal


"jangan sedih, kalau kamu sedih gini gimana aku bisa pergi" kata Raka


"maaf, aku cuma nggak mau kehilangan sahabat yang udah banyak menghiburku selama disini" gumam Ella sedih


'sahabat ya?' batin Raka miris


"tenang aja, sahabat Lo ini pasti kesini lagi" kata Raka menenangkan


"yaudah gue harus pergi sekarang" pamit Raka


"hati-hati" kata Ella memeluk Raka sekilas


"iya" kata Raka lalu beralih berjalan kearah dokter Caca


"dokter terimakasih untuk semuanya selama saya disini"


"Saya titip Ella" kata Raka pada dokter Caca


"sama-sama saya juga seneng ada kamu disini, jadi Ella bisa sangat terhibur" kata dokter Caca menepuk pundak Raka


"Saya dan dokter wisnu pasti akan selalu menjaga Ella. Kamu tenang aja" kata dokter Caca


"kalau gitu saya bisa tenang" kata Raka tersenyum


"Zoya jaga diri kamu baik-baik selama disini" katanya mengelus Surai lembut Ella


"aku pergi dulu"


"Bye,, Zoya" kata Raka melambaikan tangannya kearah Ella


"Bye,, Zabiru" balas Ella melambaikan tangannya juga


"So, kita pulang sekarang?" tanya dokter Caca begitu Raka sudah tidak terlihat lagi


"boleh-"


drtt.. drtt.. drtt..


Kavin Onyet 🙉 is Calling.....


"bentar dok, Kavin nelpon aku" kata Ella menunjukkan layar ponselnya


"yaudah angkat aja" kata dokter Caca setuju


"halo kav" kata Ella


"halo yang" kata Kavin


"ada apa?" tanya Ella


"tebak aku ada dimana??" tanya Kavin aneh


"Rumah or sekolah" jawab Ella asal-asalan


"Salah,, yang bener aku ada di..... Singapura" kata Kavin antusias


"ASTAGA" kata Ella terkejut


"yang benar??" tanya Ella masih syok


"kenapa?" tanya dokter Caca khawatir mendengar Ella yang cukup terkejut


"nggak papa dok" kata Ella menggelengkan kepalanya


"cuma Kavin bilang, dia lagi ada di Singapura" sambung Ella


"oh ya? bagus dong" kata dokter Caca


"emang kamu sekarang ada dimana?" tanya Ella pada Kavin


"bandara" jawab Kavin


"nggak usah, biar aku langsung ke apartemen kamu aja" tolak Kavin


"nggak papa, soalnya aku juga lagi ada di bandara sekarang" kata Ella menjelaskan


"ngapain kamu ke bandara?" tanya kavin


"nganterin Raka yang mau balik ke Indonesia"


"udah jangan kebanyakan nanya"


"kamu bilang aja kamu dimana?" tanya Ella to the points


"oke-oke,, aku sekarang ada di..."


________


"KAVIN" teriak Ella melambaikan tangannya ke arah Kavin. Kavin yang mendengar namanya dipanggil segera mencari keberadaan tunangannya


"KAVIN" teriak Ella sekali lagi


"ELLA" teriak Kavin saat menemukan keberadaan tunangannya bersama dengan dokter Caca. Kavin segera berlari menghampiri mereka dan...


Grebb


"Ella.. aku kangen banget sama kamu" kata Kavin memeluk Ella erat sambil sesekali menciumi kening Ella


"aku juga" gumam Ella di pelukan Kavin


"kok kamu bisa disini?" tanya Ella melepas pelukan mereka


"cowok lain bisa kesini, masak aku nggak bisa kesini" kata Kavin cemberut


"jangan mulai deh" kata Ella mencubit perut Kavin


"AW"


"iya-iya,, maafin aku" kata Kavin menarik tangan Ella


"aku kangen sama kamu" kata Kavin menatap dalam mata Ella


"aku juga punya sesuatu untuk dijelasin ke kamu"


"Dan aku pikir kamu juga" kata Kavin mengelus punggung tangan Ella


"iya, ada banyak hal yang ingin aku jelasin ke kamu" kata Ella setuju


"yaudah sekarang mending kita kembali ke apartemen dulu. Ella udah terlalu lama keluar, jangan sampai dia kelelahan" kata dokter Caca mengingatkan dua sejoli yang sedang kangen-kangenan ini


"Ayo" kata Ella menyeret tangan Kavin untuk mengikutinya dan dokter Caca


_____


"So, Kavin.. Selamat datang di Apartemen ku selama di Singapura" kata Ella membuka pintu apartemennya


"El, dokter Caca masuk kamar dulu ya. Mau bersih-bersih" pamit dokter Caca pada Ella


"oke dok" kata Ella mengacungkan jempolnya


"dokter Caca dan dokter wisnu juga tinggal disini?" tanya Kavin melihat-lihat sekeliling


"Dokter Caca emang tinggal disini. Itu kamarnya" kata Ella menujuk salah satu pintu kamar


"Tapi dokter Wisnu enggak, apartemen dokter Wisnu ada didepan" kata Ella


"kamu nanti juga bisa tinggal di apartemennya dokter Wisnu. Tenang aja aku udah bilang sama dokter Wisnu kok" kata Ella


"kok nggak disini sama kamu" rengek Kavin memeluk Ella dari belakang


"boleh kok, kamu bisa tanya sama dokter Caca dan dokter Wisnu. Tapi kalau nanti kamu diusir balik ke indo sama mereka. Yah aku nggak tanggung jawab" kata Ella mengangkat tangannya


"yaudahlah,, aku nggak punya pilihan lain" kata Kavin sedih


Cklekk


"El, Dokter harus ke rumah sakit sekarang, dokter Wisnu bilang kalau dokter ada operasi satu jam lagi. So, Kamu jangan capek-capek disini" kata dokter Caca pada Ella


"oke?" tanyanya pada Ella


"sipp" jawab Ella tersenyum manis


"ihh lucu banget sih" kata dokter Caca mencubit pelan pipi Ella


"Dan untuk kamu" tunjuk dokter Caca pada Kavin


"jagain Ella selama nggak ada saya. Jangan sampai Ella kenapa-napa. Kalau ada yang penting kamu bisa telpon saya atau dokter Wisnu" ingat dokter Caca


"baik dok, saya akan jaga Ella" kata Kavin merangkul pundak Ella


"oke kalau gitu saya pergi dulu" kata dokter Caca bersiap untuk pergi. Namun, belum sampai keluar dari pintu dokter Caca kembali menatap mereka..


"kenapa dok? ada yang ketinggalan?" tanya Ella bingung


"Bukan, dokter cuma lupa. Hari ini kamu ada jadwal kontrol ke Rumah Sakit" kata dokter Caca


"emm.. Kavin kamu bisakan antar Ella kesana? rumah sakitnya nggak jauh kok" tanya dokter Caca penuh harap


"dokter tenang aja,, saya pasti antarkan Ella tepat waktu dan pastinya selamat" kata Kavin setuju


"yaudah,, makasih kalau gitu. Dokter Wisnu yang akan tunggu kalian di Rumah sakit nanti"


"Jadi, kamu bisa langsung keruangan dokter Wisnu" pesan dokter Caca


"oke dok" kata Ella menganggukkan kepalanya


"Dokter pergi ya, kalian hati-hati disini"


"Bye all" kata dokter Caca