CEO'S Prince

CEO'S Prince
Pria Jahat Bangkit dari Kematian



"Lepasin! Dasar kakek tua gak tahu malu, perawan tua di ambang 30 tahun aja diembat!" pekik Leony begitu bibirnya bebas meraup oksigen sebanyak-banyaknya.


Lutut Leony dengan gesit diangkat tinggi-tinggi untuk menghantam senjata sakti si kakek tua brengsek.


Meleset!


Kakek tua ini tidak hanya kuat dan gagah tapi juga cukup gesit menghindari tendangan-tendangan maut yang dilancarkan Leony.


Bagai menggapai udara kosong, Leony semakin keki karena musuhnya tak kunjung tumbang. Malah semakin kuat mendorong tubuh mungilnya ke tembok kamar yang ditutup wallpaper seharga mobil.


Tes! Tali spaghetti yang tertaut di pundak Leony putus karena terlalu banyak memberontak. Dalam sekejap mata, gaun tidur hitam bagian depan Leony terbuka. Pakaian dalam beserta isinya menyembul tanpa dipersilahkan lebih dahulu. Membuat mata Nicholas makin beringas dan bibirnya menyungging seringai buas.


"Tua bangka menjijikan! Tidak tahu malu!" maki Leony lagi sambil terus berusaha membebaskan pergelangan tangannya dari cengkeraman Nicholas.


Bukan hanya karena sakit cenat cenut yang mulai merasuk sampai ke tulang, namun Leony sangat memerlukan kedua tangannya untuk menutupi tubuh bagian depannya yang terbuka. Agar tidak membuat si kakek tua makin menuntut haknya sebagai suami.


"Sia-sia saja kau memberontak. Apa kau sudah lupa janji pernikahan yang kita buat tadi siang di kapel? Kau dan aku adalah satu. Sekarang dan selama-lamanya. Hanya maut yang bisa memisahkan kita," bisik Nicholas yang membuat bulu kuduk Leony makin berdiri tegak.


"Tidak! Pernikahan macam apa ini? Kau membiusku. Dan dalam keadaan tak sadar, kau mengikatku dengan sakramen pernikahan. Kau sudah gila. Pernikahan ini tidak sah secara agama. Dan juga tidak sah secara hukum. Lepaskan aku! Aku bukan istrimu, Kakek Tua," bantah Leony terus memberontak melepaskan diri.


"Siapa bilang pernikahan kita tidak sah secara agama dan hukum? Kau? Hahaha ... Di dunia ini semua orang akan berkata sah jika aku mengatakan sah. Tidak ada seorang pun yang berani membantah. Kecuali mereka ingin kehilangan nyawanya," tantang Nicholas.


"Kalau begitu, bunuh saja aku. Daripada aku harus menikah dan diperkosa kakek tua brengsek sepertimu," bentak Leony tidak mau kalah.


"Kalau begitu, coba rasakan ini. Rasa mendekati kematian," ucap Nicholas penuh emosi. Jemari tangan Nicholas langsung terarah ke leher Leony. Mencengkeramnya dengan erat hingga hampir meremukkan tulang leher Leony.


Nafas Leony tercekat. Sangat sulit untuk bergerak bahkan untuk bernafas. Dengan detak jantung yang makin bertalu-talu menghadapi kematian perlahan wajah Leony mulai membiru. Detik berikutnya tubuh mungil Leony terlempar ke kasur empuk dan langsung dihujam senjata sakti milik Nicholas tanpa basa basi lebih dahulu.


Nicholas sudah bertahun-tahun menginginkan Leony menjadi istrinya. Yah, sejak Leony lulus SMA, dengan hormat dan sopan, Nicholas meminang Leony. Namun Bunda Leony malah mengajak kabur putri tunggalnya. Pergi menghilang tanpa jejak. Membuat Nicholas marah dan bersumpah untuk mengejar Leony dan ibunya sampai ke ujung dunia.


Dan malam ini, Nicholas akhirnya berhasil mendapatkan keinginannya. Melesakkan jutaan sel air mani ke dalam rahim hangat seorang chef jenius yang akan membuatnya memiliki keturunan.


Seperti saudara kembarnya, Nicole Park. Nicholas juga ingin memiliki istri dan anak. Keluarga yang hangat. Keluarga yang bahagia.


Tapi sayang, cara yang ditempuh Nicholas sangat kasar dan tidak beretika. Meninggalkan sejuta kebencian dan dendam di hati istri yang seharusnya disayangi bukan diperkosa secara biadap.


***


Bunda Leony membuka matanya perlahan. Tubuhnya yang tidak bisa dibilang muda itu terasa jauh lebih bugar setelah tidur berjam-jam lamanya.


Perlahan Bunda Leony menyusun potongan-potongan kejadian yang membuatnya terdampar di kamar tidur yang tidak asing baginya.


"Ya Tuhan! Bukankah ini bungalow kecil yang kutinggali bersama putriku beberapa tahun lalu?" tanya Bunda Leony saat matanya yang sudah rabun dekat itu melihat pigura foto yang membingkai foto putrinya bersama mantan bosnya yang duduk di kursi roda.


Sayang, Leony tak kunjung ditemukan. Walaupun Bunda Leony sudah mencarinya ke seluruh penjuru mata angin.


Bunda Leony segera bergegas keluar bungalow kecil untuk mencari putri tunggalnya yang menghilang. Namun pintu utama bungalow terkunci dari luar.


"Sial! Aku terkurung di sini."


"Tolong! Tolong aku! Tolong! Keluarkan aku dari sini! Aku ingin bertemu putriku! Ijinkan aku menemuinya," pekik Bunda Leony terus menerus.


Tangannya sudah pegal dan sakit gara-gara memukul pintu tebal yang tidak sedikit pun terbuka barang beberapa centimeter.


Air mata yang mengembun di pelupuk mata akhirnya jatuh tak tertahankan. Tubuh Bunda Leony merosot ke lantai yang dingin. Terduduk kedinginan seorang diri.


"Apakah mimpiku melihat Leony menikah dengan Tuan Nicholas Park di sebuah gereja kecil adalah kenyataan?" gumam Bunda Leony di sela-sela isak tangisnya.


Bayangan Leony mengenakan mahkota bunga duduk di samping seorang pria berambut kelabu, menghantui pikiran Bunda Leony. Membuat hatinya makin kacau berantakan.


"Maafkan Bunda, Nak. Seharusnya Bunda tidak membawamu kemari. Seharusnya Bunda mencari pelayan baru dan membawamu ke psikiater saat itu. Seandainya saja waktu bisa diputar kembali, Bunda akan melindungimu. Menjauhkanmu dari pria jahat yang bangkit dari kematian," sesal Bunda Leony.


Sebenarnya siapa sih Tuan Nicholas Park itu? Kenapa Bunda Leony terus menyebutnya sebagai pria jahat yang bangkit dari kematian?


Tuan Nicholas Park adalah pria berhati jahat yang merancang pernikahan palsu saudari kembarnya nona Nicole Park. Lalu berniat membunuh suami saudari kembarnya demi mendapatkan banyak harta.


Menurut rumor yang berhembus, Tuan Nicholas Park tertembak lalu kritis dalam perkelahiannya melawan suami nona Nicole Park.


Namun karena ayahnya yang seorang mafia besar datang tepat waktu dan menyuntikkan obat panjang umur di jantungnya, Tuan Nicholas Park berhasil bangkit dari kematian.


Note: kisah Nicole dan Nicholas Park dapat dibaca di aplikasi kuning denganjudul Wrong Decision.


Bunda Leony tidak pernah berharap sekali pun punya calon menantu seperti Tuan Nicholas Park.


Karena setelah bangkit dari kematian, Tuan Nicholas Park menjadi pewaris dunia hitam ayahnya. Sepak terjangnya di dunia hitam bahkan jauh lebih kejam daripada ayahnya.


Kan serem tuh kalo punya menantu seorang mafia. Salah-salah putrinya bisa mati muda atau mati dibunuh musuh-musuh suaminya.


Jadi Bunda Leony mengajak kabur Leony yang baru lulus SMA. Dengan tabungannya yang gendut, Bunda Leony mengirim putri tunggalnya ke Australia untuk menimba ilmu memasak lebih dalam. Sesuai dengan cita-cita dan keinginan Leony.


Bunda Leony lalu menyewakan rumahnya sementara. Berharap setelah waktu berlalu, Tuan Nicholas melupakan putrinya sehingga Bunda Leony dapat keluar dari persembunyian dan kembali menempati rumah lamanya.


Namun ternyata, kepulangan Leony ke Indonesia untuk berlibur sekaligus menjemputnya untuk tinggal bersama-sama di Australia menjadi malapetaka. Hal ini malah kembali mendekatkan Leony dalam bahaya. Membuat Leony terpaksa menikah dengan pria jahat yang bangkit dari kubur.


"Oh, Nak. Maafkan Bundamu ini," rintih Bunda Leony tak berdaya.