YOUR LOVE HURTS ME

YOUR LOVE HURTS ME
Bab 32 Cerita Olivia



Dena melangkah masuk ke perusahaan tempatnya bekerja. Hari ini Dena memiliki jadwal pemotretan bersama Olivia sebagai brand ambassador lingerie seksi keluaran produk terbaru cabang perusahaan Meyer.


"Olivia!" panggil Dean saat melihat Olivia masuk ke ruangan ganti.


Olivia langsung menghentikan langkahnya saat mendengar suara panggilan Denada.


"Eh, cepatlah kemari! ada yang ingin aku cerita kepadamu!" ucap Olivia antusias.


Dena dengan cepat melangkah mendekati sahabatnya itu. "Ada apa? aku melihat wajahmu terlihat seperti orang yang sedang jatuh cinta." celetuk Dena tersenyum tipis menatap wajah ceria Olivia.


Oliva dengan cepat menarik tangan Dena masuk ke ruang ganti.


"Dena!!" panggil Olivia melompat kegirangan.


"Iya! ada apa sih?" tanya Dena cukup penasaran.


"Apa kau tahu! seminggu yang lalu, aku dibawa senior Tom menjelajahi mansion rahasia keluarga Douglas. Dan apa kau tahu--" bisik Olivia agar suara mereka tidak kedengaran sampai keluar.


Dena dengan serius sekaligus penasaran menanti ucapan selanjutnya Olivia.


"Aku bisa melihat Tuan Greyson secara langsung. Dia terlihat sangat tampan dan juga mata biru memikatnya membuat para wanita diluar sana dengan suka rela naik ke ranjangnya." celetuk Olivia tersenyum lebar. Gadis itu cukup penasaran dengan wajah tampan Greyson kalau dilihat secara langsung. Sejak berita gosip mengenai dinner romantis antara Dena dan Greyson. Olivia jadi semakin penasaran seberapa tampan pria itu. Karena semua media menyembunyikan wajah tampan Greyson dengan menutup sebagian wajahnya.


Dena langsung menghela napas mendengar perkataan Olivia.


"Aku malahan sudah mencium bibir tipisnya dan hampir naik ke atas ranjangnya, Olivia!" teriak Dena dalam hati mendengar perkataan sahabatnya.


"Dan aku juga bertemu dengan beberapa anggota klan king kepercayaannya!" celetuk Olivia membuat Dena terkejut.


"Apa pria itu juga seorang mafia?" tanya Dena penasaran.


"Ya. Kau benar!" ucap Olivia dengan wajah serius.


"Tenanglah! aku tidak akan kenapa-kenapa. Hanya saja aku cukup kesal dengan satu anggota klan king Tuan Greyson! pria itu terlihat sedikit menyebalkan!" dengus Olivia mengingat-ingat kejadian saat Ia sedang melangkah mencari-cari kamar mandi saat di lab penelitian klan king.


"Hem.... awas jatuh cinta Olivia." goda Dena. Hingga membuat wajah Olivia berubah menjadi merah merona karena tersipu malu.


"Tidak mungkin Denada cantik! pria itu terlihat sangat kaku. Dan juga dia seperti tidak menyukai yang namanya wanita. Aku sering melihatnya lengket bersama hacker kepercayaan Tuan Greyson." celetuk Olivia mengingat-ingat bagaimana intimnya Rain dan Dean.


"Sepertinya aku akan kembali lagi ke mansion rahasia klan king." sambung Dena menghembuskan napasnya cemberut.


"Mengapa kau jadi cemberut begini? apa kau tidak suka berada di dekat pria itu?" tanya Dena melihat wajah cemberut sahabatnya.


"Bu-bukan Dena! hanya saja aku merasa kesepian disana. Karena pekerjaan ku tidak seperti yang kau bayangkan." ujar Olivia.


"Emang pekerjaan apa yang kau lakukan disana?" celetuk Dena penasaran, karena setahunnya Olivia dokter spesialis anak.


"Senior Tom malah menyuruhku mengawasi sebuah mesin. Aku tidak tahu apa kegunaan mesin itu." ujar Olivia berbisik pelan.


Dena langsung tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan sahabatnya. Bagaimana mungkin Olivia berganti profesi menjadi seorang satpam wanita pikirnya.


Oliva cemberut melihat Dena tertawa terbahak-bahak mendengar perkataannya.


"Aku berkata jujur Dena. Aku cukup malas kembali kesana kalau hanya dijadikan sebagai penjaga. Senior Tom benar-benar menyebalkan!" dengus Olivia sedikit kesal.


Cklek


Namun kedatangan Katherine tiba-tiba menghentikan obrolan mereka. Wanita itu menatap Olivia dengan angkuh. Lalu mengalihkan pandangannya menatap tajam Dena.


"Kau--"


...***Bersambung***...