You Are My True Love Sir!

You Are My True Love Sir!
34



setelah dari rumah yasmin,afla segera melajukan mobinya membawa yasmin ke sebuah hotel. cinta lama yang bertepuk sebelah tangan kita menyulutkan emosinya yang sempat padam. tapi untuk sekarang,perasaan ini sudah tak bisa tertahan lagi oleh afla. dengan yasmin yang masih pingsan karna efek bius, afla segera menggendong yasmin menuju kamar hotel yang sebelumnya sudah ia pesan. di taruhnya yasmin ke ranjang kamar hotel.


"maafkan aku yasmin, aku ingin hari ini kita bersenang-senang" dengan perlahan-lahan afla membuka khimar yang menutupi rambut yasmin yang terikat. hari tu afla benarbenar gila, dengan yasmin yang masih dipengaruhi obat bius,afla tega melakukannya pada yasmin. ini sebagai balas dendam karna ia tidak bisa memiliki yasmin. tapi afla benar-benar sudah dibutakan oleh cinta.


"yasmin? kita nikmati saja sore ini sampai malam ya?" ucap afla di telinga yasmin yang tentunya tidak akan terdengar oleh yasmin.


sampai waktu hampir menunjukkan jam 7 malam. akhirnya afla meninggalkan yasmin yang masih pingsan, biusnya sebentar lagi akan hilang,ia tidak mau yasmin melihat afla disini. afla membiarkan rambut yasmin terurai. segera afla meninggalkan area hotel.


🌹


"mas? itu mobil yang tadi bawa mbak yasmin"


kata sabil dengan tiba-tiba saat melihat mobil keluar dari parkiran hotel yang yusuf dan sabil lewati.


"kamu yakin bil?"


"iya sabil yakin mas, sabil ingat model dan plat mobil tadi, sama persis mas" jelas sabil.


"hotel?"


yusuf mulai lebih khawatir. kekhawatirannya meningkat 3 kali lipat saat tau orang yang membawa yasmin ternyata mambawanya ke hotel. astaghfirullahaladzimmm yusuf menarik nafas panjang, semoga apa yang ada dipikirnya sama sekali tidak benar. yusuf tidak akan memaafkan dirinya sendiri jika sesuatu terjadi pada istrinya.


yusuf dan sabil segera turun dari mobil dan mengecheck keberadaan yasmin. mereka berdua mendatangi resepsionist hotel.


"permisi mbak, apa ada kamar atas nama yasmin anandia?" tanya yusuf khawatir.


"iya pak ada, dikamar no.144, tadi yang membawa itu seorang laki-laki, dan perempuannya itu tadi dalam keadaan pingsan pak" jelas resepsionist.


"astaghfirullahal'adzim" kata itu yang mencuat dari bibir yusuf dan sabil.


"mas, tidak baik berprsangka buruk,lebih baik kita check sekarang" dengan langkah tergesa-gesa yusuf dan sabil mulai berjalan menuju kamar tersebut. sampai didepan pintu kamar itu,yusuf menarik nafas panjangnya lagi. ia harus siap menerima kenyataan yang mungkin akan membuatnya hancur. sabil memegangi kedua pundak yusuf setidaknya yusuf tau kalau ia tidak sendirian disini.


dibuka dengan perlahan kenop pintu kamar itu, ternyata tidak terkunci. kemudian sedikit demi sedikit pintu yusuf buka. dan benar saja, yusuf sangat shock melihat istrinya terbaring diatas ranjang dengan keadaan khimar yang selama ini melekat menutupi rambut indahnya terlepas.


"astaghfirullahaladziim" yusuf segera menghampiri istrinya. yusuf benar-benar merasa gagal dalam menjaga yasmin.


"yasmin bangun sayang" yusuf mencoba memukul kecil pipi yasmin yang masih saja belum bangun.


"mbak yasmin masih dibawah pengaruh obat bius mas, bahkan tadi saja mbak yasmin ridak sempat melihat penculiknya karna mbak yasmin langsung dibius" ucap sabil yang memang mahasiswi kedokteran.


kalimat istighfar selalu keluar dari mulut yusuf, ia benar-benar sudah gagal menjaga kehormatan istrinya, padahal kehormatan istri itu sangatlah penting. yusuf pernah membaca cerita tentang sayyidina ustman yang sedang dikepung oleh pasukan yang berniat membunuh ustman, istrinya nailah binti alfarafishah selalu berusaha menjaga suaminya. sampai suatu malam, suasana semakin mencekam saat pasukan tersebut berhasil masuk ke kediaman ustman dan nailah, tanpa berpikir panjang dan dengan penuh keberanian, nailah segera menghadang orang-orang yang ingin membunuh suaminya sampai terlupa mengenakan jilbab. kemudian ustman menegur nailah.


begitulah ustman, lebih mementibgkan kehormatan istrinya dibanding nyawanya sendiri yang sedang diujung tanduk.


sedangkan yusuf? yusuf tidak becus menjadi suami, kehormatan istrinya hancur karna dia tidak bisa menjaga istrinya itu. yusuf sabgat menyesali apa yang sudah terjadi, yusuf mengacak rambutnya frustasi bahkan sedekali memukulkan kepalan tangannya ke tembok Aaarrrrggghhhhhh yusuf benar-benar merasa tidak ada gunannya menjadi laki-laki,tak mampu menjaga istrinya. sekarang semua sudah terjadi, tak ada yang bisa ia lakukan selain diam tidak akan memberitahukan hal ini kepada yasmin. yusuf yakin yasmin akan sangat kecewa mengetahui apa yang sudah terjadi pada dirinya hari ini.


yusuf berjanji akan menghajar orang yang berani-beraninya melakukan hak menjijikkan ini kepada istrinya.


"mas yusuf sudah,kita bawa mbak yasmin pulang sekarang". perkataan sabil membuat yusuf sadar dan segera membawa yasmin pulang.


mobil melaju dengan kencang, jalanan ibukota kala itu sedikit lengah. mobil rasanya sunyi, sabil tak berani membuka obrolan, ia tau mas yusuf pasti sangat merasa bersalah. sampai akhirnya yusuf memanggil sabil memecah keheningan.


"bil?".


"iya mas?".


"mas mohon kamu jangan beritahu apa yang terjadi pada yasmin ya" pinta yusuf kepada sabil. dan sabil hanya menimpalinya dengan aggukan mengerti.


🌹


sesampainya dirumah,yusuf menidurkan yasmin di kamarnya. dan sabil juga pamit kepada yusuf untuk pulang.


keadaan dikamar sangat hening, penyesalan kembali menghantui diri yusuf. yusuf benar-benar menjadi laki-laki paling bodoh. beberapa kali yusuf memukul kepalanya.


yasmin mulai mengerjap sadar.


"ma..as?". yusuf membulatkan matanya saat melihat yasmin sadar.


"iya sayang?"


"apa yang terjadi mas?kok yasmin sudah ada di kamar?". mulut yusuf benar-benar terkunci , pertanyaan yasmin membuat badan yusuf membeku.


"tidak apa-apa sayang kamu hanya pingsan tadi".


"tadi ada yang mau jahati yasmin mas, dan sekarang yasmin baik-baik saja, pasti mas yusuf yang sudah menolong yasmin,terimakasih mas"yasmin tersenyum bahagia mendapati dirinya baik-baik saja. sedangkan perkataan yasmin barusan seperti sayatan yang dalam bagi yusuf. bagaimana kalau yasmin tau suaminya ini tidak becus menjaga dirinya?.


"sudah-sudah sekarang kamu istirahat ya, sudah larut".


tak lama kemudian yasmin tertidur pulas,tapi yusuf masuh belum beranjak dari posisinya, ia madih menatap yasmin dengan tatapan bersalah.