THE SIBLINGS

THE SIBLINGS
The siblings 84



Selamat satu minggu Aiden dan Mom Hanny sibuk mempersiapkan acara perayaan ulang tahun Andrew dan Andreas, meskipun sebenarnya mereka bisa mempercayakan kepada orang kepercayaan nya namun hal itu mereka tidak lakukan karena antusias mereka untuk pertama kalinya terjun dalam pelaksanaan ulangan tahun orang yang sangat disayanginya.


Mom Henny semangat kembali bisa merasakan untuk merayakan ulang tahun seperti yang sering di lakukan waktu Aiden masih kecil.


Di lain sisi karena menganggap Aiden dan Mom Hanny sibuk dan tidak terlalu memperhatikan kondisi perusahaan sehingga mereka lebih gencar melancarkan aksinya.


Merdeka beranggapan lebih baik menghancurkan Xavier corps karena mereka sudah tidak mungkin menguasai lagi dengan melihat reaksi Aiden terakhir kali saat bertemu.


Sementara Andrew dan Andreas tercengang dengan fakta yang di dapatkan


"wa wa wa ... pantas kak Aiden tidak bisa menemukan pelakunya ternyata orang yang paling dekat dengan Daddy" celetuk Andrew


"Ya , karena keserakahan mereka, mereka mau memanfaatkan penelitian Daddy untuk ke untungan mereka sendiri, dasar tidak tahu malu" geram Andreas


"Astaga kak, ternyata kak Abigail tahu semua kelakuan mereka, makanya mereka membunu kak Abigail supaya kelakuannya tidak terbongkar"


"Kasian kak Abigail, korban dan juga Daddy padahal setahu saya Daddy sudah menganggap sebagai saudara"


"Terus, kita mau ngapain bukti ini?" tanya Andreas


"Kita langsung kasih tahu kak Aiden dan Mom aja biar mereka yang mengambil tindakan, kita tidak usah terlalu ikut campur kan kak Joe juga sementara menangani kasus ini" pungkas Andrew


"Oke, baiklah...biar Mom dan kak Aiden yang urus"


"Ah kak gimana dengan undang kita ke teman - teman di desa?"


"Aman, kak Aiden yang sudah mempersiapkan bus untuk jemputan"


Mom Henny mewujudkan impian mereka, itu bukan hal yang berlebihan menurutnya karena baru kali ini bisa merayakan ulang tahun sang anak yang bahkan selama ini keberadaan nya pun dia tidak tahu. Dan semuanya ini dianggap sebagai penebus waktu yang terlewatkan.


Anak - anak antusias merayakan ulang tahun tersebut dengan kostum yang spesial dan juga peralatan yang canggih seperti tablet transparan dan sekaligus berfungsi sebagai mikroskop dan juga kamera mini sebesar softlens jam tangan yang berfungsi sebagai alat komunikasi dan juga bisa terkoneksi dengan internet, hasil karya Andrew dan Andreas yang memang disiapkan khusus untuk anak-anak dari desa seperti yang Andrew pernah janjikan bagi mereka untuk menikmati hasil karyanya.


Alat - alat tersebut menambah semangat mereka yang seperti sedang melakukan penelitian sungguhan karena setiap setannya ada tantangan yang harus di selesaikan.


Bahkan di setiap setan juga di siapkan berbagai makanan yang mereka bisa nikmati dengan karakter yang unik yang masih sesuai dengan tema wahana.


Mom Henny dan Aiden hanya mengamati kegiatan anak-anak tersebut dan tentunya setia mengabadikan momen tersebut, meskipun sudah ada fotografer khusus yang mereka siapkan untuk mengabadikan momen ini.


Setelah puas bermain acara pun di tutup dan pastinya Andrew dan Andreas berbagi dengan mereka, mulai dari perlengkapan sekolah hingga mainan yang di rancang khusus oleh Andrew dan Andreas.


Anak - anak tersebut dengan antusias menerimanya dan tak lupa berterima kasih dan meminta Andrew dan Andreas untuk kembali ke desanya.


Andrew dan Andreas menanggapi permintaan mereka dengan senang dan berjanji bahwa suatu saat mereka memang akan kembali ke desa karena sebenarnya mereka berdua memang nyaman di desa tersebut dan juga lebih leluasa bereksperimen tanpa takut ketahuan orang lain.


Di desa tempat mereka di besarkan tidak kalah dari segi fasilitas karena mereka juga memiliki laboratorium yang cukup lengkap bahkan rumah yang unik karena memiliki design khusus dan menyediakan banyak ruang rahasia dan tentunya memenuhi kebutuhan jiwa petualang mereka.


Namun dalam waktu dekat ini mereka masih belum bisa kembali sebelum masalah Xavier corps belum tuntas.


Acara ulang tahun berlangsung dua hari dengan tema berbeda, sesuai dengan permintaan Andrew dan Andreas. Dan acara untuk undangan orang dewasa tidak diadakan karena mereka tidak mau jika acara diadakan dalam kondisi Xavier corps yang dalam masalah yang membuat para karyawan resah dengan ketidak jelasan nasib mereka nanti.


Meskipun mereka tahu bahwa Xavier corps tidak akan pernah hancur, Mereka akan berjuang memulihkan perusahaan yang dirintis oleh Daddy mereka, namun untuk sementara mereka membiarkan hal itu agar musuh yang mengincar kehancuran Xavier corps merasa menang dan tidak melakukan tindakan yang lebih lagi. Strategi mereka pasang adalah mengala untuk menang.