
Aiden sejak 9 tahun sering menghabiskan waktu bersama Joe Sang kakak sepupu angkat karena Aiden sering merasa kesepian tidak memiliki teman bermain, jika keluar pasti dikawal ketat oleh bodi guard yang ditugaskan mama untuk menjaganya sebab tidak mau kehilangan lagi seperti yang terjadi pada suaminya.
Sehingga ketika Joe resmi tinggal di rumah om Hendry papa Angkat nya atau saudara kandung dari Henny mamanya Aiden, Aiden sering memiliki tinggal bersama Joe bahkan dan ikut Joe dalam pelayanan hingga ke pelosok daerah tanpa pengawalan dari bodi guard dan Aiden belajar hidup sebagai orang biasa.
Al dan Triplets J sejak bayi bermain bersama Aiden dan pastinya Aiden membagikan semua ilmu yang dia miliki pada adik - adiknya itu.
Mereka adalah Tim yang solid sering membantu Aiden menjalankan Xavier Croup bahkan Tim mereka berinovasi menciptakan produk - produk elektronik yang kualitasnya tidak perlu diragukan lagi.
Sehingga dibadrol dengan harga berapa pun pasti terus sold out dipasaran baik di dalam negeri maupun diimpor ke berbagai negara dengan keuntungan yang diperoleh dihibahkan kepada pelayanan sosial.
Sehingga tak heran setiap tahun Xavier Croup mengalami perkembangan pesat dan bertahan dalam posisi tiga besar perusahaan IT terbesar di dunia.
"Kak Andre kita kirim email aja buat kak Aiden, beritahu langsung keberadaan kita, aku pengen ketemu mereka" pinta Andreas
"Sabar Dreas... pasti kita akan ketemu mereka, kakak janji secepatnya kita bisa bertemu... tapi keselamatan kita semua harus jadi prioritas" jelas Andrew
"Oke kak, Andreas percaya kak Andre, Kak Andreas lapar pulang yuk!" tutur kemudian
Tanpa berpikir lama Andrew segera membawa sang adik pulang ke rumah mereka dengan melalui terowongan seperti biasanya yang ujungnya terletak di kamar mendiang kakek dan nenek yang merawat mereka.
Seperti biasanya mereka menyiapkan menu makan malam mereka berdua, semakin hari Andreas semakin piawai mengolah makanan di dapur.
Setelah makan mereka kembali masuk kamar dan segera beristirahat seperti biasanya. Mereka berdua tidur nyenyak setelah seharian beraktivitas.
Beberapa Minggu sudah berlalu...
Sejak kejadian penyerangan sistem keamanan perusahaan, Aiden menghentikan penyelidikan anak buahnya tetang keberadaan sang adik karena ternyata kegiatan mereka terus terpantau oleh beberapa orang yang misterius dan pastinya itu merupakan saingan bisnis yang mengincar hasil penelitian sang ayah.
Aiden memiliki cara untuk menemukan sang adik tanpa bantuan orang lain lagi, karena takut mengambil resiko keselamatan adik- adiknya menjadi taruhan jika nekat melakukan penyelidikan melalui anak buahnya.
Aiden terus menyusur setiap sudut ruang kerjanya dan disudut dinding kaca dengan mata elang nya Aiden menemukan celah ternyata dibalik dinding tersebut ada ruang rahasia.
Aiden mengamati setiap benda yang terdapat di ruang rahasia tersebut, pandangannya terkunci pada sebuah peta yang terpasang di dinding.
"Bukit O rumah bawah tanah, laboratorium, desa ****" ucapan Aiden setelah memecahkan setiap simbol yang tertera dalam peta tersebut
"Ah... jangan - jangan waktu itu mereka sengaja mengirim sinyal" monolog Aiden
"Thank God... akhirnya dapat petunjuk, sabar dek pasti kakak akan menemukan kalian, kita pasti berkumpul" tuturnya dengan senyum sumringah
Kemudian Aiden mendapatkan sebuah koper besi mini dituju kan padanya. Koper terkunci dengan kode, Aiden mencoba membuka nya tetapi malah memperoleh petunjuk jika password nya menggunakan suara bukan kombinasi angka atau simbol
(ilustrasi DVD player nya ya sumber Google)
Aiden mencoba mengucapkan tanggal lahirnya sebagai percobaan tapi mendengar suara yang memperingati jika kodenya masih salah, Aiden kembali menyebutkan satu persatu tanggal yang dipikirkan digunakan sang ayah sebagai sandi tapi ternyata belum juga terbuka.
🔥🔥🔥
Hayo reader siapa yang mau bantu Aiden membuka DVD player nya? kira - kira apa password nya?
Tetap pantau the Siblings jangan lupa meninggalkan jejak
thanks 🙏