
"Kak Andre udah dapat data bodyguard itu?" tanya Andreas kini mereka langsung berkutat dengan komputer setelah membersihkan diri
'Ia...tapi itu bodyguard pengawal uncle Harold dulu, terus setelah daddy tiada dia ditugaskan mengawali kak Aiden"
"Aku curiga dia jadi spy...tingkahnya selalu mencurigakan menurut ku" ujarnya terkekeh
"Aku juga berpikir begitu tapi bisa jadi dia tidak suka kehadiran kita sih, karena bertambah tugasnya"
"Betul tapi tidak boleh lepas dari penyelidikan kita, siapa tahu dari dia bisa terungkap semuanya"
"Oh ia ayo kita cek hasil rekaman hari ini!" ajak Andrew
Keduanya terdiam dan fokus pada hasil rekaman kamera pengintai sepanjang hari selama mereka keluar
"Kak liat ini cepat!"
"What the hell??"
"Sudah itu kak ini membuktikan orang terdekat terlibat"
tok tok tok suara ketukan pintu memutus percakapan mereka
"Yaaaaaa...." jawab mereka kompak
"Nak makan dulu yuk!" ajak sang maid
"Baik ibu... terima kasih" jawab mereka
"Astaga sudah jam 7, pantas aku lapar' cicit Andreas
"Yuk...!! tidak baik membuat mereka menunggu" ajak Andrew
Mereka berdua bergegas menuju ke lantai bawah dan langsung ke ruang makan.
Percakapan di meja makan berlangsung hangat seperti biasanya.
Skip time...
"Hei Dreas wake up, please"
"hummm...Wait a few minutes I'm still sleepy" gumam Andreas menggeliat
"Hi... this clay is already what time???"
"My goodness is late" Andreas beranjak dari tempat tidur segera berlari ke kamar mandi meski dirinya masih sangat mengantuk
Sementara Andrew mempersiapkan pakaian sekolah sang adik karena dia sudah rapi
"How late are you guys?" tegur Aiden
"Sorry brother overslept" cengir Andrew
"All right, let's have breakfast!!" ajak Aiden kemudian
Skip time...
Kini mereka bertiga sudah di mobil dan Aiden berinisiatif untuk mengantar sang adik ke sekolah.
"Oh ya kak... sejak kecil kakak di kawal bodyguard?" tanya Andreas di selah - selah percakapan mereka
"Nggak... waktu kecil identitas aku disembuhkan jadi aku bebas kemana aja sama Mommy, tapi sejak papa tiada mau tidak mau harus di perkenalkan sebagai ahli waris, emang kenapa?"
"Mau tau aja masa kecil kakak seperti apa... berarti bodyguard baru kerja pas Daddy meninggal gitu?" tanyanya lagi
"Nggak... mereka sudah kerja sama Daddy mengawal Daddy dan petinggi perusahaan lainnya dan menjadi pengawal bayangan untuk aku dah mommy" jelas Aiden
"Berarti Kak Aiden akrab dengan mereka semua?" kini Andrew yang bertanya
"Ya sangat... sejak kecil biasa menemani aku main, kalian tidak nyaman dengan mereka?" tebak Aiden
"Ya begitulah kami kan sejak kecil tanpa pengawasan, jadi ngapain pun bebas asal tidak membahayakan kakek dan nenek ngijinin" tutur Andrew
"Nggak usah merasa seperti itu anggap keberadaan mereka tidak ada, to kakak dah kasih tahu untuk tidak menggangu kenyamanan kalian" jelas Aiden
"Baiklah kami coba, tapi bisa nggak mereka ngumpul di ruang depan aja kalau di rumah nggak usah tersebar gitu" tawar Andreas
"Setuju Dreas, to rumah sudah di lengkapi dengan security otomatis kak, jadi nggak terlalu berbahaya" kilah Andrew
"Baiklah nanti Kakak bicarakan dengan mereka, kenyamanan kalian lebih utama" tutur Aiden
"Thank you, brother. memang Kak Aiden is the best" ujar Andreas
"Gombal banget"
...***Kebebasan tidak datang tanpa harga, begitu pula dengan kita. Jangan pernah lupakan pertumpahan darah dan kebrutalan yang dialami bangsa besar ini di masa lalu....
...Mari kita hormati para pahlawan gagah berani yang menjadikan kita yang paling membanggakan dari semua manusia dan yang terkuat dari semua bangsa....
...Semoga Anda menikmati kebebasan berbicara, kebebasan berpikir, dan kebebasan memilih ini selama sisa hidup Anda....
... Selamat Hari Kemerdekaan!...