
Andreas dan Andrew menjalani hari di sekolah seperti biasa dengan menghabiskan waktu belajar dan bermain dengan teman.
Seperti janjinya setelah makan siang Andrew mengajak sang adik ke kamar mendiang kakek dan neneknya dan membongkar tempat tidur yang hanya dipandangi Andreas tak mengerti.
Setelah Andrew menekan tombol di bawah kolong tempat tidur tersebut baru Andreas berteriak kegirangan melihat hal yang menakjubkan dihadapannya.
"Kak Andre curang, kok nggak langsung ngajak Andreas sih" cerocos nya
"Ya...aku baru mau cek juga kali, soalnya belum ada waktunya" jelas Andrew
Mereka pun menuruni tangga yang ada dan tak lupa Andrew menekan saklar lampu. Dengan hati-hati mereka terus menyusuri ruang bawah tanah tersebut.
"Kak Andre kapan ketemu ruang ini?" tanya Andreas
"Kemarin malam tak sengaja terjatuh ke tempat tidur dan aku penasaran dengan bunyi yang tak biasa seperti ada ruang kosong di kolongnya dan ternyata betul" jelas Andrew
Andrew pun memasang kan senter di kepala sang adik untuk membantu mereka menyuruh lorong yang lumayan gelap. lalu dia pun mengenakannya.
Mereka hati - hati melangkah, mereka menyingkirkan sarang laba-laba menggunakan kemoceng yang ditemukan di sebuah meja persis di bawah tangga, sambil terus mengobrol mereka meneruskan perjalanan menyusuri lorong tersebut.
kira - kira sekitar 100 meter dari rumahnya dengan menyusur lorong ruang bawah tanah tersebut, keduanya lebih terperangah dengan apa yang mereka temukan.
Ternyata lorong tersebut membawa mereka ke sebuah rumah bawah tanah yang sangat mewah dengan desain yang unik dan menarik.
sumber@Google
Andrew dan Andreas begitu senang nya, kembali mendapat tempat yang istimewa bahkan pasilitas yang ada di dalam rumah Ini lebih canggih dan lengkap dibandingkan dengan yang ada di ruang rahasia mereka.
Andrew dan Andreas mencari pintu dan kelaur menyaksikan pemandangan di sekeliling rumah tersebut, ternyata rumah tersebut terletak di sebuah bukit yang cukup tinggi dan bisa menyaksikan pemandangan sekeliling yang cukup indah dan menakjubkan.
Bahkan rumah tersebut juga memiliki jalur lain dengan tangga yang di penuhi dengan berbagai jenis bunga. Hal ini membuat Andrew dan Andreas semakin takjub dan bahagia.
Stelah puas menikmati pemandangan di luar rumah, Andrew dan Andreas masuk ke setiap rumah yang di penuhi dengan berbagai peralatan elektronik canggih. Memancing otak brilian mereka aktif dan langsung mengecek setiap alat tersebut.
Pertama Andrew membuka salah satu komputer yang menampilkan perta dengan simbol tertentu yang membuat jiwa penasaran Andrew meronta - ronta ingin tau apa arti semua itu.
Dilain sisi Andreas menemukan banyak flashdisk di dalam kota hijau dan segera membuka komputer untuk melihat isi dari barang tersebut.
Andreas serius mencari sesuatu, jika berupa data - data Andreas tidak mengeceknya dengan detail tapi langsung menggantinya dengan flashdisk yang lain.
Seakan tiada lelah dan kata menyerah akhirnya dia bersorak riang seakan mendapatkan harta karun.
"Kak Andre, kak Andre... kemari cepat aku menemukan sesuatu" serunya tak sabar
Berkali - kali Andreas memanggil nya barulah dengan enggan Andrew menyampari sang adik, sebenarnya dia pun menemukan hal yang sangat penting tapi bisa ditunjukkan buat sang adik.