
"Karena untuk masuk surga Allah menuntut kita harus SEMPURNA, artinya kita tidak boleh melanggar satupun perintah Allah dan tidak boleh satupun dosa dalam hidup kita.
Misalnya kak Aiden punya 10 telur untuk kakak dadar dan aku sudah tampung di dalam sebuah wadah, 9 sudah tercampur dan semuanya baik terakhir ternyata busuk, pertanyaannya apakah telur dadar itu layak kak Aiden sajikan?
"Nggaklah kak" timpal Andrew
"Yap, betul sekali karena meskipun hanya 1telur yang busuk, sudah mencemari yang lain. Jadi, 1 dosa saja sudah mencemari semua kebaikan kita dan membuat kita tidak dapat masuk surga, tetapi Allah dapat menyelamatkan kita.
Allah tidak seperti kakek yang baik, hanya mengasihi tapi tidak menghukum kita yang berdosa. Allah juga bukan seperti polisi yang adil, hanya menghukum tetapi tidak mau mengampuni kita yang berdosa.
Yang benar, Allah kita kasih sekaligus Adil. Kasih artinya tidak ingin menghukum, tetapi adil artinya harus menghukum manusia berdoa.
Orang berdosa hukumannya adalah maut artinya selama - lamanya di neraka.
Bagaimana kasih dan keadilan Allah dapat bertemu?
Kakak punya cerita: Shamila seorang pemimpin yang bijaksana. suatu malam pengawalnya melaporkan bahwa ada yang mencuri makanan, Shamila marah, maka diumumkan siapapun yang tertangkap mencuri akan dicambuk 50x di muka umum. Ternyata pencuri itu tidak lain adalah ibu Shamila sendiri.
Shamila tentu mengasihi ibunya dan tidak ingin menghukum tetapi sebagai pemimpin yang adil harus menghukum.
Shamila menghadapi masalah yang besar, namun sebagian pemimpin yang bijaksana dia mengambil tindakan yang mengejutkan semua orang.
Shamila melepaskan jubah kebesarannya dan memerintahkan pengawal untuk mencambuk dia sebagai ganti ibunya. Hanya dengan cara mengorbankan diri inilah keadilan Shamila dapat ditegakkan sekaligus kasih kepada ibunya dibuktikan.
Hukuman sudah dijalani dan Shamila sendirilah yang menjalaninya. demikian cara Allah menyelamatkan kita, yaitu Allah mempertemukan kasih dan keadilannya melalui pengorbanan Yesus.
Kemudian Yesus mati di salib mengantikan hukuman dosa kita. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.
Sebelum Yesus mati Dia berkata sudah selesai. Artinya semua hukum dosa kita baik yang lalu, sekarang dan akan datang sudah ditanggunnya satu kali untuk selamanya.
Yesus Dikuburkan, tetapi karena Dia Allah, Dia bangkit dan Naik ke surga.
Dan Yesus menawarkan Surga sebagai hadiah gratis. Surga dapat diterima dengan iman.
Iman seperti kunci untuk membuka pintu surga. untuk membuka pintu surga hanya ada 1 kunci yang benar, yaitu Iman yang menyelamatkan.
kunci - kunci yang lain tidak dapat membuka pintu surga yaitu Iman yang tidak menyelamatkan.
Seperti :
Iman di mulut saja, artinya kita percaya sekalipun kita tidak tahu siapa yang dipercayai. Hanya ikut - ikutan saja. Misalnya: beribadah ikut, berdoa ikut juga, dan melakukan kegiatan rohani lainnya, walaupun tidak mengerti maksudnya.
Dan Iman yang hanya diakal saja. kamu sudah tahu tentang siapa Yesus. Bahkan kamu dapat menjawab dengan benar tentang siapa Yesus, tetapi hanya hafalan atau pengetahuan saja, tidak sungguh-sungguh percaya di dalam hati , ini juga Iman yang tidak menyelamatkan.
Atau Imam yang sementara artinya: Percaya kepada Yesus untuk mendapatkan apa yang kamu perlukan untuk hidup yang sekarang, seperti: kepintaran, sepatu, baju, mainan, kesembuhan, kesehatan dll. semuanya ini memang baik, tetapi kita belum mempercayai Yesus untuk bisa masuk surga. ini pula Iman yang tidak menyelamatkan.
Tapi Iman yang menyelamatkan adalah