
"Kak Andre... Aiden itu siapa?, terus kenapa kita harus bersama dia?" tanya Andreas setelah mereka menyaksikan vidio singkat pembicaraan seorang pria yang tak dikenal karena wajah tidak nampak di video seakan sengaja menutupi identitasnya
"Aku juga belum tahu, tapi sepertinya aku pernah dengar namanya" jawab Andrew
"yuck, cari tau tentang dia" ujar Andreas dan segera ke folder lainnya untuk menemukan vidio lengkap percakapan tersebut
"Aiden itu banyak jadi pasti kita pusing menyelidiki semua orang yang bernama Aiden, harus kita temukan nama lengkap Aiden, pasti ada jejak di rumah ini" jelas Andrew
Andreas hanya mengusap tengkuknya dengan kasar
Andrew kembali melanjutkan menyimak apa yang sudah ditemukan sebelum Andreas memanggil nya tadi hal ini memang masih berkaitan dengan apa yang Andreas temukan.
Andreas pun kembali asyik dengan pencariannya dan pasti akan kembali dalam mode diam seperti biasanya.
Berapa menit Andreas terpaku menatap layar komputer dihadapannya setelah memecahkan paduan angka dan huruf yang sebenarnya secara acak tapi setelah Andreas memecahkan dengan menggunakan rumus akhirnya mendapatkan hal yang mencengangkan.
"Kak Andre, kemari cepat liat ini!" serunya setelah beberapa saat kemudian
Andrew dengan enggan melangkah karena sebenarnya tidak mau diganggu kegiatannya yang harus memecahkan misteri yang ditemukan dalam folder file dihadapannya.
"Kak apa hubungan kita dengan Xavier Corbs?" tanya Andreas kemudian
"Tunggu... bukannya ini perusahaan IT terbesar? jangan - jangan ini miliki mereka?" celetuk Andrew
"Apa hubungannya dengan kita?" tanya Andreas penasaran
"Ayo...kita cari siapa Aiden Imanuel Xavier ini berkaitan dengan yang kita temukan sebelum nya!" tutur Andrew segera kembali ke komputer yang sebelumnya karena data yang dipecahkan Andreas berkaitan dengan apa yang dia dapatkan tapi masih sepotong - potong dan harus disatukan untuk informasi yang lengkap
Andreas bergerak cepat mencari nama Aiden Imanuel Xavier di internet dan betapa kagumnya karena semua perangkat komputer disana sudah tersambung langsung dengan jaringan internet.
"Wow... amazing kak ini sudah terkoneksi dengan Internet" serunya girang
Andrew hanya acuh karena sejak awal dia tahu kalau ini memang terhubung dengan jaringan internet. Bahkan dia sudah menemukan asal internet itu sendiri ketika keliling ruangan dan halaman.
sumber @youtube
Selain capung ada pula yang berbentuk lebah bahkan yang lebih mini yaitu berbentuk lalat dan nyamuk.
sumber @Geogle
Andreas mengerutkan keningnya sudah berkali-kali mengetik kan nama Aiden Imanuel Xavier tapi infonya yang didapat sangat minim. bahkan fotonya pun sedikit itu pun semasa bayi.
"Kak Andre sudah dapat info tentang Aiden? disini minim banget beritanya bahkan fotonya pun tidak sedikit itupun waktu bayi" tutur Andreas dengan nada berat penuh kekecewaan
Andrew tersenyum simpul menatap sang adik yang sedikit putus asa dengan syarat tangannya memanggil Andreas mendekat.
Andreas segera mendekati sang kakak dan langsung membeku di tempat sebelum sampai di meja Andrew dengan mata lebar menatap layar monitor komputer di hadapan sang kakak.
"jadi Aiden..." tuturnya setelah jentikan tangan Andrew menyadarkan dirinya
"Ya" timpal Andrew singkat
"Hore...hore...hore" teriak Andreas keliling ruangan dengan senang nya
Andrew hanya menggeleng - geleng kepala melihat tingkah sang adik dalam mode bahagia tingkat dewa nya itu.
Pemandangan itu sering disaksikan Andrew ketika Andreas mengekspresikan rasa bahagianya.
Andreas baru berhenti berlari ketika seekor lebah mengikuti dirinya kemana pun dia berlari dan segera menangkapnya.
Andreas lagi - lagi tercengang karena ternyata lebah tersebut adalah imitasi dan sebenarnya adalah sebuah drone mini tapi bentuknya persis lebah. Andreas berlari membawa lebah tersebut untuk ditunjukkan pada sang kakak.