
Vivi hari ini kedatangan seorang tamu. Setelah kembali dari Amsterdam, ia belum memulai kerja kembali. Hari ini, tamu yang datang ke rumahnya tak lain dan tak bukan adalah Jordy.
Vivi menunggu Jordy tiba di halaman rumahnya.
"Hi Jor!" sapa Vivi.
"Lo kemana aja sih Vi? Gue hubungi ga bisa! Gue cari ke kantor ga ada!" ucap Jordy.
"Gue kemarin ke Amsterdam. Ada masalah di perusahaan cabang. Lo tumben cari gue?"
"Gue mau curhat, Vi."
"Ayo masuk masuk. Oh ya, Adelle mana?"
Adelle Saputri adalah teman Vivi dan Jordy dikampus dulu. Karna bergaul dengan Bayu dan kawan kawannya membuat Vivi dan Jordy mengenal banyak orang. Walapun terkadang hanya Jordy yang selalu bersama Bayu dan geng nya. Hal tersebut membuat Vivi dan Jordy mengenal Adelle dari jurusan lain. Adelle sekarang bekerja disebuah SMA swasta sebagai guru bahasa. Sedangkan Jordy, dia bekerja sebagai guru bahasa di salah satu SMA negeri.
"MATI!" jawab Jordy dengan penuh penekanan.
"Astaga Jor, lo buat gue kaget aja!"
*
"Mau curhat apa Jor?" tanya Vivi begitu mereka sudah ada di ruang dalam.
FLASHBACK ON
Hari ini adalah hari jadian Jordy dan Adelle yang ke dua tahun. Jordy berniat untuk memberikan kejutan untuk kekasihnya itu yaitu melamar Adelle untuk menjadi istrinya. Dia bahkan sudah membeli cincin berlian sejak sebulan yang lalu untuk melamar Adelle.
Jordy berjalan masuk sebuah gedung apartemen dan langsung menaiki lift menuju lantai rumah Adelle. Di apartemen itu, hanya ada 3 rumah dalam per lantainya. Ketika tiba di lantai 5, Jordy mendengar suara suara aneh yang berasal dari lantai situ tepatnya dari dalam rumah Adelle. Jordy berjalan menuju pintu dan membuka knop pintu yang tak terkunci itu.
Bagai tersambar petir disiang hari, Jordy melihat pemandangan yang tak ingin dia lihat. Ternyata suara aneh tersebut adalah suara desahan Adelle yang sedang berbuat mesum bersama dengan seorang pria yang sangat Jordy kenal. Ia melihat Adelle dan pria itu sedang asik bermain di ranjang. Begitu menyadari bahwa Jordy disana, mereka menghentikan perbuatannya.
"Sayang, kamu ngapain disini?" tanya Adelle yang langsung menutupi tubuh polosnya dengan selimut.
"Ga nyangka gue lo bisa berkhianat sama gue Del! Dan itu sama Alvin!" ucap Jordy.
"Aku bisa jelasin semuanya, sayang. Dengarkan aku dulu."
"Hey! Lo bicara santai aja dong sama Adelle!" kata Alvin bersuara.
"B******** LO VIN! Gue kira selama ini lo baik! B*NGS*T LO! Gue berharap semoga lo bisa merasakan diposisi gue Vin!"
Jordy pun keluar dari rumah Adelle dengan tatapan marah. Ia berusaha mencari Vivi saat itu untuk menenangkan dirinya, namun Vivi tidak ada berada dimana mana. Ingin mencari 7nity yang lain, namun mereka tidak seakrab Jordy dengan Vivi.
FLASHBACK OFF
*
"Wah, keterlaluan!" ucap Vivi yang terkejut.
"Gue ga nyangka Vi, perempuan sebaik Adelle tega mengkhianati gue."
"Orang ga selamanya baik terus Jor. Dan yang lebih gue benci si Alvin loh! Dia bareng bareng kita selama 2 tahun, tapi nusuk lo dari belakang."
"Untung gue belum melamar si Adelle Vi. Dia udah ga suci lagi." ucap Jordy dengan spontan.
"Eh! Lo bicara yang bener Jor! Memang bagi lo pernikahan itu menikahi orangnya atau menikahi ***********nya?"
"Gue mau menikahi orangnya karna cinta Vi." jawab Jordy.
"Lo berhak marah sama dia dan kecewa. Tapi lo ga berhak buat ngejudge dia Jor!" kata Vivi.
"Betul kata Vivi, nak. Kamu ga boleh seperti itu." ucap Flora yang secara tiba tiba muncul dari arah dapur.
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰