THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Baby Boy



Vivi melahirkan bayi laki laki dengan persalinan normal. Bayi tersebut sangat mirip sekali dengan Vishnu ayahnya. Hidung yang mancung, dan wajah yang tampan mirip sekali seperti Vishnu, tetapi versi baby.


Ketika sudah selesai dibersihkan, dokter menyuruh Vishnu untuk melakukan skin to skin pada baby boy untuk memberikannya kehangatan seperti selama ini berada didalam rahim ibunya.


Vivi tersadar dari obat bius yang diberikan oleh dokter. Ia melihat interaksi antara Vishnu dan baby boynya. Disana, sudah ada Flora, Donnie, dan juga Daisy.


"Vi, sudah sadar sayang?" tanya Flora.


Vivi hanya bisa menganggukkan kepala saja.


"Selamat ya, anak ayah sekarang sudah menjadi seorang ibu. Dan ayah sekarang menjadi opa." ucap Donnie.


"Mama juga sekarang sudah menjadi oma." sambung Daisy.


"Iyah, bunda juga akan dipanggil Nini." ikut Flora sambil cekikikan.


"Terimakasih bunda, mama, ayah." kata Vivi dengan suara seraknya.


"Maaf ya sayang, tadi kami tidak membantu proses persalinanmu."


"Ga papa bund. Ada L yang membantuku tadi."


Vishnu menghampiri Vivi dengan menggendong baby boy nya.


"Sayang, terimakasih telah memberikan sukacita di dalam keluarga Wijaya. Karna hadirnya kamu, diriku menjadi sudah lengkap dengan adanya istri yang cantik dan baik, serta sekarang kamu memberikan aku kesempatan menjadi seorang ayah dari bayi laki laki yang kamu lahirkan. Dan aku tetap memiliki bunda serta mama dan ayah. Terimakasih." ucap Vishnu mencium kening Vivi.


Vivi terharu atas ucapan yang Vishnu sampaikan kepadanya. Dan tanpa diduga, air mata Vivi meluncur begitu saja.


"Hey, bundanya baby boy kok menangis?"


"Ga papa." jawab Vivi.


"Jangan menangis ya bunda." ucap Vishnu menirukan suara anak kecil.


"Aku mau baby boy panggil aku mami. Jangan bunda. Bunda itu hanya untuk bunda Flora saja."


Vishnu dan yang lainnya mentertawakan pernyataan Vivi.


"Kalau kamu mami, aku papi dong?"


"Hm? Bagaimana?"


"It's okay. Not bad."


"Apakah kalian sudah memilih nama untuk anak kalian?" tanya Flora.


"Belum bunda." jawab Vishnu dan Vivi.


"Baiklah, nanti 40 hari, kita akan bersama sama melakukan upacara pemberian nama untuk anak kalian." ucap Flora.


####################################


Keesokkan harinya, Vivi kedatangan tamu dari 7nity. Mereka ingin melihat baby boy yang dilahirkan oleh Vivi.


"Nanti juga anak lo akan mirip Charles, Jen." saut Vishnu.


"Mirip gue saja biar cantik. Jangan seperti Charles, nanti anak gue jadi sadboy."


"Dasar lo ini!"


"Kapan lo melahirkan Fan?" tanya Vivi pada Tiffany.


"Jadwal gue bersalin bulan depan Vi. Melahirkan itu sakit ga sih?"


"Sakitnya ga seberapa ketika nanti sudah selesai dan lo menjadi ibu bagi seorang anak, Fan."


"Lo dikasih apa sama kak Vishnu karna melahirkan anaknya, Vi?" sambar Jordy secara tiba tiba.


"Jor! Lo ngomong ga disaring dulu!" bentak Luna pada Jordy.


"Tau lo Jor!" tambah Leo.


"Gue diberi cinta, sayang, dan kesempatan untuk menjadi seorang ibu." jawab Vivi bijak.


"Kalau nanti istri gue melahirkan, gue belikan rumah baru buat dia." ucap Jordy.


"Enak banget yang jadi istri lo Jor! Setiap berojol satu dikasih harta!" kata Leo.


"Karna anak itu adalah harta, dan banyak anak banyak rejeki bro!"


"Memang sudah ga waras si Jordy." ucap Vincent.


"Amit amit! Amit amit!" kata Tiffany.


"Bunda mana Vi? Gak kelihatan." tanya Jennie.


"Bunda lagi dinas di luar kota Jen."


"Kemarin nemani lo lahiran?"


"Gue hanya ditemani L didalam ruang bersalin. Tapi setelah gue sadar, bunda udah ada dikamar sini."


"Kak Vishnu itu sweet banget sih..... Bahkan dia ga pingsan ketika melihat lo bersalin. Dan dia tetap menyemangati elo! Ahh gue berharap Charles bisa seperti kak Vishnu."


"Syukuri aja keadaan suami lo kaya sekarang Jen. Dia punya caranya sendiri mencintai dan menyayangi lo."


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰