THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Malu tapi mau



"Turun sini! Kamu itu sudah bunda anggap sebagai adik L. Anggap saja kamu sedang menemani ibu kamu ke rumah temannya." ucap Flora.


"Malu bunda."


"Malu tapi mau! Sudah cepat ikut bunda."


*


*


*


"Hai Sa. Apa kabar?" tanya Flora pada Elsa temannya itu.


"Baik Ra. Sudah lama sekali ya kita ga ketemu." jawab Elsa.


"Iya Sa. Kei ada dirumah?"


"Dia lagi jalan sama teman temannya, nanti juga kembali. Ayo masuk masuk."


"Tante!" sapa Jordy yang sedari tadi selalu berlindung dibelakang Flora layaknya anak kecil.


"Ini anakmu Ra? Sudah dewasa ya." ucap Elsa begitu tiba di ruang tamu rumahnya.


"Dia sudah seperti anakku sendiri. Namanya Jordy." kata Flora.


"Ku kira dia anakmu si L."


"Bisa dibilang kalau Jordy itu adiknya L." ujar Flora terkikik.


"Anakmu cuma satu sih Ra."


"Membesarkan satu anak itu saja sudah repot Sa."


"Untung saja anakku perempuan semua, nanti hanya dibawa suaminya saja. Kalau laki laki, kita sebagai orang tua harus menikahkannya."


"Betul, Sa. Aku ngurus si L aduh kewalahan. Apalagi dia pilot, aku ditinggal terus."


"Bagaimana kabarnya L? Sudah punya pacar?"


"Sudah nikah. Sebentar lagi dia mau jadi ayah." jawab Flora.


"Oh? Wah, sebenarnya aku ingin kita besanan Ra, tapi L sudah menikah."


"Aku bawa anakku juga Ra. Ni si Jordy dia lagi cari pendamping. Ku rasa dia cocok sama Kei."


"Kei juga belum punya pacar Ra, bolehlah kalian berteman dulu." ucap Elsa.


Tak lama kemudian, sebuah mobil berhenti di depan rumah Elsa.


"Itu Keira sudah datang." ucap Elsa.


Keira masuk ke dalam rumah dan menyapa Flora dan Jordy.


"Duduk dulu sebentar Kei."


"Ya bu, ada apa?"


"Oh ini tante Flora? Astaga, aku sampai tidak mengenali."


"Kamu sudah semakin dewasa saja Kei. Oh ya, kenalin ini Jordy." ucap Flora.


"Keira." ujar Keira memperkenalkan dirinya pada Jordy.


"Jordy."


"Kei bisa temani Jordy dulu di depan? Tante mau bicara sama ibumu." kata Flora.


"Iya tante bisa."


Sebenarnya, Flora hanya ingin melihat Jordy menjadi akrab dengan Keira anak temannya itu. Karna kata Vivi, Jordy adalah orang yang pemalu jika bertemu orang baru dan merasa sangat nyaman ketika bersama sahabatnya dan orang yang disayanginya.


##############################


"Sayang, aku mau daging kambing." ucap Vivi pada Vishnu.


"Aku ga suka baunya sayang. Jangan ya. Daging sapi aja?"


"Aku maunya daging kambing hubby!"


"Oke oke kita beli daging kambing."


Karna Vivi yang sedang hamil mungkin sedang ngidam daging kambing, Vishnu terpaksa membelinya meskipun sebenarnya dirinya sangat tidak menyukai bau daging kambing.


"Aku mau ini."


"Aku mau itu."


Berbagai keinginan Vivi dituruti oleh Vishnu. Ia berharap hal tersebut bisa membuat Vivi menjadi bahagia dikehamilannya.


"Besok kita periksa ke rumah sakit ya sayang?" tanya Vishnu.


"Kamu mau menemani aku?"


"Tentu saja! Aku juga mau tau perkembangan anak kita." jawab Vishnu.


"Baiklah, bunda sudah merekomendasikan dokter kepadaku." ucap Vivi.


"Aku ga mau kamu ditangani sama dokter pria!" kata Vishnu dengan penekanan.


"Sudah bunda duga kamu akan begitu. Bunda merekomendasikan dokter perempuan sayang. Kamu jangan khawatir."


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Terimakasih pada kalian semua yang sudah menemani aku selama 100 episode. Terimakasih untuk dukungan dan like dari kalian semua. 🙏❤


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰