
Vivi memenuhi janjinya untuk menjaga Sony dan Sonya yang masih bersekolah dan duduk dibangku SD itu. Siti memang tidak bersalah atas hal ini, namun suaminya itulah yang membuat Wijaya's Group harus memutuskan kontrak hubungan kerja kepada beberapa karyawan restoran di Kota S.
"Tante, bebaskan ibuku." ucap Sonya.
"Kenapa tante menarik ibu dan ayah secara paksa? Orang tuaku melakukan kesalahan apa kepada kalian?" tanya Sony.
"Hey anak manis, aku akan menjelaskannya ketika kalian sudah besar nanti. Sekarang, kalian ikut tante ke ibu kota ayo untuk bertemu dengan ibumu." ucap Vivi pada mereka.
####################################
Sudah 3 hari semenjak kejadian di Kota S. Kini mereka semua berada di pengadilan untuk menyelesaikan masalah ini.
"Andai anda mengaku dengan jujur. Saya tidak akan membawa hal ini ke jalur hukum." ucap Vivi pada Agus.
"Perbuatan kalian ini sudah kelewatan Agus! Dan saya jamin, bahwa kalian tidak akan bisa bekerja di perusahaan manapun!" kata Sam pada Agus dan Satyo.
"Lalu bagaimana dengan keluarga kami nona?" tanya Agus.
"Saya akan memberikan kemudahan pada keluarga kalian. Pertanggungjawaban lah perbuatan kalian berdua selama ini." ujar Vivi.
Vivi menemui keluarga Agus dan keluarga Satyo. Ia memberikan tempat tinggal kepada mereka semua di Ibu Kota. Vivi menjamin hidup mereka. dan juga Vivi bertanggung jawab untuk menyekolahkan anak anak Agus dan Satyo.
###############################
Pada hari ini, Vivi akan Wisuda. Ia harus berpisah dengan 7nity yang sudah menemani hari harinya selama SMA. Ia berbalut kebaya nan anggun datang bersama Vishnu, dan Donnie ayahnya. Flora, Daisy, dan Victor tentunya ingin untuk turut mengikuti acara wisuda Vivi, namun karena jumlah tamu sudah dibatasi, mereka hanya menunggu di lingkungan sekolah saja. Yang kebetulan, Daisy juga mengambil rapor Victor yang bersekolah di sekolah Vivi hanya berbeda tingkat.
Vivi seperti datang dengan didampingi oleh body guard. Namun, ia bahagia karena pada hari ini, Vishnu yang sedang tidak bertugas bisa menemaninya untuk pergi ke acara terakhirnya di SMA. Vishnu dan Donnie begitu bangga dengan Vivi karena menjadi siswi teladan dan berprestasi seangkatannya.
"Selamat Vivi!" ucap 7nity secara bersamaan.
"Thanks ya! Gue harap, kita bisa terus saling berkomunikasi satu sama lain. Dan ketika kalian pulang ke Indonesia, kita harus kumpul kumpul lagi." jawab Vivi.
"Selamat juga buat kalian semua!" ungkap Vivi.
"Selamat selamat!" kata Vincent.
"Kita tetap satu keluarga. Kita hanya pisah selama beberapa tahun aja, nantinya kita akan selalu bersama lagi. See you on top gang's." kata Leo.
"Ah, kok jadi mellow sih? Siapa yang naruh bawang disini?" ledek Jordy.
"Walaupun otak lu sering konslet, bibir lu kaya radio butut, lidah lu panjang banget, dan omongan lo ga pernah disaring, tanpa elo Jor, 7nity ga akan seru seperti ini." jelas Tiffany.
"Gue terhura Fan!" jawab Jordy.
"Terharu, Jor!" benar Vincent.
"Peluk peluk sini." ajak Luna.
Akhirnya mereka pun berpelukan secara bersamaan. Memang, dimasa depan, kita harus berkorban untuk keinginan kita, tujuan kita, dan juga kebaikan diri kita sendiri. Termasuk untuk keluar dari Zona Nyaman kita saat itu. Walau berat untuk dihadapi, tapi percayalah, Tuhan akan selalh memberikan yang terbaik untuk kita. Hanya terkadang, waktunya saja yang kurang tepat dan caranya yang unik.
Bye 7nity! See you again when we are on the top. Don't forget, we are family!
TO BE CONTINUE
Gimana ceritanya sejauh ini?
Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading
See you at the next chapter. 🥰