THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Only you



Siang hari, Vivi pergi ke kantor Flora untuk bertemu dengan suaminya itu. Begitu memasuki kantor, Vivi melihat keberadaan Vishnu yang tengah menunggunya. Ia yang masih menggunakan baju seragam pun berjalan masuk ke dalam kantor.


Begitu saat Vishnu berjalan menghampiri Vivi, begitu banyak pasang mata dari para karyawan yang memperhatikan mereka berdua.


"L, kenapa banyak yang liatin aku gitu sih?" tanya Vivi.


"Karna kamu cantik." jawab Vishnu dengan spontan.


"Aku serius ih!" ucap Vivi.


"Aku juga serius. Sudah jangan hiraukan mereka, ayo kita pergi." ajak Vishnu.


"Ayo."


Vishnu menggenggam tangan Vivi dan ketika hendak berjalan, Vishnu tersadar jika dompetnya tertinggal di ruangannya.


"Sweety, dompetku tertinggal di ruangan." ucap Vishnu.


"Hm, ya sudah pakai uang aku aja dulu." saut Vivi.


"No no. Ambil dompetku dulu yuk." ajak Vishnu.


"Aku tunggu disini aja ya?" pinta Vivi.


"Ya sudah, kamu jangan kemana mana." ucap Vishnu yang dijawab dengan anggukkan oleh Vivi.


"Sam!" Vishnu memanggil Samuel yang memang berada dikantor itu. Samuel pun menghampiri Vishnu.


"Ya pak?" jawab Samuel.


"Sam, kamu temani Vivi disini sebentar, saya mau ke ruangan." ucap Vishnu.


"Baik pak." saut Samuel.


Vishnu pun berjalan membelakangi Vivi dan Samuel.


"Sam, saya mau duduk disana." kata Vivi dengan menunjuk sebuah sofa didekatnya.


"Silahkan nona."


"Kau duduklah juga." ucap Vivi.


"Tidak apa apa nona."


"Duduklah sini."


Akhirnya Samuel duduk di samping Vivi dengan jarak yang cukup jauh.


"Sam, kenapa orang orang melihat saya dengan tatapan curiga?" tanya Vivi.


"Mereka belum tau kalau nona adalah istri pak Vishnu."


"Bukankah mereka datang ke acara pernikahanku?" tanya Vivi lagi.


"Hanya para atasan yang datang ke acara pernikahan nona. Untuk para staff biasa tidak mengetahui informasi tersebut." jelas Sam.


"Mungkin mereka mengira bahwa aku adalah saudara Vishnu."


"Mungkin saja begitu nona."


Tak lama, Vishnu kembali setelah mengambil dompetnya.


"Kenapa wajahmu seperti itu?" tanya Vishnu sambil membelai rambut Vivi.


"Mereka mengira aku saudaramu." ujar Vivi.


"Siapa?"


"Para karyawanmu."


"Mereka bukan karyawanku sayang, mereka karyawan bunda."


"Sama aja."


"Sudahlah, jangan dihiraukan. Mau kalau staff tau kamu istriku, sekolahmu jadi terganggu?"


"No, i don't."


"Good girl! Setelah kelulusanmu nanti aku akan memberitahu mereka semua. Ayo kita makan."


"Ayo!"


"Hanya kita berdua aja sweety."


"Kasihan dia. Sam juga sudah bekerja diperusahaan bunda. Bahkan setelah ini dia harus kembali lagi ke kantor. Kamu ini sangat dingin tuan!" kata Vivi.


"Baik baik. Ayolah Sam ikut dengan kami."


Merekapun berjalan ke sebuah cafe di seberang jalan.


"Aku lemah lembut sayang, malah kamu yang mendapat julukan Ice Queen disekolahmu." ujar Vishnu.


"Bagaimana kamu tau?" tanya Vivi.


"Aku mengetahui semua tentangmu." jawab Vishnu.


"You like stalkers!" ucap Vivi.


"Aku hanya menjadi stalkers untukmu tidak yang lain." saut Vishnu.


#################################


"Sayang, besok hangout yuk." ajak Vivi setelah selesai menyantap habis makanannya.


"Ngedate?"


"No! Aku mau mengenal sahabatmu."


"Siapa? Charles?"


"Ding dong deng! Binggo!"


"Kenapa harus ajak si alien itu?"


"Huss, ga boleh seperti itu. Temanku ingin berkenalan dengannya." jelas Vivi.


"Temanmu atau dirimu?" tanya Vishnu menyelidik.


"Tentu saja temanku."


Sepertinya kamu yang ingin berkenalan dengannya." cecar Vishnu.


"Temanku! Kalau aku yang mau berkenalan kenapa? Kamu cemburu?"


"Tidak! Untuk apa aku cemburu?"


"Oh jadi ga cemburu ya?"


"Tentu saja! Charles sahabatku." jawab Vishnu dengan membuang muka dan tidak mau menatap Vivi.


"Tingkah dan wajahmu seperti anak kecil saja!" ledek Vivi dengan tertawa.


"Untuk apa aku berkenalan dengan Charles? Hatiku sudah dipenuhi oleh VL my hubby." jawab Vivi.


"Aku ga suka kamu menanyakan pria lain kepadaku."


"Aku bertanya untuk Jennie sahabatku, hubby. Dia menyukai Charles saat aku memperkenalkannya saat pernikahan kita." jelas Vivi.


"Sungguh? Ada yang mau dengan si alien itu? Woah!" ucap Vishnu terkagum.


"Kenapa memangnya?" tanya Vivi.


"Aku saja tidak ada yang mau."


"Karena kamu dingin. Coba kalau kamu ramah seperti saat bersamaku, pasti perempuan diluar sana tertarik sama kamu."


"Hanya kamu yang bisa membuat aku berubah 180 derajat." ucap Vishnu.


"Aku lebih suka kamu yang seperti ini, dingin! Karna sama sepertiku. Jadi bagaimana?"


"Baiklah akan aku tanyakan nanti." kata Vishnu menyetujui permintaan Vivi.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰