THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Epilog



Kini, Vishnu memboyong Vivi dan Valent untuk pindah ke rumah barunya. Walaupun tidak sebesar rumah Flora, namun berkat kerja kerasnya selama ini sebagai Pilot, membuat Vishnu berhasil membangun sebuah rumah 2 lantai yang didalamnya ada swimming pool, taman belakang, dan juga rooftop.


Awalnya, Vishnu ingin membawa Vivi ke rumah barunya begitu menikah, namun Flora menasihati Vishnu bahwa Vivi masih menjadi pantauan Flora karena masih berstatus sebagai pelajar. Flora menganggap Vivi bukan hanya sekedar menantunya, tetapi lebih sebagai putrinya sendiri.


Hingga pada akhirnya, Vishnu berhasil mendapat izin Flora untuk menempati rumah baru bersama keluarga kecilnya pun terwujud saat adanya kehadiran Valent di keluarga Wijaya.


"Valent! Papi pulang!!" seru Vishnu begitu memasuki pintu utama.


Terlihat bahwa Vivi masih bermain bersama Valent di ruang keluarga dengan televisi 50' inch yang menyala.


Vishnu memeluk Valent dan menciumi Valent hingga membuat Valent tertawa kencang akibat ulah papinya ini.


"Lihat papi bawa apa untuk Valent?" tanya Vishnu pada anak yang baru berusia 8 bulan itu.


Vishnu mengeluarkan berbagai jenis makanan yang ia bawa dari Jerman. Setelahnya, ia juga mengeluarkan produk produk bayi untuk anaknya.


"Papi bawa oleh oleh untuk Valent aja ya? Untuk mami ga ada?" sindir Vivi.


"Untuk mami Valent, papi bawakan ini." ucap Vishnu mengeluarkan sekotak Eau de Cologne.


Vishnu mengeluarkan semua isi 2 kopernya di ruang tengah rumah itu. Tak lupa, ia juga membeli Lebkuchen, Bratwurst mentah, Roti Bretzeĺ, dllnya.


Ada yang menarik perhatian Valent hingga membuatnya merangkak menuju sebuah kantong berwarna merah. Vishnu takjub melihat pertumbuhan Valent yang semakin hari semakin banyak hal baru.


"Jagoan papi mau apa hm?" tanya Vishnu.


Valent hanya bergumam tidak jelas dan menunjuk ke sebuah cokelat yang dibawa Vishnu. Vivi langsung memberikan cokelat itu dan memotongnya menjadi serpihan kecil yang bisa dimakan oleh Valent.


"Besok kita main keluar ya sayang. Papi kangen baby boy. Papi juga kangen mami. Kangen Nini, dan juga oma opa." ucap Vishnu.


"Memang kamu ga ada jam terbang besok?" tanya Vivi.


"Aku free untuk seminggu ke depan." jawab Vishnu.


####################################


"Hey! Cucu opa sudah datang." sambut Donnie ketika melihat Valent yang sedang di gendong oleh Vishnu.


"L, kamu kapan pulang?" tanya Flora.


"Kemarin bun." jawab Vishnu.


Flora memang selalu mengetahui jadwal Vishnu melalui Vivi. Karna setiap hari Vivi selalu ke kantor bersama Valent untuk membereskan pekerjaan yang tidak pernah ada habisnya.


"Kak Vivi! Kak Vishnu!" sapa Victor adik Vivi.


Victor memeluk Vivi karna ia sangat rindu dengan kakaknya itu. Sekarang, Victor akan memasuki jenjang SMA yang membuatnya menjadi remaja.


"Hi de!" sapa Vivi dan Vishnu.


"Alent, sama om Ictor aja yu ke atas!" ucap Victor sambil merentangkan tangannya. Valent pun mengisyaratkan kepada Victor untuk menggendongnya.


Valent pun akhirnya bermain bersama Victor diatas. Kamar Vivi yang dahulu, kini berubah menjadi kamar Victor karna seiring bertumbuh dewasanya Victor.


Flora, Donnie, dan Daisy sangat bahagia melihat anak anaknya bisa hidup bahagia walaupun terkadang ada sedikit kerikil kecil di dalam rumah tangga, tapi tak membuat keduanya saling meninggalkan. Vivi belajar banyak dari Vishnu suaminya yang memiliki rentang usia yang jauh, membuat Vishnu bekerja keras untuk selalu mengerti Vivi, menasihati Vivi ketika ia dalam masalah, dan menegurnya ketika bersalah.


Vivi sangat sangat bersyukur bisa dipertemukan, dijodohkan, mencintai, dan dicintai oleh Vishnu. Dalam hidup Vishnu, ia hanya mencintai Flora, Vivi, dan juga Daisy ibu mertua yang sudah dia anggap sebagai ibunya juga. Vivi juga menjalankan proses kedewasaannya bersama Vishnu. Ia selalu tercerahkan oleh setiap ucapan Vishnu. Vivi juga belajar untuk memahami diri sendiri, dan orang lain.


Dulu, Vivi sangat tidak mau ditinggal dinas oleh Vishnu karena ia belum terbiasa dengan adanya Vishnu dihidupnya dan masih membutuhkan pengertian serta penjelasan.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰