THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Valent Rama Wijaya



Acara pemberian nama pun akan digelar. Sudah 40 hari baby boy lahir di dunia tanpa nemiliki nama. Hingga pada saatnya, keluarga Wijaya melakukan upacara pemberian nama kepada baby boy.


Berbagai rangkaian acara keagamaan dilakukan disebuah Pure. Upacara tersebut dihadiri pula oleh berbagai rekan dan keluarga.


VALENT RAMA WIJAYA


"Jadi nama panggilannya Valent atau Rama?" tanya Jennie yang hadir di upacara itu pada Vivi.


"Panggil Valent dong aunty. Nama mami dan papinya itu huruf V, jadi baby boy juga harus Valent." jawab Vivi dengan cekikikan.


Vivi masih terbiasa memanggil anaknya itu dengan panggilan baby boy. Karna sudah sebulan lebih dan menjadi habbit bagi Vivi untuk memanggil nama anaknya. Hingga ia memerlukan kebiasaan baru untuk memanggil putranya itu dengan nama asli yang sudah di perolehnya.


Valent adalah nama pilihan Vivi dan Vishnu. Sedangkan Rama adalah nama pemberian dari pendeta, karna Rama adalah Inkarnasi Visnu menurut kitab dan kepercayaan umat Hindu. Sedangkan Wijaya adalah nama keluarga.


Hidup Vishnu, dan Vivi sudah lengkap dengan adanya Valent dalam hidup mereka.


"Halo V's Family!" sapa om Rama.


"Hi uncle!" jawab Vivi pada om Rama.


"Nama kita sama! Rama. Hanya saja ayahmu bernama Vishnu jadi terlihat lebih cocok untukmu." ucapnya pada Valent.


Acara pun telah selesai dilaksanakan.


############################


"Sam, tolong wakilkan aku untuk menghadiri rapat di GS Group esok hari. Aku tidak bisa datang karna esok hari, Vishnu akan libur dari pekerjaannya."


"Baik nyonya. Akan saya laksanakan." jawab Sam.


"Kak Gavin, tugasmu adalah mengawasi pegawai kantor. Jadilah bos dalam sehari. Tegur bila ada yang salah."


"Siap laksanakan!" jawab Gavin.


"Terimakasih semuanya. Aku dan Valent permisi pulang dulu. Bye." pamit Vivi.


Semenjak Vivi membawa Valent ke kantor Wijaya's Group, dirinya semakin menjadi pusat perhatian dari para karyawan disana. Ada banyak karyawan yang terpesona dengan ketampanan Valent yang menjadi perpaduan antara Vishnu dan Vivi. Ada juga karyawan yang tidak suka jika Vivi membawa anaknya ke kantor dengan embel embel pamer, ataupun bahkan ada juga yang berkata "Kerja kok membawa anak?". Ya setiap hari itulah pembicaraan yang Vivi dengar.


Gavin dan Sam sudah memberikan peringatan kepada para karyawan untuk tidak berbicara seperti itu kepada Vivi dan Valent. Karena bagaimanapun mereka berdua adalah bos dari para karyawan, dan istri dari pemilik Wijaya's Group. Bila ingin menanggapi ucapan pedas dari para karyawannya, Vivi sangat bisa karna ia juga suka berolahraga biacra. Namun sang bos itu malah membuat suara suara itu seperti angin berlalu. Karena tidak mungkin juga bils Vivi melakukan marah marah tanpa kita.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini? Mohon maaf ya aku sangat telat upload episode kelanjutannya 🙏🙏🙏 karns aku jyga sibuk banget akhir akhir ini


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰