THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
Forgive?



Siaran berita di televisi, majalah, dan internet memuat berita bahwa Meghan sang model internasional, putri dari seorang desainer ternama terlibat skandal pembunuhan berencana dengan menabrak putri dari keluarga Wales. Begitu berita itu ditampilkan, dengan segera menjadi trending #1 dalam berita pencarian.


Martha begitu melihat berita itu pun segera berusaha untuk menghubungi anaknya, Meghan. Namun, nomor Meghan tidak dapat dihubungi. Ia juga sudah banyak menerima hinaan dari para netizen. Martha pun tidak tahan karna menanggung malu atas perbuatan anaknya.


"Lihat! Apa yang udah lo perbuat itu membuat ibu kandung lo menderita!" bentak Jenno pada Meghan.


"Gue ga peduli dengan dia! Dalam hidup, gue hanya peduli dengan diri gue sendiri!" saut Meghan.


"Woah..... Woah.... Dasar cewek pshyco! Itu ibu kandung lo! Dia yang melahirkan elo!"


"Diam! Lo ga berhak untuk menjudge gue!" teriak Meghan.


"Gue berharap lo segera mendapatkan buahnya atas perbuatan lo selama ini!" ucap Jenno.


Jenno kehabisan akal untuk membuat Meghan menyadari kesalahannya. Bahkan ia juga sudah mendatangkan psikolog untuk Meghan, namun hasilnya tetap sama seperti awal. Tidak ada perubahan.


#################################


Vivi sudah diperbolehkan untuk pulang ke rumah. Ia masih harus banyak beristirahat di rumah. Setelah seminggu ia hanya berada di rumah sakit, akhirnya ia bisa kembali melihat pemandangan rumahnya. Sering kali Vivi mengeluh karna kepalanya yang menjadi lebih sakit dan sering pusing.


Kini, Flora, Vishnu, Donnie, dan Daisy menjemput Vivi dari rumah sakit. Namun, saat hendak masuk ke dalam mobil, mereka dikejutkan dengan kedatangan Martha. Ketika datang, Martha langsung sujud dikaki Vivi. Vivi kaget dan ia merasakan kepalanya pusing. Bahkan Vivi hampir terjatuh karna sangat terkejut. Dengan segera Vishnu memampahnya dan segera membawa Vivi kedalam mobil.


"Ra, maafkan kesalahan Meghan." ujar Martha.


"Mudah sekali kamu bicara maaf setelah apa yang sudah anakmu lakukan kepada menantuku!" bentak Flora.


"Meghan tidak bersalah, Ra. Aku yang salah mendidiknya." ucap Martha.


"Tidak salah? Bahkan anak anda hampir membuat anak kami tidak bernyawa! Sudahlah! Mba, tinggalkan saja ibu si pembunuh ini." kata Daisy.


Mereka pun pergi tanpa memperdulikan Martha yang mengejar mereka. Mobil mereka melaju ke rumah Flora dan berhenti disana.


Di rumah Flora, sudah ada Gavin dan Sam yang siap menjaga keluarga mereka. Tetapi, Vishnu berkata bahwa ia sanggup untuk menjaga Vivi sendirian karna ia adalah suaminya. Beruntung Vivi sudah menyelesaikan ujian, jadi ia tidak harus berangkat ke sekolah lagi.


"Semuanya, Vivi harap Meghan di maafkan saja. Aku tidak tega melihatnya menderita seperti sekarang. Bahkan tante Martha pun sampai bersujud dihadapanku. Ia begitu menyayangi anaknya." ucap Vivi.


Donnie pun menunjukkan rekaman video percakapan antara Jenno dan Meghan. Vivi terkejut melihat perlakuan Meghan yang begitu durhaka kepada ibu kandungnya.


"Bebaskan saja dia ayah. Kasihan tante Martha." pinta Vivi.


"Jangan Don! Meghan harus merasakan apa yang Vivi rasakan. Bahkan Vivi menahan sakit karena ulah Meghan! Vivi sayang, kamu lebih baik istirahat dikamar. L, bawa Vivi ke kamar." suruh Flora.


Vishnu pun akhirnya membawa Vivi ke kamarnya.


"Kamu istirahatlah." ujar Vishnu.


"Hubby, boleh aku minta satu hal?" tanya Vivi.


"Apa?"


"Tolong bujuk ayah dan bunda untuk membebaskan Meghan. Kasihan tante Martha. Please hubby help me."


"Untuk itu aku tidak bisa sayang. Maafkan aku."


"Aku sudah sehat sayang, jadi minta bang Jenno untuk membebaskan Meghan."


"Kamu sembuh dan sehat karna keajaiban! Andai saja aku kehilangan kamu, bahkan aku pun juga akan menghilangkan nyawa Meghan juga."


Tentu saja Vishnu tidak mau menerima permintaan Vivi. Ia begitu sakit hati kepada Meghan atas perbuatan yang telah Meghan lakukan kepada istrinya. Vishnu sangat membenci Meghan.


TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰