THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND

THAT PILOT IS MY FUTURE HUSBAND
New journey



Acara sudah selesai, kini tiba saatnya untuk mereka semua kembali ke rumah.


"Yah, aku ikut ayah pulang." kata Vivi pada Donnie.


"Kamu ikut suami kamu mulai sekarang." ucap Donnie.


"Malam ini aku mau beresin baju di rumah kita dulu besok baru ke rumah bunda."


"Baju baju kamu udah dipindahkan sama mama. Besok aja kamu bawa barang yang lainnya, sekarang udah malam kamu ikut Vishnu aja."


"Nu, ajak Vivi pulang ni." ujar Donnie pada Vishnu.


Vishnu ketika itu berada disamping Vivi.


("Oh jadi ini permainan Vivi.") pikir Vishnu dalam hati.


"Nu?" panggil Donnie lagi.


"Ha? Ya ayah?" jawab Vishnu.


"Ajak anak ini pulang." ucap Donnie menunjuk Vivi.


Vishnu mengangguk.


"Vi, ayo pulang." ajak Vishnu menggenggam tangan Vivi.


Terpaksa Vivi mengikuti Vishnu menuju mobil. Begitu berjalan menuju mobil Vivi bertemu Flora. Niatnya untuk tidak ikut pulang bersama Vishnu pun timbul lagi dengan cara meminta persetujuan Flora.


"Bunda, aku mau beresin perlengkapan sekolah dirumah, boleh hari ini aku pulang ke rumah ayah?" izin Vivi.


"Sayang, ini malam pengantin kamu dan VL. Ga baik kalau kamu pergi ke rumah orang tua kamu saat malam pertama." nasehat Flora.


"Vivi tau bunda, tapi aku harus bawa perlengkapan sekolah ke rumah bunda." jelas Vivi lagi.


"Vivi sayang, besok bunda akan suruh Gavin ambil perlengkapan sekolah kamu dirumah ya? Malam ini kamu dirumah bunda." ucap Flora dengan lembut kepada Vivi.


"Ya bunda." saut Vivi.


Ia kecewa karena rencananya tidak berhasil dan terpaksa mengikuti keinginan mereka.


################################


"Sayang, kamu tidur dikamar L di atas ya, kalau butuh apapun panggil Gavin aja. Dia asisten sekaligus body guard bunda." kata Flora.


"Ok bunda." jawab Vivi.


"Good night sweety. Good night L." ucap Flora.


"Night bunda."


"Ayo!" ajak Vishnu pada Vivi.


Vivi mengikuti dirinya dan tiba disebuah pintu kamar yang cukup besar. Kamar tersebut didominasi oleh warna monokrom pada dindingnya.


"Kamu istirahat aja duluan, masih ada kerjaan yang harus aku urus." kata Vishnu pada Vivi dengan dingin dan segera berjalan ke arah balkon.


Vivi pun berjalan ke arah kamar mandi dan segera membersihkan dirinya.


Setelah selesai ia berjalan ke arah sofa yang ada diruangan itu dan berbaring disitu. Tak lama karena kelelahan Vivi pun terlelap diatas sofa.


Vishnu masuk untuk beristirahat karena ia lelah atas semua yang terjadi hari ini. Begitu ia masuk dan melihat Vivi yang tertidur disofa, ia pun merasa miris pada dirinya sendiri sekaligus merasa bersalah pada Vivi. Lantas ia menggendong Vivi ke arah kasur dan menyelimuti Vivi dan Vishnu pun segera membersihkan diri dan tidur disofa.


Pagi pagi sekali, Vivi terbangun dan terbingung karena berada diatas kasur bukan disofa dan ia pun juga tidak melihat keberadaan Vishnu. Vivi berjalan ke arah kamar mandi dan di wardrobe ia melihat Vishnu yang telah bersiap siap untuk bergegas entah kemana.


"Good morning." sapa Vivi.


"Hm." saut Vishnu yang bahkan tak menyapa Vivi balik.


"Kamu udah mulai kerja?" tanya Vivi.


"Belum." jawab Vishnu


"Terus mau kemana?"


Vishnu langsung meninggalkan Vivi tanpa pamit dan menjawab pertanyaan Vivi.


"Gue dicuekin? Waahh.." bingung Vivi.


Vishnu langsung melajukan mobilnya keluar dari pekarangan rumah Wijaya. Jalanan sedang ramai karena hari ini adalah hari minggu. Ia menuju ke kantor pusat Wijaya's Group yang sekarang dikelola oleh Flora. Disana ia bertemu dengan Joanne sekretaris Flora yang memang sedang lembur karena akan ada pembukaan cabang resto terbaru.


Joanne adalah sekretaris Flora yang berusia setaun di atas Vishnu. Ia sangat mengagumi anak bos nya itu. Joanne sosok yang diidolakan oleh para staff dikantor, adalah sosok dengan proporsi tubuh ideal dan memiliki wajah yang cantik sekaligus pintar.



Disisi lain, Vivi menemui Flora untuk izin ke rumah keluarga Wales.


"Vi, L belum keluar kamar?" tanya Flora.


"VL ga ada dikamar bun, tadi pagi dia pergi."


"Kemana?"


"Vivi ga tau bun."


"Kamu sebagai istrinya ga nanya dia mau kemana?"


"Vivi udah tanya tapi di cuekin."


"Hm, ya sudah biarkan saja."


"Vin, kamu antar dan bantu Vivi mengambil barang barangnya di rumah keluarga Wales, dan nanti kamu ke kantor disana ada Samuel. Samuel akan jadi asisten Vivi mulai sekarang." suruh Flora.


"Siap nyonya." jawab Gavin.


"Vi, kamu ikut Gavin sana."


"Ya bun, Vivi jalan dulu ya."


"Hati hati." ucap Flora.



TO BE CONTINUE


Gimana ceritanya sejauh ini?


Author mohon jangan pelit like yach. Hope you guys like this. Thank you for reading


See you at the next chapter. 🥰